Dimanakah Posisi Bisnis Kita Sekarang? Yuk Kita Cek..

by | Apr 12, 2021 | Bisnis, Laporan Keuangan

posisi-bisnis

Menilai Posisi Bisnis Dari Sisi Net Profit dan Arus Kas Operasional

Siklus dari suatu bisnis selalu berada dalam dua kondisi, yaitu kondisi bertumbuh atau kondisi yang bertahan. Apabila tidak dalam posisi keduanya maka sudah dapat dipastikan bahwa bisnis sedang dalam keadaan yang jatuh atau bahkan harus ditutup.

Jenis Laporan Keuangan Bisnis

Setiap bisnis setidaknya memiliki 2 Laporan  yang sangat powerful sebagai sebuah informasi dan bahkan kedua laporan ini senantiasa diperbandingkan, laporan yang dimaksud ini yaitu :

1. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi berfungsi untuk melaporkan performa perusahaan dan capaian atas kegiatan usaha dalam periode tertentu. Laporan ini hanya fokus pada profitabilitas perusahaan, tidak perduli pada kondisi arus kas yang terjadi di perusahaan.

2. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas berfungsi untuk melaporkan kemampuan perusahaan mewujudkan performa. Laporan ini hanya fokus pada kondisi arus kas yang terjadi di perusahaan, tidak perduli pada profitabilitas perusahaan.

 

Kedua laporan tersebut di atas memberikan informasi yang menyajikan terkait kondisi pencapaian kinerja dan posisi arus kas yang dihasilkan, dimana terkadang memberikan informasi yang bertolak belakang, namun sebenarnya saling terkait. Untuk itulah keduanya harus senantiasa diperbandingkan.

Sebagai contoh bisa saja dalam suatu periode pencapaian kinerja suatu bisnis menunjukkan hasil net profit yang tinggi namun setelah dilihat dari informasi laporan arus kas ternyata menghasilkan arus kas operasional yang kecil. Hal ini dapat disebabkan karena net profit yang dihasilkan ternyata lebih banyak dari transaksi penjualan tempo sehingga arus kas yang dihasilkan pada periode tersebut baru akan terealisasi pada periode berikutnya.

Pada laporan laba rugi, hasil dari performa perusahaan ditunjukkan oleh Net Profit (NP). Sementara pada laporan arus kas, khususnya dengan memperhatikan Operating Cashflow (OCF).

Kondisi Perusahaan Berdasarkan Laporan Keuangan

Kembali ke siklus bisnis diatas, bagaimana kita dapat menilai bahwa posisi bisnis sedang dalam kondisi bertumbuh atau dalam kondisi yang bertahan, berikut salah satu cirinya :

– Bertumbuh

OCF yang sehat dihasilkan dari bisnis yang bertumbuh. Bisnis yang bertumbuh selalu menghadirkan peningkatan Net Profit. Pada kondisi bertumbuh, orientasi PROFIT lebih penting daripada orientasi CASH. PROFIT dikejar, CASH dioptimalkan.

– Bertahan

Pada saat bertahan, maka PROFIT menjadi kalah prioritas dengan CASH. Upaya menghadirkan cash, yang diusahakan semampu mungkin dari OCF. Namun tidak menutup kemungkinan harus ditopang dengan CASH in dari sumber-sumber lain (ICF dan FCF). Pada saat bertahan orientasi CASH lebih penting daripada orientasi PROFIT. CASH dikejar, PROFIT dioptimalkan.

Dari kedua kondisi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa : Tidak ada yg lebih penting antara CASH dan PROFIT karena keduanya sama-sama penting. Terlalu mengidolakan CASH, hingga mengabaikan capaian PROFIT adalah merupakan kesalahan. Apalagi terlalu mementingkan PROFIT dan mengabaikan kondisi CASH.

Setidaknya ada 3 parameter yang dapat digunakan untuk menilai kelayakan dari usaha dari suatu bisnis, yaitu dengan menilai :

1. Net Profit (NP) atau besaran laba bersih

2. Operating Cashflow (OCF) atau besaran arus kas operasional

3. Return On Asset (ROA) atau besaran rasio pengembalian aset

Sehingga apabila  kondisi bisnis dalam keadaan  bertumbuh atau bertahan, maka Return On Asset ini akan menjadi penyeimbang didalam menilai kelayakan usaha tersebut, seperti dengan menilai seberapa PRODUKTIF bisnis tersebut didalam menjalankan kegiatannya.

Untuk menilai produktivitas bisnis maka kita dapat menilainya dari seberapa mampu bisnis dapat meningkatkan atau mempertahankan besaran ROA. Baik dalam kondisi bertumbuh, maupun dalam kondisi bertahan.

Mengetahui dimana letak posisi bisnis kita saat ini sangatlah penting untuk mengambil keputusan dalam bisnis. Keputusan bisnis ini akan sangat mempengaruhi perkembangan bisnis kita di masa depan. 

Dengan menggunakan aplikasi Finata, segala kerumitan Anda dalam berbisnis dapat diselesaikan disini. Aplikasi Finata merupakan aplikasi akuntansi yang dapat membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis Anda. Software Aplikasi ini dapat membantu meringankan pekerjaan Anda dalam membuat, mengelola, hingga menganalisa proses akuntansi dan keuangan perusahaan.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 31 Juli 2021
Hanya Rp 199.000,-
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
Hanya Rp 199.000,-
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 20 Juli 2021
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday