Pengertian Barang Konsumsi, Kategori, dan Contohnya

by | Jul 22, 2021 | Bisnis, Blog | 0 comments

barang konsumsi

Pengertian Barang Konsumsi

Barang konsumsi adalah produk akhir yang dibeli untuk dikonsumsi oleh konsumen. Barang konsumsi ini merupakan hasil akhir dari produksi dan manufaktur dan merupakan barang yang akan dilihat dan dibeli oleh konsumen di toko-toko.

Kategori dan Contoh Barang Konsumsi

Barang konsumsi dibagi menjadi 4 jenis kategori, yaitu :

– Convenience Goods

Convenience Goods adalah barang konsumsi yang sering dibeli, harga terjangkau, dan tidak membutuhkan banyak pertimbangan dalam membelinya. Barang-barang convenience goods ini sering ditemui di pedagang grosir atau pengecer sehingga membuat konsumen dapat menjangkaunya dengan mudah.

Contoh dari barang convenience ini adalah makanan, minuman, obat, cemilan, rokok, dan lainnya.

– Shopping Goods

Shopping Goods adalah barang konsumsi yang membutuhkan pertimbangan dan informasi lanjutan sebelum konsumen akan memutuskan untuk membelinya.

Contoh dari shopping goods adalah mobil, motor, laptop, handphone, dan lainnya.

– Specialty Consumer Goods

Specialty consumer goods adalah barang konsumsi yang jarang diproduksi dan terbatas hingga seringkali dianggap sebagai barang mewah. Target pasar untuk jenis barang ini lebih ke kalangan elit yang dinilai mampu untuk membelinya.

Contoh dari Specialty Consumer Goods adalah mobil mewah, perhiasan, rumah mewah, dan sebagainya.

– Unsought Consumer Goods

Unsought Consumer Goods adalah barang konsumsi yang belum terkenal atau tidak terpikirkan oleh konsumen untuk membelinya. Beberapa orang kemungkinan sudah membeli produk ini hanya saja barang ini tidak dibeli berulang kali dan hanya untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu saja.

Contoh dari Unsought Consumer Goods adalah asuransi.

Contoh Perusahaan Barang Konsumsi

Ada banyak sekali perusahaan yang bergerak di bidang barang konsumsi ini. Beberapa contoh perusahaan tersebut yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut :

  • Delta Djakarta Tbk (DLTA)
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA)
  • Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  • Kimia Farma Tbk (KAEF)
  • Mustika Ratu Tbk (MRAT)
  • Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  • Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI)
  • Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI)

Apakah Anda pemilik usaha? Setiap perusahaan harus memiliki perencanaan yang matang dan tepat demi keefisiensian dan kelancaran perusahaan. Selain perencanaan yang matang, dalam eksekusi atau prakteknya juga harus diperhatikan. Contohnya dalam hal pencatatan keuangan atau akuntansi, memonitor proses produksi dan lain-lain.

Dalam hal pencatatan keuangan, Finata sebagai software akuntansi dan bisnis bisa menjadi solusi bagi perusahaan manufaktur. Di dalamnya terdapat fitur pencatatan barang komposit, inventory, dan pencatatan produksi.

Demikian beberapa poin tentang perencanaan produksi. Dengan mengikuti poin-poin tersebut diharapkan proses produksi dan bisnismu akan menjadi lebih mudah.

Ayo cek youtube Finata dan pelajari lebih banyak tentang Bisnis, Akuntansi, Keuangan, dan Pajak bersama Finata.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan.
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday