Pentingnya Laporan Perubahan Modal atau Ekuitas Pada Perusahaan

by | Oct 17, 2020 | Akuntansi | 0 comments

Laporan perubahan modal atau ekuitas sering disebut juga laporan keuangan mini sebagai informasi terbaru dan terlengkap mengenai perubahan modal yang terjadi pada suatu perusahaan. Sebenarnya, laporan ini sangatlah penting. Tetapi sayangnya, banyak perusahaan yang tidak mengindahkan dan tidak membuatnya.  

Pengertian Laporan Perubahan Modal Atau Ekuitas

Hampir semua perusahaan yang bersifat publik memiliki laporan perubahan modal karena perusahaan-perusahaan tersebut memiliki struktur kepemilikan yang kompleks pada perubahan-perubahan yang terjadi dalam akun ekuitas selama periode tertentu. Secara fundamental, modal kepemilikan pada suatu perusahan terdiri atas 2 sumber, yaitu laba yang dipertahankan dan didapatkan dalam berusaha serta modal yang diinvestasikan pada suatu usaha oleh pemiliknya. Jika terjadi perubahan pada modal-modal tersebut, Anda harus mencatatnya secara rinci dalam laporan perubahan modal.

Jadi, laporan perubahan modal atau ekuitas adalah salah satu jenis laporan keuangan perusahaan mengenai informasi modal atau hal lainnya yang dapat menambah atau mengurangi jumlah modal pada periode tertentu. Dari laporan ini, Anda akan mendapatkan laporan perubahan modal perusahaan secara mendetail dan keseluruhan.

Alasan Terjadinya Perubahan Modal

Modal yang dimiliki oleh setiap perusahaan pasti berubah. Ada beberapa alasan yang membuat modal perusahaan berubah, di antaranya:

  1. Aktiva tetap yang mengalami penurunan dan dibarengi dengan aktiva lancar yang mengalami penambahan.
  2. Pembelian atau penambahan aktiva tetap.
  3. Pemilik perusahaan mengambil barang atau uang untuk kepentingan pribadi.
  4. Pemisahan aktiva lancar atau pembentukan dana untuk tujuan tertentu dalam jangka waktu panjang.
  5. Kerugian yang dialami oleh perusahaan.
  6. Sektor modal mengalami kenaikan, baik tambahan modal investasi pemilik perusahaan atau modal saham yang dikeluarkan maupun modal yang didapatkan dari laba.
  7. Utang jangka panjang yang mengalami penambahan dan dibarengi dengan aktiva lancar yang mengalami penambahan.   

Baca juga: Komponen Laporan Neraca Untuk Menyusun Laporan Keuangan yang Sistematis

Tujuan Laporan Perubahan Modal

Perubahan modal yang terjadi pada suatu perusahaan memang dapat terjadi dan tidak dapat dihindari. Karenanya, membuat laporan perubahan modal atau ekuitas menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh setiap perusahan. Adapun tujuan dari pembuatan laporan perubahan modal adalah sebagai berikut.

  1. Untuk memberikan catatan mengenai perubahan modal kerja suatu perusahaan pada periode tertentu.
  2. Untuk mencatat berbagai kegiatan pembiayaan, dana, dan investasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan pada periode tertentu.

Komponen-Komponen Penting Dalam Laporan Perubahan Modal

Di dalam pembuatan laporan perubahan modal, ada 10 komponen penting yang harus dicatatkan, di antaranya:

  1. Dividen

Dividen menjadi kekayaan yang dapat didistribusikan pada setiap pemegang saham dengan cara menguranginya dari ekuitas yang dimiliki oleh setiap pemegang saham terkait.

  • Laba Dan Rugi Pada Periode Tertentu

Laba dan rugi pada periode tertentu yang ada di dalam laporan laba rugi dan didistribusikan pada para pemegang saham harus dicatatkan dalam laporan perubahan modal atau ekuitas.

  • Modal Awal

Modal awal berasal dari saldo awal periode dalam laporan keuangan pada periode sebelumnya.

  • Pengaruh Koreksi Kesalahan Pada Periode Sebelumnya

Pengaruh koreksi kesalahan pada periode sebelumnya juga menjadi komponen penting yang harus dicatatkan dalam laporan perubahan modal atau ekuitas. Saat menyusun laporan, komponen ini harus dicatat secara terpisah dalam bentuk penyesuaian.

