Pengertian Chart of Account, beserta jenisnya

by | Oct 23, 2020 | Akuntansi | 0 comments

chart-of-account

Apa itu Chart of account ?

Pertanyaan tersebut pastilah membuat kening berkerut bila ditujukan pada mereka yang bukan berlatar belakang akuntansi atau pengusaha professional. Wajar memang, namun tidak ada salahnya juga bagi kita untuk mengupgrade pengetahuan lebih luas lagi. Siapa tahu sewaktu-waktu kita akan terjun ke dunia bisnis dan akrab dengan istilah-istilah akuntansi.

Dalam ilmu akuntansi, secara singkat chart of account (COA) adalah bagan akun atau daftar perkiraan. Tapi bila didefinisikan secara terperinci chart of account adalah daftar yang disusun secara terstruktur dari serangkaian kode akun (account code)  dan nama akun (accounts name).

Kode akun sendiri bisa terdiri dari susunan huruf (alphabet), angka (numerik), atau justru perpaduan antara keduanya (alfanumerik). Nama dan kode-kode tersebut nantinya sangat memudahkan pengusaha dalam proses pencatatan laporan, serta mengontrol history transaksi-transaksi secara sistematis.

Chart of account bersifat fleksibel. Artinya, setiap pengusaha diberi kebebasan penuh mengatur bagan akunnya sebagaimana yang diperlukan. Bagan akun dibuat untuk menampilkan laporan keuangan yang di dalamnya memuat beberapa akun-akun lainnya seperti akun ekuitas (modal/kekayaan), biaya (pengeluaran), dan beban (hutang).

Dulu, pembuatan chart account ini dilakukan secara manual oleh bantuan bendahara atau tenaga akuntan. Namun, berkat kemajuan teknologi kini prosesnya bisa lebih praktis dan cepat menggunakan software-software akuntansi yang tersedia.

Pengertian Chart Of Account dan Jenisnya

Setelah memahami definisi chart of account atau biasa disingkat  COA untuk mempermudah penyebutan, penting pula kiranya Anda tahu apa saja sih jenis-jenis COA yang biasa digunakan dalam sistem informasi akuntansi perusahaan? Berikut penjabarannya.

 

– Chart Of Account Numerik (Angka)

Jenis COA yang satu ini merupakan bagan informasi yang berisikan simbol berupa numerik atau angka. Misalnya saja:

  • 100-000 (asset atau aktiva)
  • 200-000 (beban utang)
  • 300-000 (modal)
  • 500-000 (harga pokok penjualan), dan lain-lain.

– Chart Of Account Alphabet (Huruf)

Huruf termasuk jenis simbol yang cukup jarang digunakan dalam COA. Namun, bukan berarti simbol ini tidak dibutuhkan sepenuhnya. COA alphabet (huruf) umumnya merujuk pada kode untuk nama perusahaan, nama bank, nama pembeli atau pelanggan, nama bank, nama daerah atau wilayah, serta lain sebagainya.

Chary of account alphabet dapat dicontohkan seperti ini:

  • RCPC (kode khusus untuk perusahaan bernama PT Ricky Pacific)
  • TSPC (kode khusus untuk perusahaan bernama PT. Tempo Pasific. tbk)

– Chart Of Account Campuran Angka Dan Huruf

Nah, jenis yang terakhir ini merupakan kombinasi antara simbol angka dan huruf. Chart campuran biasa muncul ketika simbol huruf yang telah digunakan untuk nama perusahaan, nama supplier, nama bank, nama wilayah, nama pelanggan, dan nama supplier memerlukan pembagian lebih rinci lagi supaya kode lebih jelas dan semakin mudah dipahami oleh pembaca.

Sebagai contoh:

  • BDG  00—kode kota Bandung
  • BDG 001—kode kota Bandung wilayah 1
  • BDG 002—kode kota Bandung wilayah 2
  • Cara Pembuatan COA

Kriteria Pembuatan Chart Of Account

 

Merancang COA memang membutuhkan skill khusus di bidang akuntansi. Tidak bisa sembarang jadi. Untung saja beragam aplikasi akuntansi yang ada saat ini paling tidak cukup memudahkan kita dalam proses pembuatan segala bentuk sajian informasi akuntansi yang dibutuhkan perusahaan beserta pihak-pihak terkait.

Walau demikian, penentuan kodefikasi tetap harus memenuhi standar kriteria yang berlaku, yakni:

  • Kode harus unik. Artinya, tidak ada satu kode pun yang ditemukan serupa atau kembar dalam satu chart.
  • Konsisten. Misalnya, aset menggunakan kode awal 1, maka liabilitas tidak boleh menggunakan kode yang sama seterusnya.
  • Efisien. Kode tidak perlu panjang-panjang. Idealnya hanya terdiri 4-6 digit saja. Selain untuk menghemat penyimpanan, kode pendek memudahkan orang untuk mengingatnya.
  • Penulisan kode diperkenankan menggunakan spasi.
  • Hindari karakter huruf dan angka yang bentuknya hampir mirip, seperti O dengan 0, V dengan U, 5 dengan S, 2 dengan Z.
  • Pengkodean harus ditulis runut secara kronologis dari akun-akun yang ada di neraca ke akun laba rugi.

Demikianlah ulasan singkat mengenai COA. Ingat, COA adalah bagan informasi yang kelak memudahkan kita dalam penyusunan laporan serta memperbaiki data-data yang membutuhkan perubahan. Jadi buatlah kodefikasi yang mudah dibaca dan dipahami.

Chart of account yang standar sudah tersedia dan dapat digunakan dengan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani.

Di jaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 31 Juli 2021
Hanya Rp 199.000,-
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
Hanya Rp 199.000,-
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 20 Juli 2021
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday