Rekening Koran : Pengertian, Fungsi, Syarat dan Biayanya

by | May 24, 2021 | Akuntansi, Keuangan, Laporan Keuangan | 0 comments

rekening-koran

Rekening koran merupakan kata yang tidak asing lagi didengar oleh para akuntan atau orang-orang yang bekerja di dunia perbankan. Hampir semua perusahaan memerlukan laporan rekening koran ini untuk mengetahui keuangan perusahaan secara menyeluruh.
Jadi sebetulnya apa sih rekening koran itu? Dan apa pentingnya rekening koran untuk suatu bisnis?

Definisi Rekening Koran

Kata rekening koran sendiri sebetulnya sudah ada sejak jaman penjajahan belanda dahulu. Dulunya rekening koran disebut “Courant” yang merupakan bahasa belanda. Arti dari rekening koran sendiri adalah ringkasan transaksi keuangan secara menyeluruh dari suatu rekening bank, baik itu rekening pribadi ataupun rekening perusahaan.

Rekening koran menampilkan data transaksi yang terjadi pada rekening tersebut selama minimal satu bulan ke belakang sejak rekening koran itu terbit.

Pada laporan ini kita dapat melihat semua informasi rekening dengan terperinci seperti jumlah saldo awal, mutasi debit, mutasi kredit, hingga saldo akhir.

Rekening koran juga menampilkan informasi-informasi penting seperti tujuan transaksi, data penerima atau pengirim dari setiap transaksi, dan lainnya.

Fungsi Rekening Koran

Rekening koran dibuat bukan tanpa dasar, beberapa fungsi dari pembuatan rekening koran ini adalah sebagai berikut :

– Mengetahui Ringkasan Proses Transaksi

Dengan rekening koran, kita disajikan detail transaksi yang terjadi secara terperinci. Biaya pemasukan, pengeluaran, hingga biaya administrasi akan ditampikan.

– Pengajuan Visa

Pembuatan paspor Indonesia dibutuhkan beberapa syarat, dan rekening koran adalah salah satunya. Kita harus melampirkan rekening koran kita selama 3 (tiga) bulan terakhir.

– Sebagai Bukti Hukum

Rekening koran dapat menjadi alat bukti hukum yang salah apabila terjadi perselisihan antara dua belah pihak terkait mutasi rekening. Contohnya Anda mengirimkan sejumlah uang pada seorang penjual untuk melakukan pembalian barang, namun pihak penjual merasa tidak menerima uang tersebut. Nah rekening koran dapat digunakan sebagai bukti hukum untuk membuktikan kebenaran Anda.

– Audit Perusahaan

Setiap perusahaan pasti melakukan audit laporan keuangan untuk mengetahui kebenaran dari setiap transaksi yang ada pada laporan tersebut. Proses audit ini bisa dilakukan oleh pihak internal atau eksternal yang dipercaya oleh perusahaan. Rekening koran asli wajib disertakan dalam proses audit ini.

– Syarat Pengajuan KPR

Dari tahun ke tahun harga properti semakin tinggi, dan beberapa orang akan semakin kesulitan untuk membeli properti tersebut. Maka dari itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah angin segar untuk mereka.

Untuk mendapatkan KPR ini kita diwajibkan menyerahkan beberapa persyaratan yang diwajibkan oleh bank, diantaranya KTP, Kartu Keluarga, NPWP, Buku Nikah, Slip Gaji, Surat Keterangan Kerja, dan Rekening Koran selama 3 (tiga) bulan terakhir.

Syarat Membuat Rekening Koran

Mengingat kegunaannya yang sangat penting bagi perusahaan ataupun pribadi, maka banyak pihak yang meminta untuk pembuatan rekening koran tersebut. Untuk proses pengajuannya pun terbilang cukup mudah. Adapun syarat-syaratnya adalah sebagai berikut :

  • Buku Rekening Tabungan Asli
  • Identitas Diri (KTP)
  • Kartu Debit
  • Biaya Cetak

Biaya Membuat Rekening Koran

Sebelum proses pencetakan rekening koran, Anda diharuskan membayar biaya cetaknya terlebih dahulu. Untuk biayanya bervariasi tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Beberapa contoh biaya cetaknya adalah sebagai berikut :

– BNI

Nasabah bank BNI yang ingin mencetak laporan rekening koran akan dikenakan biaya Rp3.000,- per lembar. Biaya cetak ini dapat langsung diberikan pada customer service yang melayani Anda.

– BRI

Untuk biaya dari Bank BRI adalah Rp2.500,- per lembarnya. Namun pihak BRI memberikan harga cetak Rekening Koran seharga Rp25.000 untuk transaksi lebih dari 12 bulan atau 1 tahun.

– Mandiri

Bank Mandiri juga menyediakan layanan membuat laporan rekening koran. Untuk biaya dari bank mandiri adalah Rp2.500,- per lembar untuk data transaksi selama 3 bulan terakhir, dan Rp5.000,- per lembar untuk data transaksi selama 6 bulan terakhir.

– BCA

Untuk bank BCA dikenakan tarif Rp2.500,- per lembarnya. Harga ini tidak berubah sebanyak apapun laporannya. Jadi kalau Anda mencetap 10 lembar maka harganya adalah Rp25.000,- saja.

Di jaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita. Gunakan Aplikasi Akuntansi Finata untuk mempermudah pekerjaan akuntansi dan juga mendiagnosis kesehatan bisnis Anda.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.