Pengertian Distributor, Fungsi, dan Jenisnya

by | Jul 6, 2021 | Blog, Bisnis | 0 comments

distributor

DI dalam dunia bisnis, seringkali kita mendengan kata distributor. Singkat kata, distributor merupakan penyalur barang dari produsen ke konsumen. Distributor adalah bagian yang tidak bisa lepas dari proses distribusi barang karena aktivitasnya yang sangat penting sebagai penyalur kepada konsumen akhir.

Pengertian Distributor

Secara umum, distributor adalah pihak yang membeli produk secara langsung dari produsen kemudian menjualnya kembali kepada pengecer / retailer, atau kepadan konsumen sebagai end user.

Kegiatan yang dilakukan oleh distributor ini disebut juga distribusi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, distribusi adalah pembagian pengiriman barang kepada konsumen ke beberapa tempat, atau pergerakan barang dari perusahaan manufaktur hingga ke pasar yang akhirnya produk tersebut dibeli oleh konsumen.

Pengertian Distribusi Menurut Ahli

Pengertian tentang distribusi ini dijelaskan juga oleh beberapa ahli, contohnya :

– Basu Swastha

Distribusi adalah pemasaran yang dilakukan oleh pembuat produk, untuk mengirimkan produknya ke pembeli. Distributor adalah lembaga yang menyalurkan barang ke konsumen.

– Soekartawi

Distribusi adalah kegiatan mengirimkan barang dan jasa kepada konsumen akhir, yang kegiatan ini dilakukan oleh distributor perorangan maupun badan usaha.

– Assauri

Distribusi ialah sebuah kegiatan menyalurkan barang atau memindahkan produk, dari produsen kepada konsumen akhir dengan saluran distributor pada waktu yang tepat.

Tujuan Distribusi

Dalam proses bisnis dan pemasarannya, distribusi adalah bagian yang penting dilakukan. Selain untuk menyalurkan barang dari produsen ke konsumen, distribusi juga bertujuan untuk :

– Menjamin Kelangsungan Produksi

Dengan distribusi, kegiatan distribusi akan tetap terus berjalan. Proses distribusi membuat produk dapat tersalur ke konsumen dan tidak tertahan di pihak produsen. Kegiatan produksi pun akan terus berjalan dengan lancar dan memperoleh keuntungan.

– Menjamin Produk Sampai ke Konsumen

Selain penting untuk produsen, distribusi juga penting untuk konsumen. Dengan proses distribusi, konsumen dapat menerima produk yang diinginkan. Proses distribusi juga meliputi cara pengenalan barang (promosi) hingga proses pengiriman barang ke konsumen.

Fungsi dan Tugas Distributor

Fungsi utama dari distributor adalah perantara antara produsen dengan pengecer (retailer) atau konsumen (end user). Berdasarkan fungsi utama tersebut, fungsi distributor ini dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :

– Membeli Produk

Distributor bertugas untuk membeli produk dari produsen atau pedagang yang lebih besar

– Menyimpan produk

Distributor juga menyimpan produk yang telah dibeli di gudang hingga batas waktu tertentu dan disalurkan kepada pengecer atau konsumen.

– Menjual Produk

Distributor menjual produk kepada pengecer atau konsumen akhir dengan harga yang lebih tinggi dari pembelian untuk mendapatkan keuntungan

– Pemindahan Produk

Distributor bertugas untuk pemindahan atau pengangkutan produk dari gudang untuk diserahkan kepada pengecer atau konsumen dimana biaya dari proses pemindahan ini akan dimasukan ke dalam harga jual produk.

– Klasifikasi produk

Distributor harus mengklasifikasikan atau memilah produk berdasarkan jenis, ukuran, kualitas, dan lainnya sesuai dengan produk yang ada.

– Informasi produk

Pihak distributor diharuskan memberi informasi terkait perkiraan harga dan pemasaran barang pada waktu tertentu yang akan dilakukan oleh pelaksana di lapangan.

– Promosi Produk

Distributor juga melakukan kegiatan promosi untuk memperkenalkan produk yang dijual kepada konsumen dengan menjelaskan tentang jenis, mutu, manfaat, dan harga produk tersebut.

Jenis Distributor

Distributor dikelompokan menjadi beberapa bagian berdasarkan proses distribusinya. Pengelompokan tersebut terdiri dari :

– Distributor Barang

Distributor barang yaitu distributor yang melakukan kegiatannya dengan menyalurkan barang fisik. Pihak produsen akan mempercayakan langsung barang yang diproduksi untuk dusalurkan kepada pengecer atau konsumen.

