Rasio Modal Kerja Terhadap Kelangsungan Perusahaan

by | Oct 15, 2020 | Akuntansi, Keuangan | 0 comments

Rasio modal kerja dikenal juga dengan istilah rasio likuiditas (working capital) lalu didefinisikan sebagai keseluruhan modal yang tersedia untuk membiayai operasional perusahaan secara rutin. Kesuksesan sebuah bisnis sejatinya bukan dibangun dalam semalam. Ada banyak persiapan yang perlu dimatangkan jauh sebelumnya. Salah satu yang terpenting adalah perhitungan rasio modal kerja.

Selain itu, rasio modal kerja juga dianggap sebagai tafsir tentang kondisi keuangan jangka pendek yang diukur dari seberapa lancar proses operasional perusahaan, juga mencakup kemampuan perusahaan membayar utang atau kewajiban dalam hitungan waktu satu tahun. Yang termasuk modal perusahaan di sini bisa berupa uang kas maupun yang sifatnya non kas, namun bisa dicairkan dalam waktu cepat.

Besaran rasio modal kerja setiap perusahaan tentulah tidak bisa dipukul rata, tergantung jenis usahanya. Semisal, perusahaan manufaktur membutuhkan sejumlah modal untuk membeli bahan baku, beban produksi, beban administrasi, sewa gudang penyimpanan, beban listrik, gaji buruh, dan sebagainya. Sementara itu, perusahaan retail membutuhkan modal untuk membeli produk siap jual/siap pakai, biaya perawatan barang, sewa bangunan (ruko, toko, atau kios), membayar gaji karyawan, listrik, biaya kemas, dan beban operasional lainnya.

Posisi keuangan suatu perusahaan dapat dikatakan dalam kondisi sehat apabila rentang perbedaan antara aset yang dimiliki dengan hutang jangka pendek yang harus dilunaskan semakin besar. Sebaliknya bila perbedaan antara keduanya semakin tipis, maka posisi keuangan perusahaan tersebut tergolong mengkhawatirkan.

Di Balik Pentingnya Rasio Modal Kerja

Rasio modal kerja atau rasio likuiditas tak boleh dikesampingkan bila Anda ingin berkecimpung di dunia usaha. Sekecil apapun skala bisnis Anda, tetap harus punya gambaran modal paling tidak untuk satu tahun ke depan. Sayangnya, masih banyak yang merasa rasio likuiditas ini tidak seberapa penting untuk dipersiapkan di awal. Padahal peranannya sangat penting untuk kelangsungan usaha juga mental pelaku usaha itu sendiri. Adapun pentingnya rasio likuiditas ini beberapa di antaranya ditujukan untuk:

  • Barometer status keuangan atau aset berharga saat ini. Sehingga kita dapat memprediksi seberapa lama kegiatan yang usaha yang sedang dijalankan dapat bertahan. Ingat, penumpukan utang biasanya terjadi karena kita tidak punya gambaran mengenai kondisi keuangan yang ada maupun aset yang tersedia. Begitu kehabisan modal, yang kita lakukan adalah mencari pinjaman tanpa perhitungan kondisi usaha yang sedang berjalan. Pantang mundur memang kunci keberhasilan seorang pengusaha. Namun, ada kalanya mundur dengan perhitungan yang matang dengan kata lain menutup atau menghentikan kegiatan usaha yang sudah tidak ada harapan bertahan justru cara bijak untuk meminimalkan kerugian dan penumpukan utang.
  • Kesiapan mental menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi di depan. Prediksi memang tidak 100% akurat, namun biasanya mendekati benar. Jika kita sudah mendapat gambaran mengenai kondisi keuangan dan aset berharga yang dimiliki, setidaknya kita bisa membangun kesiapan mental yang lebih baik menghadapi berbagai macam risiko semisal sinyal kebangkrutan.
  • Membantu memperjelas sirkulasi arus kas yang masuk maupun keluar. Kerap terjadi pada pebisnis pemula, usaha tampak berjalan lancar namun keuntungan yang diperoleh seperti tidak terasa. Ternyata, setelah diteliti ada kebocoran dana yang tidak terdeteksi dan sebetulnya bukan pengeluaran yang bersifat urgent.
  • Khusus untuk kreditur, rasio likuiditas penting guna mengetahui seberapa besar kemungkinan perusahaan mampu membayar dividen atau bunga utang di masa mendatang.

Baca juga: Pengertian Dan Contoh Analisis Rasio Aktivitas

Jenis-Jenis Rasio Likuiditas Atau Modal Kerja

Dalam penerapannya, rasio likuiditas atau modal kerja dirangkum dari sumber. terdiri dari beberapa jenis, yakni:

  1. Current Ratio

Rasio jenis ini berkiblat pada perbandingan antara jumlah aktiva lancar dengan dengan utang lancar. Perusahaan dapat dikatakan dalam kondisi terbaik atau memuaskan apabila komposisi aktiva lancar menunjukkan angka lebih besar daripada utang.

 Di satu sisi para ahli akuntansi sepakat menetapkan nilai standar umum current rasio ini sebesar 1: 2. Contoh, apabila utang jangka pendek bernilai Rp 1 maka aktiva lancar yang dipunyai harus bernilai Rp 2. Namun sebagai ahli akuntansi lainnya berpendapat bahwa tidak ada standar umum rasio likuiditas yang pasti. Perhitungan wajib menyesuaikan dengan rasio rata-rata dari jenis usaha yang sama.

  • Quick Ratio

Perhitungan quick ratio dilakukan dengan cara membandingkan antara aktiva lancar di luar inventori/persediaan dengan utang jangka pendek. Jenis ini berguna untuk mengetahui seberapa besar kemampuan dan kesiapan perusahaan menjalankan kewajiban saat tidak ada persediaan. Ini penting sebab sewaktu-waktu kas kosong, maka dibutuhkan waktu untuk mencairkan dana dari aset non kas.

  • Cash Ratio

Cash ratio dihitung berdasarkan nilai kas ditambah dengan aset likuid yang nilainya paling terjamin. Dengan kata lain, jumlah uang tunai yang tersedia nantinya akan bertambah banyak sehingga proses pelunasan utang jangka pendek dianggap bukan sesuatu yang sulit.

Demikian uraian terbatas mengenai rasio modal kerja. Semoga muatan informasi dalam artikel ini dapat menjadi salah satu referensi bermanfaat untuk pembaca.

Rasio modal kerja dapat didapatkan dengan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download