Pengertian Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian

by | Sep 7, 2020 | Akuntansi, Laporan Keuangan | 0 comments

Menyusun jurnal penyesuaian merupakan salah satu cara membuat pembukuan yang tersusun. Sebuah perusahaan tentu ingin memajukan usahanya menjadi lebih baik. Dengan membuat pembukuan yang lengkap, diharapkan akan meningkat.

Pembukuan yang baik, akan meningkatkan produktivitas yang baik. Karena hal tersebut saling berkaitan. Dalam proses pembukuan, terdapat langkah untuk menyusun jurnal penyesuaian. Jurnal itu merupakan salah satu laporan keuangan dari perusahaan. Jurnal ini dibuat, memiliki tujuan yakni untuk menyetarakan nilai yang ada di neraca saldo. Selain dapat menyetarakan nilai pada neraca saldo, jurnal ini mampu menghitung pendapatan dan beban pada periode yang sedang berlangsung.

jurnal penyesuaian - finata blog
jurnal penyesuaian – finata blog

Pengertian Dari Jurnal Penyesuaian

Mungkin Anda belum paham mengenai apa itu jurnal penyesuaian. Mari simak penjelasannya, agar dalam proses pembuatan, tidak salah paham. Sesuai namanya, penyesuaian, jurnal ini memiliki arti dibuat untuk menyesuaikan saldo yang ada dalam neraca. Jurnal ini menyesuaikan saldo yang ada, sehingga akan menunjukkan nilai saldo yang sesungguhnya dalam suatu periode akuntansi.

Dalam jurnal ini, mengandung hal yang disebut ayat jurnal. Apa definisinya?. Ayat jurnal sendiri adalah beberapa akun yang diperlukan untuk membuat jurnal sehingga pada akhirnya akan menunjukkan saldo yang sesungguhnya. Akun akun yang diperlukan dalam pembuatan jurnal ini, akan dijelaskan pada sub judul berikutnya.

Perusahaan tidak harus membuat jurnal ini, namun jika terdapat suatu kondisi yang memerlukan bantuan jurnal ini, maka perusahaan wajib membuatnya. Kondisi yang mengharuskan perusahaan membuat jurnal ini adalah ketika transaksi yang ada belum tercatat dan ketika transaksi yang sudah tercatat namun tidak sesuai dengan kenyataan.

Baca juga: Pengertian Dan Cara Membuat Jurnal Penutup

Contoh Jurnal Penyesuaian

Sebuah contoh disajikan, untuk memberikan pemahaman lebih bagi Anda yang masih dalam proses belajar. Sebuah kasus mengenai akun perlengkapan yang memiliki saldo sebanyak Rp. 300.000. Sedangkan data pada akhir periode menunjukkan saldo masih tersisa Rp. 100.000. Untuk membuat jurnal ini, langkah yang dilakukan, yaitu memasukkan akun perlengkapan ke kolom debit terlebih dahulu.

Hitung jumlah yang terpakai pada kolom debit beban yaitu Rp. 300.000 – Rp. 100.000 = Rp. 200.000. Kemudian masukkan nominal tersebut ke dalam kolom debit sebagai akun beban perlengkapan. Masukkan nominal tersebut ke dolom kredit dengan akun perlengkapan. Dengan kata lain, perusahaan memiliki saldo Rp. 300.000 namun tersisa Rp. 100.000. itu artinya, sebanyak Rp. 200.000 telah digunakan untuk beban perlengkapan.

Nama akunDebit(Rp)Kredit(Rp)
Beban perlengkapan200.000 
Perlengkapan 200.000

Cara Menyusun Jurnal Penyesuaian

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pembuatan jurnal ini melibatkan beberapa akun sehingga akan menghasilkan saldo yang sesungguhnya. Data dari masing-masing akun selanjutnya akan diolah, dan tersusun sebuah jurnal penyesuaian. Beberapa akun yang terlibat dalam pembuatan jurnal ini, adalah syarat untuk menyusun jurnal, antara lain sebagai berikut.

