Piutang Dagang: Definisi, Jenis, dan Metode Pencatatannya

by | Mar 31, 2021 | Akuntansi | 0 comments

Piutang dagang sangat familiar di dunia bisnis. Hal ini dikarenakan piutang dagang dapat menarik banyak pelanggan karena pembayaran dari barang atau jasa yang mereka dapat bisa ditunda di kemudian hari.

Tapi piutang dagang bisa jadi pisau bermata dua untuk bisnis itu sendiri bilamana kita tidak mengerti tentang apa itu piutang dagang dan bagaimana cara merawatnya.

piutang dagang - software akuntansi Finata

Definisi

Piutang dagang adalah tagihan atau saldo yang belum dibayar oleh customer atas barang/jasa yang telah diterima. Piutang dagang timbul karena perusahaan melakukan penjualan barang/jasa mereka secara kredit.

Besaran piutang tersebut mengacu pada faktur atau invoice yang diterima oleh setiap customer. Masa pembayaran piutang dagang juga bervariasi tergantung waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Piutang dagang biasanya diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan B2B (Business to Business) yang bertujuan agar pelanggan tersebut dapat dipermudah dalam mengelola waktu pembayaran dan ketersediaan kas.

Jenis-jenis Piutang Dagang

Terdapat beberapa jenis piutang dagang, antara lain:

  • Wesel Tagih

Wesel tagih atau notes receivables ini dikuatkan oleh janji formal dengan tertulis sebagai pembayaran.

  • Piutang Usaha

Piutang usaha atau accounts receivables merupakan piutang dagang yang tidak memperoleh jaminan rekening terbuka. Piutang dagang merupakan sebuah perluasan kredit jangka pendek terhadap pelanggan. Pembayaran dapat dilakukan ketika jatuh tempo dalam 30-90 hari.

Metode Pencatatan Piutang Dagang

  • Debitkan Piutang Dagang ketika mengirimkan faktur kepada pelanggan.
  • Kreditkan Piutang Dagang ketika menerima pembayaran faktur dari pelanggan.

Pada saat perusahaan menjual barang/jasa kepada pelanggan, segera buatkan faktur yang tertera nominal total harga barang/jasa yang kita berikan dan juga jangka waktu pembayaran yang telah disepakati dengan pelanggan ( misal: 30 hari ).

Ketika perusahaan memberikan faktur tersebut, maka nominal pembayaran didebitkan di piutang dagang (Account Receivable) dan dikreditkan pada persediaan (Inventory).

Kemudian, pada saat pelanggan melakukan pembayaran tunai sebelum masa jatuh tempo kepada perusahaan, maka jumlah nominal didebitkan di Kas (Cash) dan dikreditkan pada piutang dagang (Account Receivable).

Dengan pencatatan ini, maka perusahaan dapat melihat saldo Piutang Dagang untuk setiap pelanggan.

 

Baca juga : Pengertian, jenis dan contoh aktiva

Masalah Akuntansi Yang Berhubungan Dengan Piutang Dagang

Terkadang piutang dagang menimbulkan suatu masalah yang berhubungan dengan akuntansi. Masalah tersebut adalah sebagai berikut :

Pengakuan Piutang Dagang

Piutang dagang dapat diakui atau dicatat ketika perusahaan mendapatkan piutang dagang tersebut dengan cara melakukan transaksi penjualan kredit, terjadinya potongan harga dan retur, dan terdapat pelunasan piutang dagang oleh perusahaan.

 

Penilaian Piutang Dagang

Berdasarkan prinsip akuntansi Indonesia, piutang dagang harus tercatat dan dilaporkan pada neraca sebesar nilai kas bersih (neto) yang dapat diperoleh dengan jumlah piutang sesudah dikurangi cadangan kerugian piutang Tak tertagih.

 

Pengalihan Piutang Dagang

Pengalihan piutang adalah ketika perusahaan mengalihkan piutang usaha yang ada kepada pihak lain seperti bank, lembaga keuangan dan pegadaian piutang yang tujuannya mempercepat penerimaan kas dari piutangnya. Terdapat beberapa alasan perusahaan untuk menjual atau mengalihkan piutangnya yakni:

  • Kondisi atau keadaan perusahaan sedang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pinjaman dan tingginya tingkat bunga menjadikan sebab perusahaan harus merubah piutang yang ada menjadi kas.
  • Penagihan piutang pelanggan biasanya membutuhkan waktu yang dapat dibilang lama dan kadang juga memerlukan biaya, hal ini menjadikan perusahaan memilih menerima kas yang lebih kecil daripada kas yang sebenarnya.

 

Baca juga : Tips bisnis lancar dengan analisa dan laporan keuangan yang baik

Laporan keuangan perusahaan dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya.

Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Di jaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan.
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday