Pengertian akrual basis adalah

by | Oct 22, 2020 | Akuntansi | 0 comments

Laporan keuangan akrual basis adalah pencatatan keuangan yang dilakukan pada saat terjadinya transaksi. Untuk mengevaluasi maju tidaknya bisnis, perusahaan harus mencatat keuangan secara teratur agar kondisi keuangan bisa diketahui setiap saat, sehingga memudahkan untuk menentukan setiap kebijakan yang akan diambil demi kebaikan perusahaan tersebut. Pencatatan keuangan pun dibuat dengan baik bahkan menggunakan sistem yang canggih agar setiap waktu bisa diketahui pergerakan laporan keuangannya. Baik pemasukan dan pengeluaran perusahaan harus tercatat dengan baik dan tidak boleh terlewat. Antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya akan berupaya membuat basis akuntansi yang terbaik. Dari basis laporan akuntansi ini terdiri dari dua jenis, yaitu:

  • Akrual basis
  • Kas basis

Bagi Anda yang sudah terbiasa mengerjakan laporan untuk keuangan tentu sudah tidak asing dengan istilah akrual basis. Bagi sebagian orang yang masih awam kurang mengetahui akrual basis, mari diperjelas di bawah ini.

Kenali Apa Itu Pengertian Akrual Basis

Akrual basis adalah merupakan suatu laporan keuangan di mana ketika adanya transaksi baik dalam bentuk pendapatan maupun pengeluaran biaya langsung dilakukan pencatatan. Selama ini Anda biasanya melihat pencatatan akan terjadi saat Anda menerima adanya pemasukan maupun pembayaran yang biasa dijumpai dalam membuat suatu laporan yang biasa dibuat oleh keuangan dengan menggunakan laporan kas basis.

Baik laporan secara akrual basis ataupun laporan keuangan kas satu sama lain memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pada laporan akrual basis ini lebih kepada adanya pengendalian penggunaan anggaran sehingga prinsip kehati-hatiannya dalam menggunakan anggaran jauh lebih besar karena pada jenis laporan ini diperlukan:

  1. Adanya informasi yang jelas dan tepat baik itu pemasukan dari semua investasi yang ada di perusahaan harus dirinci dengan baik sebelum terjadinya waktu jatuh tempo.
  2. Informasi bagi perusahaan agar bisa memenuhi kewajibannya pada pihak lain sehingga dari awal sudah ada estimasi kisaran jumlah yang harus dibayarkan.

Semua itu akan memberikan gambaran yang lebih detil dan baik sehingga perusahaan mulai dari jauh-jauh hari sudah memiliki perhitungan yang matang baik hak maupun kewajiban yang sudah seharusnya dipenuhi. Bagi perusahaan besar model akrual basis ini sudah seharusnya Anda pertimbangkan agar lebih memberikan gambaran yang lebih baik mengenai laporan keuangan. Anda pun akan lebih mudah untuk menilai jumlah aset yang dimiliki, kewajiban yang harus dipenuhi ataupun ekuitas perusahaan.

Baca juga: 3 Tahapan Siklus Akuntansi Pencatatan Keuangan Perusahaan

Perusahaan besar pada umumnya memiliki transaksi yang lebih rumit baik dalam bentuk, seperti:

  • Pembayaran
  • Pinjaman
  • Cadangan
  • Kreditor
  • Piutang, dan lain-lain

Semua itu membutuhkan penanganan laporan yang jauh lebih baik dan cepat sehingga akrual basis adalah bisa menjadi solusi dalam membuat laporan.  Bagi perusahaan yang baru memulai usaha bisa memilih laporan kas basis untuk lebih mempermudah perhitungan karena pembayaran dan pengeluaran masih secara tunai.

Perbedaan Antara Akrual Basis Dan Kas Basis

Bagi Anda kedua laporan tersebut bisa menjadi pertimbangan terbaik bagi perusahaan. Manakah yang lebih tepat dipilih, diantara keduanya akan terlihat perbedaan yang bisa dilihat dari segi:

  • Ketepatan

Akrual basis lebih efektif digunakan untuk waktu yang panjang sehingga setiap terjadinya transaksi bisa dikontrol dengan baik terutama pada transaksi yang dilakukan bukan secara kas. Gambarannya akan Anda peroleh lebih akurat dan real time. Jika kas basis lebih tepat digunakan untuk setiap transaksi untuk jangka pendek dan lebih pada transaksi yang dilakukan secara kas.

  • Waktu

Perbedaan waktu diantara kedua laporan tersebut berbeda antara akrual basis yang langsung dilakukan pencatatan. Akan lebih mudah untuk melakukan analisis dari setiap laporan yang dibuat karena sifatnya real time. Berbeda dengan basis kas laporan dibuat setelah adanya pemasukan secara tunai. Analisis tren pun sulit dilakukan karena adanya jeda pencatatan.

  • Penggunaan

Penggunaannya akan lebih rumit pada akrual basis karena lebih banyak pencatatan pada jurnal yang beragam transaksinya. Berbeda dengan kas basis yang lebih mudah karena hanya sedikit jurnal yang harus dicatat.

  • Arus Kas

Gambaran pada kas basis bisa lebih akurat  karena baik kas masuk dari sistem ataupun transaksi yang keluar bisa tercatat dengan baik dan rapih. Pada akrual basis akan kesulitan untuk memberikan gambaran evaluasi kas dengan lebih baik sehingga pada perusahaan besar dibuatlah kas basis secara terpisah agar bisa mendapatkan laporan kas yang lebih cepat.

Kedua model laporan di atas memang penerapannya berbeda namun ada baiknya selain Anda menggunakan akrual basis akan lebih baik tidak mengabaikan penggunaan kas basis. Satu sama lain dari kedua laporan tersebut akan jauh lebih bisa melengkapi Anda saat membaca laporan keuangan. Jadi akrual basis adalah suatu laporan yang akan lebih tepat digunakan pada perusahaan skala besar karena bisa memberikan gambaran yang lebih real.

Pencatatan keuangan dengan akrual basis dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Referensi:

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download