Select Page

Sudah tak diragukan bila penggunaan teknologi sistem informasi pada pengelolaan keuangan cukup bermanfaat bagi perkembangan bisnis, termasuk perusahaan dagang yang memiliki transaksi bisnis cukup banyak. Oleh sebab itu, penting bagi industri dagang menggunakan sistem akuntansi berbasis cloud agar manajemen keuangan bisa dikontrol dengan baik.

Daftar isi:
1. Jenis Transaksi pada Perusahaan Dagang
2. Kesulitan dalam Mengelola Laporan Keuangan
3. Cloud Accounting sebagai Solusi Mengelola Catatan Keuangan dengan Mudah

1.  Jenis Transaksi pada Perusahaan Dagang

Berdasarkan karakteristiknya, perusahaan dagang identik dengan kegiatan jual beli sebagai pemasukan utamanya. Transaksi yang harus dijalankan oleh industri dagang pun cukup banyak.   

Ada transaksi pembelian bahan mentah pada suplier dan transaksi pengembalian barang yang dibeli dari suplier lantaran terdapat kerusakan/cacat produk atau biasa disebut sebagai retur pembelian.  

Transaksi yang tak kalah penting ialah penjualan barang dagangan kepada konsumen yang notabene merupakan kegiatan utama dari industri dagang. Sama halnya dengan retur pembelian, perusahaan dagang juga punya transaksi bernama retur penjualan yang memungkinkan konsumen untuk mengembalikan produk yang sudah dibeli karena ada cacat.  

Selebihnya, industri dagang juga berkaitan erat dengan persediaan stok dagangan, pembayaran utang dan piutang, serta pembayaran pajak pada pemerintah.

2. Kesulitan dalam Mengelola Laporan Keuangan

Dengan transaksi bisnis yang begitu banyak, maka diperlukan sistem akuntansi yang mampu mengelola  seluruh aktivitas tersebut hingga menjadi sebuah catatan keuangan yang baik. Pun mampu menjadi dasar untuk menganalisis kondisi keuangan serta pengambilan keputusan.

Untuk menghasilkan output yang diharapkan, ada sejumlah proses yang harus dilalui, seperti mengumpulkan data transaksi, membuat jurnal transaksi kemudian memindahkan jurnal tersebut ke buku besar, membuat neraca percobaan, sampai akhirnya menyusun laporan keuangan.  

Dari siklus akuntansi yang telah disebutkan, tentu cukup rumit apabila harus dilakukan secara manual. Terlebih, sistem akuntansi yang bersifat konvensional memiliki risiko kehilangan/kerusakan data, serta kesalahan perhitungan akibat gagal mengelompokkan neraca keuangan atau kesalahan mengklasifikasi laporan arus kas.

3. Cloud Accounting sebagai Solusi Mengelola Catatan Keuangan dengan Mudah

Untuk meminimalisasi risiko yang telah disebutkan pada poin kedua, maka ada baiknya jika Anda menggunakan sistem akuntansi  berbasis  cloud  seperti Finata agar pengelolaan catatan keuangan dapat dilakukan dengan mudah. Sebagian besar software cloud accounting yang beredar di pasaran hadir dengan akses tak terbatas dan mudah diintegrasikan dengan gadget yang Anda punya.  

Berbeda dengan sistem akuntansi konvensional yang memerlukan backup data sesekali, Anda pun tak perlu melakukannya pada software cloud accounting karena sistem tersebut akan melakukan backup secara otomatis.  

Mengingat transaksi perusahaan dagang begitu banyak hingga membutuhkan banyak waktu apabila dilakukan secara manual, dengan software cloud accounting Anda tinggal memasukkan data yang dibutuhkan dan jadilah laporan keuangan. Mudah, kan?

  

Itulah penjelasan singkat mengenai manfaat cloud accounting untuk perusahaan dagang. Berdasarkan penjelasan pada poin ke tiga, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Finata untuk mengelola keuangan lebih baik. Mengapa Finata?  

Finata menyediakan banyak fitur unggulan seperti Laporan Lengkap,  Kelola Pembelian Kelola Penjualan, dan Manajemen Aset yang bisa Anda manfaatkan. Lebih dari itu,  Finata menawarkan fitur Gratis Selamanya bagi UMKM dengan omzet kurang dari 300 juta rupiah. Silakan klik di sini untuk mencoba layanan gratis Finata