Select Page

Pajak adalah iuran atau kontribusi wajib yang harus dibayarkan masyarakat kepada pemerintah. Pajak nantinya digunakan untuk membiayai kepentingan negara, misalnya membangun infrastruktur, penyediaan akses pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.

Selain orang pribadi, lembaga dan badan usaha juga dikenai kewajiban membayar pajak. Dari sisi pengusaha sebagai wajib pajak, kewajiban ini terkesan membebani karena mengurangi jumlah pendapatan/laba, padahal sebetulnya TIDAK. 

Tertib pajak justru menjadi kunci kelanggengan bisnis itu sendiri, lho. Berikut beberapa manfaat membayar pajak bagi perusahaan.

Daftar isi :
1.  Meningkatkan Profesionalisme Bisnis
2. Memperbaiki Manajemen Finansial
3. Mempermudah Akses Permodalan
4. Mencegah Pemborosan

1. Meningkatkan profesionalisme bisnis

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan salah satu dokumen penting yang sering dilampirkan dalam setiap perjanjian kontrak atau kerja sama dengan klien, distributor, atau bahkan konsumen.

Dengan tertib membayar pajak yang dibuktikan dengan NPWP, profesionalisme perusahaan Anda akan makin meningkat di mata kolega. Hal ini adalah salah satu aspek yang mendorong kemajuan dan perkembangan suatu bisnis.

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan salah satu dokumen penting yang sering dilampirkan dalam setiap perjanjian kontrak atau kerja sama dengan klien, distributor, atau bahkan konsumen.

Dengan tertib membayar pajak yang dibuktikan dengan NPWP, profesionalisme perusahaan Anda akan makin meningkat di mata kolega. Hal ini adalah salah satu aspek yang mendorong kemajuan dan perkembangan suatu bisnis.

2. Memperbaiki Manajemen Finansial

 

Rugi atau bangkrutnya suatu bisnis mayoritas diakibatkan oleh buruknya manajemen finansial. Nah, di sinilah pajak ambil peran. Dengan melakukan budgeting secara rutin (termasuk alokasi dana untuk membayar pajak), secara tidak langsung perusahaan telah menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang teratur.

Manfaat yang satu ini barangkali terkesan sepele, tapi justru berdampak besar terhadap kelanggengan suatu bisnis. Ingat, tidak sedikit UMKM yang akhirnya bangkrut akibat uangnya habis untuk membayar kewajiban pajak usahanya.

3. Mempermudah Akses Permodalan
 


Beberapa unit usaha seperi UMKM sulit berkembang akibat tidak adanya akses permodalan yang memadai. Salah satu alasannya adalah unit
bisnis yang masih dianggap unbankable alias tidak memenuhi syarat untuk mendapat pinjaman.

Nah, dengan membayar pajak secara rutin (dan bermodalkan NPWP), Anda bisa lebih mudah mendapat pinjaman dari bank karena sudah dianggap sebagai pelaku bisnis profesional. Dengan begitu, kesempatan bisnis untuk lebih maju dan berkembang juga akan makin besar.

4. Mencegah Pemborosan
 

Tidak bayar pajak akan menghemat pengeluaran?

Belum tentu, sebab keadaan justru bisa berbalik 180 derajat. Ketika suatu perusahaan tidak (dikenai kewajiban) membayar pajak, efisiensi pengeluarannya juga menjadi serba tidak jelas. Ini berakibat pada memburuknya kondisi keuangan bisnis. Jika hal ini terjadi berlarut-larut, risiko pemborosan dan kebangkrutan akan semakin besar.

Nah, itulah beberapa manfaat membayar pajak bagi perusahaan. Demi kelanggengan bisnis, yuk mulai hitung pajak usaha Anda dengan menggunakan aplikasi/software keuangan Finata. 

Selain menghitung nilai beban pajak lengkap dengan analisisnya, platform ini juga dilengkapi dengan fitur untuk mendiagnosis kesehatan bisnis dari laporan keuangannya.

Registrasi sekarang dan nikmati beragam fitur keuangan yang mudah dan praktis. Ada penawaran gratis selamanya untuk UMKM beromzet di bawah Rp300 juta, lho!

Related Articles:

0 Comments