4 Standar Akuntansi yang Wajib Dipahami Untuk Laporan Keuangan Usaha

by | Dec 14, 2020 | Akuntansi | 0 comments

Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang baik akan menghasilkan laporan keuangan yang baik pula. Suatu usaha yang sehat tentu memiliki laporan keuangan yang baik. Sesuai dengan prosedur laporan keuangan. Itu menjadi aturan baku dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Termasuk juga laporan keuangan usaha meski itu baru dirintis.  

Di Indonesia standar akuntansi mengacu pada aturan skala global yaitu International Financial Reporting Standards (IFRS).

Indonesia menerapkan SAK dan IFRS. Konvergensi keduanya memberikan manfaat bagi perusahaan terutama yang bertransaksi di pasar modal karena informasi keuangannya harus terbuka dan berskala internasional.  

Di Indonesia ada empat jenis standar akuntansi yang dibuat berdasarkan perkembangan bisnis di dalam negeri. Empat standar akuntansi yang ada ini dipakai sesuai dengan jenis usaha. Selain untuk perusahaan, standar akuntansi ini juga diterapkan di lembaga negara.

Berikut ini jenis standar akuntansi yang diterapkan di Indonesia.

1. PSAK-IFRS

 

Pernyataan Standar Akuntansi-Keuangan-Internasional Fincancial Reporting Standarts (PSAK-IFRS) adalah standar akuntansi yang diadopsi dan berlaku di Indonesia.

Standar ini adalah dasar penyusunan laporan keuangan agar mudah dimengerti dan sesuai dengan kebutuhan pengguna laporan keuangan.  

Biasanya PSAK ini dipakai oleh perusahaan terbuka yang memiliki akuntabilitas pulik. Bisa juga perusahaan yang sudah melantai di bursa saham atau perusahaan yang sedang dalam proses antrean agar bisa masuk ke pasar modal.

Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) memilih IFRS sebagai panduan standar akuntansi, karena Indonesia merupakan salah satu anggota International Federation of Accountant (IFAC). Organisasi tersebut menggunakan IFRS sebagai standar akuntansinya.

Sebagai informasi IFRS menggunakan beberapa prinsip dasar, antara lain:

  • Ada aplikasi standar sehingga anggota IFA punya komitmen untuk mengaplikasikan standar akuntansi yang telah ditetapkan.
  • Laporan keuangan perusahaan sesuai dengan realitas ekonomi perusahaan. Hal tersebut karena ada penilaian atas transaksi dan evaluasi yang dilakukan.
  • Ada profesional judgement untuk pengaplikasian standar akuntansi.

Perlu juga diketahui oleh perusahaan IFRS ini bermanfaat untuk peningkatan kualitas laporan keuangan, memberikan informasi yang komperhensif di pasar modal.  Meminimalisasi perbadaan dalam aturan pembuatan laporan keuangan, meminimalisasi biaya untuk laporan keuangan multinasional dan biaya analisis laporan keuangan. Lebih jauh tentang PSAK bisa ditemukan disini

 

Baca juga: Karakteristik Laporan Keuangan Yang Baik Bagi Perusahaan

2. Standar Akuntansi-ETAP

 

Ini adalah standar akuntansi untuk entitas atau perusahaan yang tidak memiliki akuntabilitas publik. Laporan keuangan yang dibuat perusahaan bertujuan untuk umum dan untuk rekanan kerja atau klien yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut.

Bisa juga disebut standar akuntansi ETAP adalah wujud sederhana dari standar akuntansi IFRS. Dalam laporan ETAP tidak ada penilaian untuk aset tetap, aset tidak berwujud, dan laporan laba atau rugi.

Penyederhanaan lainnya, dalam ETAP juga tidak terdapat pilihan untuk memakai nilai wajar, serta tidak ada liabilitas dan aset tangguhan. Beban pajak yang tercatat sama dengan jumlah pajak sesuai dengan ketentuan.

ETAP ini banyak diadopsi oleh perusahaan berskala kecil yang belum melantai di bursa saham.  Manfaatnya antara lain mempermudah perusahaan kecil dalam penyusunan laporan keuangan. Standar akuntansi ETAP ini lebih sederhana ketimbang IFRS. Kolom-kolom yang digunakan pun lebih sederhana dan bersifat tetap dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan.

Kendati lebih sederhana, perusahaan yang menggunakan standar akuntansi ETAp juga bisa diaudit dan mendapatkan penilaian. Dengan demikian, laporan keuangan dapat menjadi investasi untuk perkembangan perusahaan.

SAK ETAP ini pengaplikasiannya lebih sederhana akan tetapi tetap informatif dan komperhensif dalam penyajian laporan keuangan.

Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang baru merintis membuat laporan keuangan dapat menggunakannya. Tentu saja jika digunakan untuk UMKM formatnya bisa dibuat lebih sederhana agar lebih mudah digunakan untuk pemula.

3. Standar Akuntansi Syariah

 

Sesuai dengan namanya standar akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan menggunakan prinsip dasar hukum syariah. Kendati demikian perusahaan yang bisa menggunakan standar keuangan ini bukan hanya lembaga atau perusahaan yang syariah. Perusahaan yang non syariah juga bisa menggunakan laporan keuangan standar keuangan akuntansi syariah.

Standar akuntansi syariah tetap mengacu standar akuntansi pada umumnya. Akan tetapi, menggunakan prinsip atau berbasis syariah sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Misalnya saja standar yang diterapkan dalam laporan keuangan mulai dari kerangka, penyusunan, dan laporan keuangan seperti muharabahah, musyarakah, mudharabah, salam dan istishna.

4. Standar Akuntansi Pemerintah

 

Selain standar akuntansi yang digunakan oleh perusahaan swasta ada juga standar akuntansi yang digunakan oleh lembaga pemerintah. Tentunya dalam penyusunannya sesuai dengan peraturan pemerintah yang ditetapkan. Laporan keuangan untuk lembaga pemerintah berpedoman pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Dalam lini pemerintahan, laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi dibuat sebagai wujud transprasi, partisipasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.  

 

Baca juga: Pengertian dan Fungsi Manajemen Keuangan

Secara umum fungsi standar akuntansi adalah untuk keseragaman laporan keuangan, sebagai pedoman agar pembuat laporan lebih mudah terutama bagi pemula. Auditor, klien, atau mereka yang membaca laporan keuangan pun lebih mudah dan memahami laporan keuangan suatu perusahaan. Selain itu juga bisa membandingkan laporan keuangan antara perusahaan satu dan lainnya. Laporan keuangan yang seragam sesuai dengan standar keuangan tentunya bisa memperbaiki kualitas perusahaan.

 

Laporan keuangan standar dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.