Pembukuan Sederhana: Simak Tahapan Mudah dan Praktisnya

by | Dec 12, 2019 | Blog, Laporan Keuangan | 0 comments

Pembukuan sederhana sangat perlu diperhatikan oleh para pebisnis khususnya bagi mereka yang baru memulai bisnis. Ini seringkali dilupakan oleh para pebisnis karena mereka umumnya lebih fokus pada produk dan juga pemasaran.

Padahal, walaupun tidak terlalu menonjolkan peran dalam pemasaran, manajemen keuangan dalam pembukuan justru akan membuat Anda lebih mudah dalam mengakumulasi keuntungan yang Anda peroleh.

Berbeda jika Anda tidak memiliki rencana khusus dalam mengatur keuangan Anda. Tentu, bisnis yang akan Anda jalankan menjadi morat-marit.

Dampak Mengabaikan Pembukuan Keuangan

Mengabaikan pembukuan keuangan bisa dianggap sebagai kesalahan yang fatal karena dari sinilah Anda akan mengetahui cash flow keuangan dalam bisnis Anda setiap harinya. Tentu, ini akan sangat merugikan Anda, apalagi jika labanya tidak jelas.

Untuk itu, mulailah melakukan pembukuan keuangan. Jika Anda masih pemula, buat pembukuan sederhana. Bagaimana tahapannya? Simak ulasannya di bawah ini!

Tahapan Pembukuan Sederhana Dalam Bisnis

Jika Anda pebisnis pemula, Anda tentu sedikit bingung mengenai mekanisme dari pembukuan keuangan. Salah satu pertanyaan yang muncul di pikiran Anda mungkin adalah mengenai waktu yang tepat untuk membuat pembukuan keuangan.

Ada beberapa cara pembukuan yang dapat Anda ikuti. Agar bisa berhasil dalam pembuatan buku ini, Anda perlu melakukannya secara berkelanjutan.

Maksudnya, dengan mencatat harga, modal, kewajiban, juga penghasilan, biaya, serta pendapatan yang akan dijadikan dasar dalam penyusunan neraca beserta laporan laba rugi. Berikut adalah tahapan yang tepat:

Buatlah Buku Catatan Pegeluaran

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat buku catatan pengeluaran yang khusus digunakan untuk catatan pengeluaran bisnis. Semua hal yang dicatat antara lain bahan baku, gaji karyawan, biaya operasional, dan hal lainnya yang perlu dicatat. Jika semua pengeluaran sudah dicatat, maka Anda akan lebih mudah mengetahui model yang perlu dipersiapkan.

Baca juga : Pengertian Akuntansi

Modal tersebut nantinya akan kembali kepada Anda sesuai dengan target dan rencana yang sudah Anda rencanakan sebelumnya. Jika semua hal sudah terencana dengan baik, maka tujuan yang ingin dicapai dalam sebuah bisnis pun akan mudah untuk dicapai.

Buatlah Buku Catatan Pemasukan

Setelah langkah pertama selesai, langkah selanjutnya adalah membuat buku catatan pemasukan. Apa tujuannya? Tujuan dari dibuatnya buku ini adalah untuk mengetahui kas pemasukan yang Anda peroleh dari semua transaksi yang sudah Anda lakukan.

Jadi, Anda tidak bisa membiarkan begitu saja bujet yang masuk selama transaksi dan menghitungnya di akhir transaksi. Padahal, bisnis tanpa adanya catatan pemasukan, akan sangat rawan sekali kehilangan uang karena Anda tidak memiliki rekap pemasukan yang spesifik.

Contoh dari pembukuan ini yaitu catatan ketika Anda memiliki produk yang berhasil terjual banyak. Lalu, Anda memasukkannya ke dalam buku catatan berupa jumlah uang yang merupakan keuntungan yang Anda peroleh.

Buatlah Buku Kas Utama

Langkah selanjutnya adalah membuat buku kas utama yang digunakan untuk transaksi antara buku kas pemasukan dan pengeluaran. Dari perbandingan kedua buku ini, Anda akan mengetahui secara detail mengenai keuntungan serta kerugian dalam bisnis yang tengah Anda jalani.

Untuk jaga-jaga jika sewaktu-waktu bisnis Anda membutuhkan dana secara dadakan, Anda perlu melakukan estimasi dan strategi yang tepat. Apakah estimasi itu penting? Tentu, ini akan sangat penting bagi kelangsungan bisnis Anda.

