Pembukuan Keuangan Perusahaan: Definisi, Contoh, dan Manfaat
Pembukuan Keuangan Perusahaan
Pembukuan Keuangan Perusahaan
Pembukuan Keuangan Perusahaan

Pembukuan keuangan perusahaan perlu direncanakan agar bisnis mereka dapat berjalan dengan lancar tanpa khawatir akan masalah keuangan. Apa itu pembukuan akuntasi atau keuangan? Istilah ini seringkali didengar oleh para business man.

Ini adalah salah satu tugas penting yang perlu diperhatikan. Dengan pembukuan ini, perusahaan dapat mengetahui bagaimana keuangan bisnis mereka, keuntungan dan kerugian dan lainnya. Walaupun demikian, masih banyak perusahaan mengabaikan hal ini khususnya bagi mereka yang merupakan kategori start up.

Banyak perusahaan yang hanya fokus pada kualitas dan layanan mereka, namun mereka lupa dengan hal vital dalam perusahaan. Hal tersebut adalah keuangan yang seharusnya diperhatikan betul. Sebenarnya, untuk bisa membuat pembukuan ini sangatlah mudah jika Anda mengetahui caranya.

Hapus anggapan bahwa hal ini sulit untuk dilakukan. Untuk mengetahui bagaimana caranya, simak informasi di bawah ini!

Definisi Pembukuan

Apa itu pembukuan? berdasarkan Undang-undang nomor 28 tahun 2007, menyatakan bahwa pembukuan merupakan suatu proses pencatatan secara teratur yang bertujuan untuk mengumpulkan data serta informasi mengenai keuangan.

Informasi yang dimaksud adalah harta, kewajiban, penghasilan, modal, biaya, hingga jumlah harga perolehan. Untuk dapat mengetahui harga perolehan itu, perlu disusun laporan keuangan yang meliputi neraca dan laporan laba rugi pada waktu itu.

Contoh Pembukuan Sederhana

Jika Anda merasa bahwa melakukan pembukuan itu sulit, Anda bisa memulainya dengan membuat versi sederhananya. Berikut merupakan beberapa contoh pembukuan keuangan perusahaan sederhana.

Baca juga : Cara Memulai Bisnis Properti

1. Pembukuan Catatan Kas

Tentu istilah kas sudah tidak asing lagi bukan di telinga Anda. Buku khas sendiri adalah gabungan catatan antara transaksi pengeluaran dengan pemasukan. Untuk membuatnya sangat mudah sekali.

Anda hanya perlu menuliskan semua pemasukan serta pengeluaran yang ada. Pengeluaran itu adalah hal penting yang harus diperhatikan. Dari sinilah Anda bisa mengetahui berapa saja modal usah yang telah dikeluarkan.

Dengan demikian, Anda akan lebih mudah dalam merencanakan pengembalian modal, target, seta hal-hal lainnya. Oleh karenanya, Anda perlu membuat pembukuan catatan pengeluaran dengan benar.

Catat semua kegiatan pengeluaran modal dalam bisnis Anda. Kegiatan itu meliputi belanja pembelian bahan baku, administrasi, kegiatan operasional, gaji karyawan, dan lain sebagainya.

Di samping pengeluaran, Anda juga perlu mencatat pemasukan yang diperoleh perusahaan. Seperti halnya jika Anda memperoleh pemasukan dari penjualan, langsung catat transaksi tersebut.

Upayakan Anda selalu teratur dalam melaksanakan pembukuan ini. Dengan begitu, Anda akan mengetahui berapa besar pendapatan yang Anda peroleh setiap harinya.

2. Pembukuan Persediaan

Selain kas serta pengeluaran dan pemasukan, hal yang perlu Anda bukukan adalah persediaan. Tentu, persediaan ini sangat erat kaitannya dengan penjualan yang Anda lakukan. Ini akan memudahkan Anda mengetahui stock produk yang akan dijual.

Jadi, jika sewaktu-waktu barang sudah habis, Anda akan langsung memasoknya kembali sebelum barang tersebut dicari oleh customer. Namun, dalam pemasokannya pun Anda tidak perlu berlebihan karena ini akan berdampak pada kerugian perusahaan.

Selain untuk mengetahui stock barang, Anda juga dapat meminimalisir kecurangan yang dilakukan oleh karyawan yang tidak bertanggung jawab.

3. Pembukuan Inventaris Barang

Apa itu pembukuan inventaris barang? Jika Anda belum mengerti, ini adalah suatu pembukuan yang isinya adalah catatan aset yang Anda miliki saat ini. Untuk membuat buku ini sangat sederhana.

Anda hanya perlu mencatat barang atau pun aset yang telah Anda beli. Di samping mencatatnya, Anda perlu juga mencatat berapa besar pengeluaran yang telah Anda gunakan.

