Tahapan Menyusun Laporan Keuangan dengan Benar dan Tepat

by | Jan 20, 2020 | Blog, Akuntansi, Keuangan | 0 comments

Tahapan Menyusun Laporan Keuangan – Perlu Anda cermati dan melakukan dengan tepat. Salah satu kesalahan fatal yang sering terjadi dari para pengusaha yaitu mengabaikan pembukuan keuangan. Padahal pembukuan keuangan dan membuat laporan keuangan sangat penting karena kita dapat mengetahui apakah bisnis yang kita jalankan dalam keadaan keuangan yang sehat, kurang sehat atau mengalami kebangkrutan.

Tahapan yang Harus Dilakukan untuk Menyusun Laporan Keuangan

Ada beberapa tahapan menyusun laporan keuangan yang harus dilakukan untuk memperoleh laporan keuangan yang benar, bagus dan jelas untuk dibaca. Laporan keuangan merupakan dokumen informasi yang berisi tentang kesehatan keuangan perusahaan yang meliputi neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas. Berikut ini beberapa tahapan yang harus Anda lakukan untuk menyusun laporan keuangan.

Tahap Persiapan
  • Menentukan kerangka waktu atau periode Laporan

Sebelum memulai menyusun laporan keuangan, Anda harus menentukan kerangka atau periode waktu yang akan dicakup dalam laporan keuangan tersebut. Sebagian besar laporan keuangan disusun per bulan, triwulan dan tahunan. Anda dapat menentukan periode waktu sesuai kebutuhan.

  • Melakukan review akun buku besar

Tahap selanjutnya yaitu mereview akun buku besar. Pastikan bahwa seluruh data atau transaksi yang ada di Buku Besar sudah terbaru dan dicatat dengan benar. Laporan keuangan tidak akan berguna jika data akuntansi yang mendasarinya salah. Pastikan seluruh hutang dan piutang telah diproses, verifikasi rekonsiliasi bank telah selesai. Seluruh pembelian inventaris dan penjualan produk telah dicatat.

  • Mengumpulkan data dan informasi yang keliru atau terlewatkan

Jika telah menentukan waktu dan meninjau kebenaran buku besar, maka langkah selanjutnya yaitu mengumpulkan informasi yang hilang. Ketika Anda melihat ada data pada buku besar yang salah atau kurang, maka pengumpulan informasi yang hilang tersebut harus dilakukan. Lacak seluruh dokumen terkait dan memastikannya lagi.

Mempersiapkan Neraca
  • Mempersiapkan halaman neraca

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika mempersiapkan neraca keuangan yaitu membuat halaman neraca. Neraca menunjukkan aset perusahaan, kewajiban dan akun ekuitas. Seperti saham, tambahan modal dan lain-lain.

  • Membuat format neraca

Kemudian membuat format neraca dengan fitur aset di sebelah kiri dan ekuitas atau kewajiban terletak di sebelah kanan. Namun ada juga beberapa neraca yang menunjukkan aset di atas dan kewajiban di bawah.

  • Mendaftarkan aset

Setelah itu, tambahkan judul aset ke bagian pertama neraca dan mendaftarkan aset berbeda yang dimiliki perusahaan. Anda dapat memulai dari aset lancar baik uang tunai maupun barang yang akan dikonversi menjadi uang tunai. Pada akhir bagian, sertakan subtotal dari aset lancar.

Baca juga : Istilah dalam Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui

  • Mendaftarkan kewajiban

Langkah selanjutnya yaitu mendaftarkan kewajiban yang harus diberi judul Liabilities and Equity. Kewajiban meliputi kewajiban jatuh tempo dalam satu tahun tersebut seperti hutang usaha ataupun pembayaran pinjaman lainnya. Jangan lupa memasukkan subtotal dari liabilitas lancar.

  • Mendaftar seluruh sumber ekuitas

Jika langkah-langkah sebelumnya sudah dilakukan, lanjutkan dengan mendaftar seluruh sumber ekuitas. Ekuitas ditulis setelah bagian kewajiban yang menunjukkan jumlah uang yang akan dibayarkan perusahaan jika aset sudah dijual dan kewajiban dilunasi. Ekuitas tersebut meliputi saham biasa, laba ditahan, dan saham treasuri.

  • Menjumlahkan kewajiban dan ekuitas

Setelah kewajiban dan ekuitas tertulis semuanya, kemudian Anda menjumlahkan keduanya pada bagian Total Liabilities and Total Equity. 

