Yuk Pahami Perbedaan Beban Dan Biaya Dalam Laporan Keuangan

by | Dec 11, 2020 | Akuntansi | 0 comments

Perbedaan beban dan biaya adalah salah satu yang harus dipahami jika Anda punya usaha, meski masih tergolong kecil, dan tidak ada salahnya untuk belajar membuat laporan keuangan. Ini penting untuk dipahami karena pasti ada dalam laporan keuangan. Biaya dan beban dalam akuntansi dipakai untuk membayar pengeluaran dari perusahaan. Hal ini harus dipahami oleh pemilik perusahaan atau mereka yang membuat laporan keuangan.  

Bagi Anda yang kerap membuat laporan keuangan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah biaya dan beban. Akan tetapi, tidak sedikit orang yang belum memahami artinya. Padahal keduanya jelas berbeda.

Agar laporan keuangan atau akuntansi lebih akurat, perbedaan biaya dan beban ini haruslah dipahami terlebih dahulu. Sebelum masuk ke perbedaan biaya dan beban, mari kita kembali terlebih dahulu pengertian beban dan biaya.

Pengertian Beban

Beban punya pengertian sesuatu yang harus dikeluarkan atau dibutuhkan untuk merealisasikan suatu hasil. Beban terkait dengan sebuah nilai pada laporan keuangan. Pengeluaran beban dinilai dengan nominal tertentu untuk dipakai sebagai jumlah pendapatan dalam satu kurun waktu tertentu.

Beban biasanya terkait dengan sumber pendapatan yang digunakan untuk memperoleh hasil suatu perusahaan. Beban digunakan untuk mengurangi pendapatan. Hasil akhirnya disebut laba bersih sebelum dipakai untuk membayar pajak.  

Beban dalam suatu perusahaan akan berdampak pada untung dan rugi yang diperoleh. Beban dalam akuntansi dipakai untuk mendapatkan sebuah aset. Beban juga bisa digunakan untuk menentukan keuntungan. Skema penghitungan keuntungan adalah penghasilan dikurangi pengeluaran. Definisi lainnya bisa dilihat di sini.

Baca juga: Pengertian modal adalah, jenis, dan cara mendapatkan modal

Pengertian Biaya

Bicara soal beban dalam akuntansi pastilah kita akan menyinggung juga masalah biaya. Istilah ini sangat akrab di dunia akuntansi dan juga laporan keuangan. Biaya adalah sesuatu yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan profit dan manfaat di masa depan. Biaya biasanya punya nilai ekonomis.

Misalnya dalam sebuah transaksi aktiva yang tetap mengeluarkan biaya secara otomatis akan terdapat  transaksi pengeluaran dalam akun kas. Nah, pengeluaran tersebut diharapkan memberikan manfaat secara ekonomis atau punya nilai ekonomis di masa yang akan datang.  

Biaya biasanya digunakan akuntan sebagai rujukan ke sebuah aset perusahaan. Bisa juga ke aset yang disusutkan atau dalam istilah akuntansi disebut aset yang dapat didepresiasi.  Dalam akuntansi biaya itu meliputi pembelian, pegiriman, dan persiapan aset yang digunakan untuk training karyawan dan kelengkapannya.

Sebagai contoh dalam perusahaan manufaktur. Pembelian sebuah mesin bukan berarti hanya nominal harga mesinnya saja yang dihitung. Akan tetapi termasuk biaya pengiriman, persiapan, dan juga training karyawan yang mengoperasikan mesin.  Basis biaya dipakai sebagai dasar depresiasi dan juga perhitungan pajak lainnya.

Dalam neraca akuntansi, biaya awal akan selalu ditampilkan. Setelah itu akan tercatat akumulasi penyusutan dan akan dikurangi dengan hasil. Itulah yang disebut nilai buku aset.  Semua aset perusahaan akan digabungkan dalam satu neraca yang sama.

Setelah memahami pengertian biaya dan beban, sekarang kita masuk ke perbedaan keduanya. Apa saja? Yuk, simak!

Perbedaan Beban Dan Biaya

Setelah memahami atau mengetahui pengertiannya, biaya dan beban adalah dua hal yang berbeda.  Kendati demikian bagi orang awam atau yang baru belajar akuntansi dan laporan keuangan bisa jadi mengalami kebingungan.

Nah, agar tidak terlalu lama bingung berikut ini perbedaan biaya dan beban secara lebih terperinci agar lebih mudah dipahami.

1. Pengertian Dasar

Biaya adalah dana yang harus dikeluarkan agar usaha dapat tetap berjalan dengan baik. Sedangkan beban adalah patokan penurunan nilai ekonomi. Beban dapat berupa pengeluaran, salah satunya adalah penyusutan nilai aktiva.

Secara mendasar keduanya berbeda dan dapat dimengerti. Biaya bisa jadi tidak digunakan, akan tetapi beban sejak awal pasti digunakan. 

 

2. Laporan Keuangan

Beban dan biaya dalam laporan keuangan jelas berbeda. Pertama biaya dipakai dalam pembuatan neraca. Selama  belum digunakan masih dianggap menjadi sebuah aktiva yang bisa dimanfaatkan.

Sementara itu, beban tercatat dalam laporan laba rugi sebab telah digunakan dalam satu periode akuntansi. Beban adalah pengeluaran awal dan tidak akan memberikan manfaat apa-apa di masa depan.

Baca juga: Pengertian dan Jenis-jenis Dividen

 

3. Berdasarkan Periode Akuntansi

Beban dan biaya juga bisa dibedakan berdasarkan periode akuntansi. Biaya bisa lebih dari satu periode akuntansi. Pasalnya biaya adalah pengeluaran suatu perusahaan. Pengeluaran tersebut berasal dari modal yang ada.

Sedangkan beban diambil untuk pengeluaran yang digunakan sebagai sumber pendapatan. Beban juga bisa dipahami sebagai sumber pengeluaran modal dengan nominal yang lebih kecil dari biaya. Bisa juga dikatakan beban nominalnya lebih kecil. Periode yang lebih dari satu tahun dalam istilah akuntansi disebut capital expenditure sedangkan periode kurang dari satu tahun disebut revenue expenditure.

 

4. Berdasarkan Nominal yang Dikeluarkan

Biaya diambil dari modal sehingga pengeluaran lebih besar bahkan bisa juga sama dengan set. Sedang beban diambil dari pendapatan dan bisa jadi tidak ada di periode berikutnya. Biaya adalah sejumlah pengeluaran yang diambil bersamaan dengan aktiva.

 

5. Berdasarkan Nilai

Beban memiliki nilai yang lebih kecil ketimbang biaya. Sebagai contoh dalam sebuah usaha ada biaya sewa rumah, mobil, mesin, dan lain-lain. Selain itu ada juga biaya penyusutan. Poin tersebut bukan masuk atau dikategorikan sebagai beban karena ada dalam periode selanjutnya.

Biaya relatif lebih besar karena tidak berkaitan dengan nominal yang kecil. Sedangkan beban lebih erat kaitannya dengan jumlah atau angka pengeluaran yang lebih sedikit.

Laporan keuangan dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.