– Distributor Jasa

Distributor ini tidak menyalurkan produk secara fisik, melainkan berupa jasa. Distributor dapat menargetkan konsumen secara langsung mengenai jasa yang ditawarkan. Contoh dari prakteknya seperti alur distribusi jasa keuangan dari bank ke nasabah.

– Distributor Perorangan

Distributor ini proses distribusinya agak berbeda tetapi terdapat kesamaan dalam proses distribusinya dengan distributor jasa. Distributor perorangan sering kita lihat dalam bisnis MLM dimana proses penyalurannya dari produsen ke distributor pribadi lalu disalurkan ke konsumen.

Perbedaan Distributor, Supplier, Agen, dan Reseller

Kita mengetahui ada istilah lain selain distributor yaitu supplier, agen, dan reseller. Semua jenis tersebut memiliki peran yang hampir serupa yaitu menyalurkan produk dari produsen ke konsumen. Namun ada beberapa perbedaan dari keempat jenis itu, perbedaan tersebut yakni :

– Distributor

Distributor yaitu orang atau kelompok yang membeli produk dari produsen dan akan dijual ke pedagang lain atau konsumen langsung. Nah perantara lain ini bisa bermacam-macam, antara lain agen dan reseller.

– Supplier

Supplier yaitu orang atau perusahaan menjual bahan mentah untuk diolah lagi oleh sebuah pabrik sebelum siap menjadi barang jadi. Inilah hal utama yang membedakan antara supplier dan distributor yakni jenis barang yang dijual.

– Agen

Agen yaitu seorang atau kelompok yang menjadi kepanjangan tangan dari distributor. Agen bertugas menjangkau konsumen yang tidak bisa dijangkau langsung oleh distributor. Biasanya agen juga mengambil barang dari distributor.

– Reseller

Reseller yaitu orang yang mengambil barang untuk dijual kembali langsung ke konsumen. Ketimbang dengan distributor dan agen, jumlah produk dan penghasilan reseller lebih sedikit. Namun, pekerjaan ini kini tengah digandrungi terlebih dengan sistem penjualan online. Reseller cukup mengunggah gambar-gambar produk untuk ditawarkan kepada konsumen, dan ia akan mengambil barang dari para distributor, penjual atau bahkan produsen secara langsung.

Cara Memasarkan Produk yang Baik

Proses distribusi bertujuan untuk mempercepat pemasaran suatu produk. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memasarkan produk tesebut adalah :

– Rantai Distributor

Sebagai kunci dari pemasaran sebuah produk, distributor diharuskan memperluas rantai distribusi ke segala arah. Distributor harus menawari orang lain untuk menjadi distributor atau pengecer sehingga nantinya akan banyak distributor dan pengecer yang menjual produk tersebut.

– Persaingan Harga

Tidak usah heran, konsumen cenderung mencari barang yang lebih murah apabila memiliki jenis dan kualitas yang hampir serupa. Distributor harus mengerti keadaan pasar dan memikirkan harga yang ditawarkan agar tidak terlalu tinggi.

– Perputaran Produk

Dengan bekerja sama dalam penyaluran barang dengan distributor lain, pengecer, reseller, agen, dan lainnya maka proses penyaluran produk kepada konsumen akan menjadi lebih cepat dan ini sangat baik untuk produsen.

Distributor sangatlah diperlukan oleh masyarakat sebagai konsumen atau end user dari produk yang diproduksi oleh produsen. Proses penyaluran barang dari produsen ini dapat dilakukan oleh distributor secara baik.

Bila Anda berniat menjadi distributor, maka bangunlah jaringan dengan produsen dan konsumen agar produk yang Anda tawarkan dapat terjual dengan cepat.

Apakah Anda pemilik usaha? Setiap perusahaan harus memiliki perencanaan yang matang dan tepat demi keefisiensian dan kelancaran perusahaan. Selain perencanaan yang matang, dalam eksekusi atau prakteknya juga harus diperhatikan. Contohnya dalam hal pencatatan keuangan atau akuntansi, memonitor proses produksi dan lain-lain.

Dalam hal pencatatan keuangan, Finata sebagai software akuntansi dan bisnis bisa menjadi solusi bagi perusahaan manufaktur. Di dalamnya terdapat fitur pencatatan barang komposit, inventory, dan pencatatan produksi.

Demikian beberapa poin tentang perencanaan produksi. Dengan mengikuti poin-poin tersebut diharapkan proses produksi dan bisnismu akan menjadi lebih mudah.

Ayo cek youtube Finata dan pelajari lebih banyak tentang Bisnis, Akuntansi, Keuangan, dan Pajak bersama Finata.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 31 Juli 2021
Hanya Rp 199.000,-
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
Hanya Rp 199.000,-
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 20 Juli 2021
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday