Select Page

Mengelola sumber daya keuangan sangat penting dilakukan untuk keberlangsungan hidup ke depannya. Menurut laporan lembaga internasional World Bank yang disampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup besar pada tahun 2017, yakni sebanyak 5,2 %. Namun pertumbuhan ekonomi ini hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat sehingga kesenjangan ekonomi dan sosial di Indonesia masih meluas.

Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh Indeks Literasi Finansial, kemampuan literasi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah di kawasan Asia tenggara. Indonesia juga menempati peringkat ke-32 dari seluruh negara di dunia yang melek literasi finansial, menurut data yang dikeluarkan oleh World Bank pada tahun 2015.

Padahal, menurut Kemendikbud, Indonesia merupakan negara yang mengalami inflasi cukup tinggi dari tahun ke tahun, itulah yang menyebabkan ketidakstabilan ekonomi. Pentingnya literasi finansial ini menurut World Bank agar kita bisa bertahan di era abad ke-21 ini terlebih lagi dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

  • Pengertian Literasi Finansial

Nah, apakah Anda tahu apa itu literasi finansial? Menurut Kemendikbud, literasi finansial atau financial literacy adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi dalam masyarakat.

Dalam mendukung pentingnya literasi finansial, pemerintah dalam Gerakan Literasi Nasional, memasukkan satu unsur penting dalam literasi, yakni pentingnya literasi keuangan. Menurut OJK (Otoritas Jasa Keuangan), pentingnya perencanaan keuangan ini guna meningkatkan kualitas hidup saat ini dan menjamin cukupnya kebutuhan di masa depan.

Sebagai bentuk dukungan gerakan literasi nasional, Finata hadir dalam bentuk software untuk memudahkan Anda dalam mengelola keuangan. Terutama bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia bisnis, baik skala bisnis kecil, start-up maupun yang sudah bertumbuh (growing) dan dalam tahap pengembangan, tentunya sangat memerlukan pengelolaan keuangan secara mudah dengan dukungan teknologi.

Pemilihan berbasis software memudahkan siapa saja dalam menggunakannya, guna merancang keuangan yang lebih baik dengan berbagai fitur yang ditawarkan. 

Hal ini sejalan dengan Kemendikbud yang menjelaskan bahwa literasi finansial merupakan salah satu literasi dasar yang menawarkan seperangkat pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola sumber daya keuangan secara efektif untuk kesejahteraan hidup sekaligus kebutuhan dasar bagi setiap orang untuk meminimalisasi, mencari solusi, dan membuat keputusan yang tepat dalam masalah keuangan.

Dengan berbagai fitur yang disediakan, Finata akan membantu Anda dengan mendiagnosis kesehatan usaha Anda dengan cara melaporkan analisis keuangan perusahaan Anda yang otomatis dianalisis oleh sistem.

Memudahkan hitung, setor dan lapor pajak. Anda juga akan dimudahkan dalam melakukan koreksi fisikal, yakni fitur penyesuaian yang dilakukan oleh wajib pajak sebelum menghitung Pajak Penghasilan (PPh) bagi semua wajib pajak.

Tak hanya itu, dengan Finata Anda juga bisa melacak pembelian dan penjualan dengan pembayaran tempo yang mengandung resiko tinggi seperti penunggakan piutang atau kesalahan pelunasan hutang perusahaan.

Itulah alasan pentingnya menerapkan literasi finansial di era abad ke-21. Literasi finansial tidak hanya diartikan sebagai transformasi individu saja, namun juga sebagai transformasi sosial. Rendahnya tingkat literasi finansial berkorelasi dengan tingkat kemiskinan. Nah, sudah saat nya kita melek literasi finansial!