Menyetarakan saldo di akun perlengkapan. Jika suatu akun perlengkapan memiliki saldo sementara sebesar Rp. 500.000, namun di akhir periode terdapat saldo sisa sebesar Rp. 100.000, maka dilakukan analisis. Menghitung selisih saldo sementara dan saldo akhir, Rp. 500.000 – Rp. 100.000 = Rp. 400.000 adalah jumlah yang sebenarnya. Maka jurnalnya dapat dibuat sebagai berikut.

Nama akunDebit(Rp)Kredit(Rp)
Beban perlengkapan400.000 
Perlengkapan 400.000

Langkah selanjutnya, menyetarakan akun beban dibayar di muka. Sebagai contoh, ada sebuah kasus akun beban dibayar dimuka sebuah asuransi sebesar Rp. 300.000. Terdapat jumlah biaya yang sudah jatuh tempo sebesar Rp. 200.000. Maka analisis yang harus dituliskan adalah biaya yang sudah jatuh tempo. Dengan mengisikan akun bernama beban asuransi di kolom debit sebesar Rp. 200.000, dan pada kolom kredit adalah akun asuransi dibayar dimuka sebesar Rp. 200.000.

Nama akunDebit(Rp)Kredit(Rp)
Beban asuransi200.000 
Asuransi dibayar dimuka 200.000

Menyetarakan akun pendapatan, terkait dengan pendapatan yang dibayar dimuka. Sebagai contoh, sebuah akun pendapatan menunjukkan jumlah Rp. 500.000, dan terdapat layanan yang belum dikerjakan sebesar Rp. 200.000. Kemudian, lakukan analisis terhadap keduanya. Karena layanan belum dikerjakan kepada pihak yang mendapatkan, maka pendapatan tersebut belum masuk ke dalam kategori pendapatan (debit). Sehingga akun tersebut termasuk dalam akun yang bersifat kredit.

Nama akunDebit(Rp)Kredit(Rp)
Pendapatan jasa200.000 
Pendapatan diterima dimuka 200.000

Baca juga: Komponen Laporan Neraca Untuk Menyusun Laporan Keuangan yang Sistematis

Manfaat Dari Pembuatan Jurnal Penyesuaian

Suatu perusahaan yang berusaha membuat jurnal ini, akan mendapatkan beberapa manfaat. Manfaat tersebut berupa ditetapkannya saldo catatan pada akun buku besar di akhir periode. Selain itu, juga dapat menghitung beban dan pendapatan selama satu periode akuntansi. Pada akhir periode akuntansi, perusahaan dapat mengetahui akun yang nyata berupa modal, harta dan kewajiban selama satu periode akuntansi.

Dapat disimpulkan, bahwa manfaat dari pembuatan jurnal ini adalah pembaharuan suatu transaksi agar sesuai dengan keadaan aslinya. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu khawatir dan akan merasa terbuka dengan kondisi keuangan yang telah dikelola oleh karyawan.

Risiko Perusahaan, Bila Tidak Membuat Jurnal Penyesuaian

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sifat jurnal ini tidak wajib dibuat oleh perusahaan. Namun, tetap ada risiko yang ditimbulkan apabila perusahaan tidak menyusun jurnal ini. Risiko yang ada adalah akun akun yang seharusnya disesuaikan dengan keadaan asli, tidak akan menunjukkan keadaan yang sebenarnya. Hal itu akan membuat kesalahan dalam penyajian laporan keuangan, dan mengakibatkan pihak perusahaan memiliki peluang untuk salah dalam mengambil keputusan.

Itulah pengertian mengenai jurnal penyesuaian. Semoga ilmu mengenai akuntansi yang Anda miliki, akan bertambah ketika membaca penjelasan diatas. Dengan menyusun jurnal ini, laporan keuangan suatu perusahaan akan semakin lengkap, rapi dan dan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Selalu utamakan menyusun jurnal ini, sehingga risiko yang ada tidak memiliki peluang untuk terjadi. Karena setiap perusahaan akan selalu berusaha untuk memperbaiki kinerja sehingga menghasilkan profit yang lebih banyak.

Jurnal penyesuaian dapat dibuat dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Baca juga: Kenapa Bisnis Membutuhkan Akuntansi?

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

software analisa keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis - 7 kesalahan fatal pebisnis

Download