  • Memeriksa Saldo

Angka-angka yang dihitung dan ditulis pada Total Aset dan Total Liabilitas dimana ekuitas harus sama dalam neraca tersebut. Jika belum sama, Anda harus kembali mengoreksinya agar mengetahui kesalahannya. Tetapi jika sudah sama, selanjutnya Anda dapat menyiapkan laporan laba rugi.

Mempersiapkan Laporan Laba Rugi
  • Menyiapkan halaman laporan laba rugi

Laporan laba rugi menunjukkan berapa banyak uang yang didapat dan dihabiskan perusahaan selama periode yang sudah ditentukan. Beri halaman ini dengan nama Laporan Laba Rugi dan mencantumkan nama organisasi atau perusahaan serta mencakup periode waktunya.

  • Mendaftar sumber pendapatan

Selanjutnya buatlah daftar berbagai sumber pendapatan dan jumlah yang diperoleh. Setiap jenis pendapatan harus dibuat secara terpisah dengan menyesuaikan seperlunya untuk setiap diskon maupun tunjangan pengembalian.

  • Laporan biaya barang yang dijual

Langkah yang harus dilakukan selanjutnya yaitu melaporkan biaya barang yang dijual. Bagian ini merupakan total biaya pengembangan atau pembuatan produk maupun menyediakan layanan pada periode pelaporan.

  • Mencatat biaya operasional

Langkah terakhir yaitu mencatat seluruh biaya operasional yang sudah dikeluarkan untuk menjalankan bisnis Anda. Seperti biaya umum dan administratif yang meliputi utilitas, gaji, sewa, depresiasi properti dan lain-lain.

Baca juga : Manfaat Neraca Saldo yang Beraneka Ragam

Mempersiapkan Laporan Arus Kas
  • Menyiapkan halaman laporan arus kas

Seperti bisa, langkah pertama dalam membuat laporan arus kas yaitu dengan menyiapkan halamannya. Laporan arus kas berguna untuk melacak sumber dan penggunaan uang tunai perusahaan. Judul halaman dapat diberi nama Laporan Arus Kas ditambah nama organisasi atau perusahaan beserta periode waktunya.

  • Membuat bagian kegiatan operasi

Bagian pertama dalam laporan arus kas yaitu “Arus Kas dari Kegiatan Operasi”. Pada bagian ini, Anda dapat mengisi sesuai dengan  data yang ada pada laporan laba rugi yang telah disiapkan sebelumnya. Buat daftar kegiatan operasi organisasi. Seperti penerimaan kas dari penjualan, pembayaran tuan untuk persediaan ataupun kegiatan operasi kegiatan lainnya. Jangan lupa untuk memberi label total kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tersebut.

  • Membuat Bagian kegiatan Investasi

Langkah selanjutnya yaitu menambahkan bagian dengan judul Arus Kas dari Aktivitas Investasi. Pada bagian ini ada kaitannya dengan uang tunai yang dibayarkan maupun diterima dari investasi dalam properti dan prakata.

  • Menambahkan catatan atau narasi penting

Pada bagian laporan keuangan yang terakhir yaitu menambahkan Catatan atas Laporan Keuangan. Bagian ini berisi informasi penting mengenai perusahaan. Pertimbangkan informasi tambahan apa yang penting tentang keuangan dari organisasi atau perusahaan.

Buat Laporan Keuangan dengan Mudah Menggunakan Finata

Kini membuat laporan keuangan tidak lagi sulit dan membuang waktu. Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, para akuntan atau siapa saja yang bekerja pada bidang keuangan dan administratif akan dipermudah. Kini hadir Software Akuntansi dengan nama Finata yang siap membantu pekerjaan Anda agar lebih efektif dan efisien.

Laporan keuangan tidak lagi disusun secara manual dan meminimalisir terjadinya suatu kesalahan. Para pengguna tinggal memasukkan data pada aplikasi tersebut, kemudian pilih fitur untuk mencetak neraca, laporan laba rugi maupun laporan arus kas.

Finata didesain untuk dapat digunakan untuk berbagai jenis bisnis baik bisnis besar maupun kecil atau dalam berbagai bidang yang dijalani. Finata dapat digunakan untuk dropship reseller, distributor, konsultan, properti maupun kesehatan. Tidak ketinggal finata cocok untuk bisnis retail, e-commerce, food & beverages, telekomunikasi dan edukasi & pelatihan.

Tahapan Menyusun Laporan Keuangan secara runtut tersebut tidak lagi diperlukan ketika Anda memiliki Finata. Dalam finata ini Anda cukup mengisi data awal saja, kemudian berbagai laporan dan informasi dapat dicetak dengan fitur yang ada didalamnya.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

software analisa keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis - 7 kesalahan fatal pebisnis

Download