Omzet: Pengertian dan Perbedaan dengan Profit

by | May 7, 2021 | Bisnis | 0 comments

omzet profit

Berbisnis adalah hal yang sangat diinginkan oleh Sebagian besar orang. Jenis bisnispun beragam dari bisnis yang menjual barang, ataupun jasa. Dengan melakukan penjualan tersebut bisnis diharapkan akan mendapatkan keuntungan atau profit. Namun sebelum bisnis akan bisa mendapatkan profit, bisnis akan terlebih dahulu mendapatkan omzet.

Memang apa sih bedanya profit dan omzet? Apakah kedua istilah itu berbeda? Nah coba kita bahas ya.

Pengertian Omzet

Omzet adalah jumlah penghasilan yang didapatkan dari kegiatan usaha sebelum dikurangi biaya harga pokok penjualan dan biaya lainnya. Jadi omzet itu bisa dikatakan hanya total penjualannya saja.

Menurut makalah yang ditulis oleh Amelia dan Daniel B De Poere yang berjudul “Analisis Omset PPh Badan dan Peredaran PPN terhadap Ekualisasi Omzet”, dikatakan bahwa omzet adalah semua penghasilan bruto yang diterima atau didapatkan dari kegiatan usaha. Penghasilan tersebut belum dikurangi biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan.

Pengertian Profit

Arti dari Profit adalah jumlah penghasilan yang didapatkan dari kegiatan usaha setelah dilakukan pengurangan biaya dari harga pokok produks, gaji karyawan, biaya pengiriman, biaya pemasaran, dan biaya lainnya. Jadi profit itu merupakan pendapatan bersih yang diterima oleh sebuah bisnis.

Bagaimana Meningkatkan Omzet dan Profit dalam Bisnis Kamu?

Jika Kamu ingin bisnis Kamu menghasilkan lebih banyak uang, hanya ada 4 Metode untuk Meningkatkan Pendapatan: meningkatkan jumlah pelanggan, meningkatkan ukuran transaksi rata-rata, meningkatkan frekuensi transaksi per pelanggan, dan menaikkan harga Kamu.

Bayangkan Kamu menjalankan sebuah bisnis, dan Kamu ingin meningkatkan jumlah pendapatan yang dihasilkan bisnis tersebut. Berikut cara menerapkan strategi untuk meningkatkan profit dan omzet Kamu:

  1. Meningkatkan jumlah pelanggan
  2. Meningkatkan ukuran transaksi
  3. Meningkatkan frekuensi transaksi
  4. Menaikan harga

Untuk mendapatkan 4 poin diatas, tentu tidak mudah. Kita harus melakukan beberapa hal agar semua metode dalam menaikkan omzet menjadi maksimal. Berikut adalah beberapa cara yang biasanya dilakukan oleh sebuah bisnis:

  1. Melakukan Promosi
  2. Tingkatkan Kualitas Produk
  3. Berikan Layanan Terbaik

Namun, Kamu harus tetap ingat bahwa tidak setiap pelanggan adalah pelanggan yang baik. Beberapa pelanggan akan menghabiskan waktu, energi, dan sumber daya Kamu tanpa memberikan hasil yang Kamu cari.

Jika Kamu menghabiskan banyak energi untuk melayani pelanggan yang tidak sering datang, memiliki ukuran transaksi rata-rata yang rendah, tidak menyebarkan berita, dan mengeluh tentang harga, tidak masuk akal untuk menarik lebih banyak dari pelanggan seperti mereka.

Ingatlah, walau pembeli adalah raja, Kamu harus mencari raja yang baik.

Selalu fokuskan sebagian besar upaya Kamu untuk melayani pelanggan ideal Kamu. Pelanggan ideal Kamu membeli lebih awal, sering membeli, membelanjakan paling banyak, menyebarkan berita, dan bersedia membayar mahal untuk nilai yang Kamu berikan.

Semakin banyak pelanggan ideal yang dapat Kamu tarik, semakin baik bisnis Kamu.

Cara Mencapai Target Omzet

Ketika kamu memiliki usaha, sebaiknya, kamu juga punya target tehadap omzet yang ingin kamu dapat. Target tersebut dapat membuatmu semangat dalam bekerja dan jelas dalam melakukan upaya perdagangan produkmu.

Berikut ini, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mencapai target omzet yang akan atau telah kamu lakukan:

  • Tentukan Target
  • Lakukan Evaluasi Target Bulan Lalu
  • Pelajari dan Cari Solusi Pemasaran
  • Mencari Mentor
  • Mencari Kompetitor
  • Siapkan Reward dan Punishment
  • Konsisten

Cara Menghitung Omzet

Menghitung omzet sangatlah mudah, karena kita hanya perlu menjumlahkan semua yang kita peroleh dalam penjualan saja. Berikut adalah contoh sederhana dalam menghitung profit:

Sebuah perusahaan pakaian dapat memproduksi 1000 pcs baju pada bulan ini. 1000pcs baju tersebut dapat terjual dalam waktu 2 minggu di lebih dari 3 kota. Pendapatan yang masuk ke keuangan perusahaan adalah Rp. 50.000.000.

Jika ditanya omzetnya, maka jumlah pendapatannya adalah Rp. 50.000.000. Namun, jika ditanya perihal profit, maka kamu bisa menguranginya dengan poin-poin seperti harga pokok penjualan, biaya sewa gedung produksi, biaya pemasaran, hingga biaya promosi.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan.
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday