Select Page

Bagi sebagian masyarakat, kata industri kreatif pasti sudah tidak asing lagi. Bisnis kreatif merupakan kegiatan ekonomi yang dijalankan berdasarkan kreativitas dan inovasi, serta kemampuan menciptakan lapangan kerja baru. Dalam praktiknya, bisnis kreatif seolah tak bisa lepas dari penggunaan teknologi. Salah satu contohnya ialah penggunaan cloud accounting yang mempermudah pebisnis untuk memanajemen keuangan.

Daftar isi:
1. Faktor Pertumbuhan Industri Kreatif
2. Mengintip Peran Teknologi Informasi dalam Bisnis
3. Penggunaan Cloud Accounting untuk Manajemen Keuangan yang Lebih Baik

1. Faktor Pertumbuhan Industri Kreatif

Ada beberapa faktor yang menyebabkan berkembangnya industri kreatif di Indonesia. Salah satu di antaranya adalah kemajuan teknologi yang kian berkembang. Kecanggihan teknologi ini memudahkan siapa saja untuk membuka bisnis kreatif, khususnya bisnis berbasis online seperti jasa titip, toko online, reseller, dan dropship

Selain kemajuan teknologi, faktor lain yang mendorong perkembangan bisnis kreatif di Indonesia ialah kreativitas anak muda, kemudahan dalam akses komunikasi, dan meningkatnya pengguna media sosial.

2. Mengintip Peran Teknologi Informasi dalam Bisnis

Sesuai dengan penjelasan pada poin pertama, perkembangan bisnis kreatif di Indonesia banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kini, penggunaan teknologi seolah tak bisa lepas dari proses suatu bisnis. Bagian marketing misalnya. Meningkatnya pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Line membuat pebisnis memanfaatkan peluang tersebut untuk mempromosikan produk/jasa yang ditawarkan kepada masyarakat. 

Cara pemasarannya pun beragam, ada yang menggandeng influencer  untuk menarik perhatian pengguna media sosial. Ada juga yang menggunakan iklan berbayar seperti Google Adwords dan Facebook Ads.  

Sementara untuk bagian manajemen, penggunaan sistem informasi seperti cloud accounting mampu memudahkan pekerjaan mereka untuk menjalankan kegiatan akuntansi. Mulai dari menyusun laporan keuangan hingga menganalisis laporan tersebut menjadi sebuah informasi yang akan membantu para stakeholder mengambil keputusan bisnis.

3. Penggunaan Cloud Accounting untuk Manajemen Keuangan yang Lebih Baik

Mengapa penggunaan cloud accounting mampu memberikan dampak yang baik pada penyusunan laporan keuangan? Pertama, pekerjaan pun akan terasa lebih mudah dan cepat karena sistem akan menyusun laporan secara otomatis berdasarkan data yang Anda masukkan. Hasilnya, laporan yang dibuat dengan bantuan cloud accounting akan lebih akurat, terlebih soal menjumlahkan suatu angka. 

Manfaat utama dari penggunaan sistem akuntansi berbasis cloud ialah data yang ada di dalamnya akan disimpan dalam jaringan internet yang disebut “awan” atau cloud, sehingga mudah diakses di mana dan kapan saja. Bila ada pihak yang ingin bekerja sama namun belum pernah menerima data yang diperlukan, cloud accounting akan memberi kemudahan untuk saling berkolaborasi. Contohnya ketika Anda harus membayar pajak kepada pemerintah. 

 

Sudah tahu keuntungan menggunakan cloud accounting bukan? Bagi Anda yang ingin mengembangkan industri kreatif yang Anda rintis melalui cloud accounting, Finata hadir sebagai software keuangan terbaik untuk bisnis Anda. 

 

Dengan fitur lengkap mulai dari Master Data, Kelola Pajak, Sensor Keuangan, hingga Manajemen Aset, Finata bisa Anda manfaatkan untuk pengelolaan keuangan yang lebih baik. Kabar gembira untuk pelaku UMKM (industri kreatif) dengan omzet kurang dari 300 juta rupiah, Finata memberikan kesempatan untuk menggunakannya secara GRATIS untuk SELAMANYA. 

Tertarik menggunakan Finata? Kunjungi website Finata  sekarang juga.