Seperti halnya, Anda berestimasi bahwa perusahaan tengah kekurangan pemasukan. Setelah mengetahui estimasi ini, hal yang akan Anda lakukan adalah mengurangi biaya pengeluaran atau menaikkan target jika itu perlu.

Buatlah Catatan Stok Barang

Dalam tahapan setelah membuat buku kas utama, hal yang perlu Anda lakukan adalah mencatat stok barang. Jadi, transaksi yang memiliki buku catatan bukan berarti hanya uang saja, melainkan bisa dari barang. Untuk itu, Anda perlu melakukan rekapan terhadap barang yang masuk dan keluar setiap harinya.

Dengan menyiapkan buku catatan ini, Anda akan langsung siap jika sewaktu-waktu perusahaan memerlukan barang yang masuk dan keluar dengan kapasitas tinggi.

Hal lain yang juga merupakan manfaat dari pembukuan adalah memudahkan karyawan menyusun manajemen gudang secara maksimal. Ini juga akan meminimalisir terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh supplier yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga : Tips Mengelola Keuangan Bisnis

Dengan catatan stok barang ini, Anda akan mampu memonitor seberapa banyak barang yang ada di gudang. Lalu, Anda juga akan mengetahui stok apa yang habis dan yang perlu dibeli kembali. Jadi, Anda tidak perlu bolak-balik memeriksa  barang di gudang, yang justru akan membuat Anda lelah.

Buatlah Buku Inventaris Barang

Buku inventaris barang yang merupakan catatan buku yang berfungsi untuk menghandle semua kegiatan dari awal sampai akhir. Barang-barang tersebut juga termasuk setiap barang yang telah dibeli, baik melalui anggaran sumbangan atau lainnya.

Dengan buku catatan ini, Anda diharapkan dapat menjaga aset perusahaan dengan baik. Fungsi lain dari buku ini adalah mempermudah pengawasan, mencegah adanya kehilangan barang, mempermudah pengecekan barang, kegiatan mutasi, serta mempunyai bukti secara tertulis terkait barang yang sudah menjadi milik perusahaan.

Berikut ini adalah spesifik fungsi dari invenstaris barang:

  1. Memudahkan pengawasan keuangan.
  2. Mencegah terjadinya barang yang tiba-tiba hilang.
  3. Memudahkan pengecekan barang jika diperlukan sewaktu-waktu.
  4. Memudahkan kegiatan mutasi serta kegiatan penghapusan barang.
  5. Mempunyai bukti secara tertulis mengenai pengelolaan barang sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

Buatlah Laporan Laba Rugi

Tahap terakhir adalah pembuatan laporan laba rugi yang fungsinya adalah mencatat segala pendapatan serta beban perusahaan untuk beberapa kurun waktu tertentu.

Dengan laporan ini, Anda akan mengetahui di mana posisi dari perusahaan Anda saat ini apakah dalam posisi memiliki laba atau bahkan rugi.

Selain itu, fungsinya juga untuk menetapkan nilai investasi untuk prediksi berapa jumlah arus  kas di masa depan. Jika Anda adalah pebisnis baru, buat laporan laba rugi dengan versi yang mudah dipahami oleh semua pihak dan harus rapi. Berikut adalah spesifik fungsinya:

  1. Untuk mendapatkan pengetahuan perolehan laba atau rugi dalam waktu tertentu.
  2. Mengetahui informasi berapakah jumlah pajak yang perlu dibayarkan oleh pihak perusahaan.
  3. Untuk mendapatkan pengetahuan mengenai sudahkah strategi dan langkah yang dilakukan perusahaan berjalan
    dengan efektif.
  4. Dapat dijadikan pacuan dalam melakukan evaluasi langkah dan juga strategi yang perlu dilakukan perusahaan dalam waktu selanjutnya.

Simpulan

Demikian tadi merupakan sedikit informasi mengenai tahapan pembukuan sederhana. Dari ulasan di atas, dapat diketahui bahwa buku catatan keuangan itu sangat bermanfaat bagi Anda terutama para pebisnis pemula.

Nah, jika Anda tidak mengerti betul mengenai hal tersebut, Anda bisa menggunakan jasa pengembang bisnis untuk perencanaan serta pembukuan seperti Finata misalnya.

Ini adalah organisasi yang siap membantu Anda mengembangkan bisnis Anda melalui pengembangan software. Ada beberapa kelebihan darinya yaitu selain layanannya bagus, fitur yang disediakan pun sangat lengkap. Nah, tunggu apa lagi? Kunjungi finata.id segera!

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download