Tujuan dari pembukuan ini sendiri adalah untuk membantu Anda dalam menjaga serta mengendalikan aset perusahaan. Adapun manfaatnya antara lain, pertama, dapat memudahkan Anda dalam mengawasi aset.

Kedua, mencegah terjadinya kehilangan barang. Ketiga, ini dapat memudahkan Anda dalam melakukan kegiatan pengecekan baran. Keempat, memudahkan Anda dalam melakukan kegiatan mutasi (penghapusan barang). 

Baca juga : Ide Bisnis Peternakan

Manfaat Pembukuan Keuangan Perusahaan

Ada beberapa manfaat pembukuan akuntansi yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah manfaatnya:

1. Memisahkan Aset Bisnis dengan Aset Pribadi

Manajemen keuangan dalam rumah tangga dan bisnis tentu berbeda, sehingga Anda tidak dapat menyatukan keduanya. Jika keduanya disatukan, maka yang terjadi adalah Anda sebagai pebisnis akan sulit membedakan mana yang termasuk aset pribadi dengan perusahaan.

Dengan begitu, uang pribadi bisa jadi digunakan untuk kebutuhan perusahaan, padahal hal itu tidak dibenarkan. Oleh karenanya, diperlukan sebuah pembukuan untuk memisahkan kedua hal ini.

Jika keduanya memiliki catatan yang jelas, maka Anda tidak akan bingung lagi dengan keuangan Anda. Dari sini, Anda akan mengetahui berapa pendapatan yang diperoleh dan berapa saja dana yang dialokasikan untuk perusahaan.

2. Memudahkan untuk Mengetahui Jumlah Keuntungan Perusahaan

Masing-masing perusahaan tentu memiliki keuntungan yang berbeda-beda. Ada juga istilah untung dan rugi dalam berbisnis yang harus siap dihadapi oleh para perusahaan kecil maupun besar.

Ada waktu di mana Anda akan mendapati keuntungan yang besar dan ada pula Anda mendapati kerugian dalam bisnis. Ini adalah hal yang wajar bagi perusahaan.

Oleh karena itu, untuk mengetahui berapa besar keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, Anda memerlukan catatan yang berupa pembukuan perusahaan. Dari sini, Anda akan mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh perusahaan Anda.

3. Patokan dalam Pembuatan Keputusan

Setiap perusahaan yang mejalankan bisnis tertentu haruslah selalu melakukan inovasi untuk bisnisnya. Dalam memutuskan suatu inovasi tertentu, perusahaan perlu mempertimbangkan satu hal, yakni keuangan. Inilah pentingnya pembukuan dalam bisnis.

Dengan ini, perusahaan akan tahu apakah keputusan yang dibuatnya sejalan dengan keuangan yang dimiliki perusahaan. Untuk mengetahui seberapa besar bujet yang dimiliki, perusahaan memerlukan pembukuan keuangan. Manfaat dibuatnya buku ini adalah menjadi pacuan dalam setiap keputusan.

4. Patokan dalam Perhitungan Daur Pelaporan Pajak

Pajak adalah salah satu hal yang perlu dipenuhi oleh setiap perusahaan yang menjalankan bisnis karena ini adalah sebuah tanggung jawab. Nah, untuk melaporkan pajak, perusahaan perlu mencatat keuangan dalam satu tahun terakhir.

Hal ini dikarenakan semua transaksi harus diakumulasi untuk mengetahui besar pajak yang harus dibayarkan. Tentu, jika perusahaan tidak memiliki pembukuan keuangan, mereka akan sangat kerepotan.

5. Untuk Laporan kepada Pihak Eksternal

Bukan hal yang aneh lagi jika perusahaan memiliki pihak eksternal seperti kreditur, investor, perusahaan lain, dan lainnya. Semua pihak tersebut nantinya akan meminta catatan keuangan perusahaan Anda untuk memberikan bantuan atau menjalin hubungan.

Jika sudah terjalin, sewaktu-waktu pihak tersebut akan menanyakan laporan keuangan dari perusahaan. Jika perusahaan Anda memiliki informasi yang jelas dan akurat, makan kerja sama bisa saja diperpanjang.

Itu tadi merupakan informasi mengenai pembukuan keuangan perusahaan. Jika Anda adalah seorang pebisnis start up, Anda perlu mencatat berbagai hal yang berkaitan dengan keuangan di buku ini.

Jika Anda kesulitan, Anda bisa mempercayakannya kepada Finata yang sudah melayani kebutuhan akuntansi perusahaan. Software akuntansi ini akan memudahkan Anda dalam melakukan pembukuan keuangan. Tunggu apalagi, ayo kunjungi situsnya di finata.id.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

software analisa keuangan bisnis