  • Pengaruh Perubahan Kebijakan Akuntansi

Tujuan dari dicatatkannya komponen ini dalam laporan perubahan modal adalah untuk memberikan kembali jumlah ekuitas awal yang ditentukan dalam kebijakan akuntansi perusahaan yang baru.

  • Saldo Akhir

Saldo akhir berasal dari saldo cadangan modal yang dimiliki oleh para pemegang saham pada akhir periode pelaporan perubahan modal.

  • Saldo Yang Diberikan Kembali

Komponen yang satu ini diberikan kembali pada para pemegang saham setelah mengalami penyesuaian dari pengaruh koreksi kesalahan pada periode sebelumnya dan pengaruh perubahan kebijakan akuntansi perusahaan.

  • Perubahan Cadangan Revaluasi

Keuntungan dan kerugian revaluasi yang diakui di luar laporan laba rugi pada periode tertentu, harus dicatatkan dalam laporan perubahan modal.

  • Perubahan Modal Saham

Jika terjadi masalah pada modal saham pada suatu periode, Anda harus mencatatkannya dalam laporan perubahan modal. Tetapi jika terjadi penukaran saham modal, Anda harus menguranginya dari laporan tersebut.

  1. Keuntungan Dan Kerugian Yang Lain

Keuntungan dan kerugian yang lain berasal dari catatan di luar laporan laba rugi yang diakui oleh perusahaan seperti keuntungan dan kerugian akibat pajak biaya masuk dan penerapan nilai tukar. Dengan demikian, keuntungan dan kerugian yang lain ini menjadi salah satu komponen penting dan harus dicatatkan dalam laporan perubahan modal.

Unsur-Unsur Laporan Perubahan Modal

Di dalam pembuatan laporan perubahan modal atau ekuitas, ada beberapa unsur. Adapun unsur-unsur tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Dividen

Dividen adalah pembagian laba perusahaan pada setiap pemegang saham yang besarnya sesuai dengan saham yang dimiliki.

  • Laba Netto

Laba netto (laba bersih) adalah laba perusahaan yang didapat dari usaha pokok atau di luar usaha pokok pada periode tertentu setelah dikurangi dengan pajak penghasilan.

  • Laba Tidak Dibagi

Laba tidak dibagi (retained earnings) adalah laba perusahaan yang tidak akan dibagikan pada pemegang saham di awal periode tertentu sebagai dividen dan dapat digunakan sebagai modal tambahan perusahaan.

  • Laba Tidak Dibagi Per Akhir Periode

Laba tidak dibagi per akhir periode adalah laba perusahaan yang tidak akan di bagian pada pemegang saham di akhir periode.  

Contoh Laporan Perubahan Modal

Laporan Laba Rugi Digital Printing

Periode 31 Desember 2019

Penjualan Bersih  
Harga Pokok Penjualan Rp93.000.000,-
Laba Kotor Rp64.000.000,-
  Rp29.500.000,-
Beban Usaha:Beban Penjualan Rp9.000.000,- 
Beban Adm & UmumRp2.450.000,-Rp11.450.000,-
Laba Usaha Rp18.050.000,-
Pendapatan di Luar Usaha:Pendapatan Bunga  Rp600.000,-
Laba Bersih Sebelum Pajak Rp18.650.000,-
Pajak Penghasilan Rp4.500.000,-
Laba Bersih Setelah Pajak Rp14.150.000,-

Laporan Perubahan Modal Digital Printing

Periode 31 Desember 2019

ModalRp240.000.000,-
Laba Bersih Setelah PajakRp14.150.000,-
 Rp254.150.000,-
PriveRp20.000.000,-
Modal AkhirRp234.150.000,-

Sumber: https://accurate.id/akuntansi/pengertian-komponen-dan-contoh-laporan-perubahan-modal/

Pembuatan laporan perubahan modal atau ekuitas memang sangat penting dilakukan oleh setiap perusahaan. Sebagai bahan pertanggungjawaban dan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Anda sebaiknya mencatat semua hal yang dapat mengubah modal secara jelas, lengkap, dan rinci.

Laporan perubahan modal dapat dibuat dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download