Langkah Bijak Menentukan Kebutuhan Modal Usaha

Aug 30, 2019 | Blog, Keuangan | 0 comments

Langkah Bijak Menentukan Kebutuhan Modal Usaha

Untuk memulai sebuah usaha, salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah modal. Tanpa modal apa pun, mustahil sebuah perusahaan dapat mulai bergerak. Modal usaha memang bukan hanya berbentuk uang atau materi, tetapi juga tenaga atau skill

Besar kebutuhan modal usaha tentu berbeda-beda bergantung pada jenis bisnis yang akan dilakukan. Lalu, apakah ada rumus atau tips untuk menentukan kebutuhan modal usaha yang ideal?

1. Mengenal Jenis Modal Usaha

Langkah pertama dalam menentukan kebutuhan modal usaha adalah mengenal jenis modal usaha. Secara umum, perkiraan modal awal untuk membuka usaha terdiri atas 2 jenis, yaitu capital expenses dan operational expenses.

Capital expenses adalah modal yang dibutuhkan untuk membeli fixed asset (aset tetap) berupa peralatan usaha, kendaraan, dan perlengkapan kerja. Ini adalah aset yang dapat digunakan berkali-kali karena memiliki masa pakai yang lama.

Sementara itu, operational expenses adalah modal yang dibutuhkan untuk operasional usaha, contohnya gaji karyawan, sewa tempat, biaya listrik, dan biaya telepon. Anda perlu menyiapkan anggaran untuk membayar operational expenses secara berkala.

Selain capital expenses dan operational expenses, ada pula jenis modal lain yang harus disediakan, yaitu modal untuk stok. Besarnya disesuaikan dengan target omzet dan jumlah stok yang diperlukan untuk mencapai omzet tersebut.

2. Menghitung Modal Usaha

Setelah mengenal jenis-jenis modal usaha yang perlu disediakan pada awal bisnis, Anda bisa mulai membuat perkiraan jumlah modal yang dibutuhkan. Modal awal adalah capital expenses ditambah dengan operational expenses. Khusus operational expenses, Anda memerlukan anggaran cadangan untuk minimal 3-6 bulan pertama.

Dana cadangan ini sangat penting karena usaha baru biasanya belum meraih keuntungan sesuai target yang diharapkan. Nah, Anda bisa membayar operasional produksi pada 3-6 bulan pertama dengan menggunakan dana cadangan. Apabila bisnis sudah mulai menghasilkan, operational expenses dapat diambil dari keuntungan usaha tersebut.

Langkah menentukan kebutuhan modal usaha dengan cara menghitungnya ini sangat penting sebagai acuan Anda dalam memenuhi kebutuhan pengembangan perusahaan.

3. Bijak Mengelola Modal Usaha

Dalam menentukan kebutuhan modal usaha, Anda juga harus bijak dalam mengelola modal usaha. Modal yang sedikit tidak perlu menjadi halangan untuk memulai sebuah usaha.

Cobalah cari alternatif lain yang masih terjangkau. Lakukan penghematan pada bagian-bagian tertentu apabila memungkinkan. Sebagai contoh, jika Anda ingin membangun bisnis kuliner, tidak perlu memaksakan diri membeli peralatan memasak yang terlalu mahal. Untuk ruangan kerja, carilah tempat yang disewakan dengan harga terjangkau.

Demikian 3 langkah dalam menentukan kebutuhan modal usaha. Strategi ini akan membantu Anda untuk berani memulai usaha meskipun hanya dapat memenuhi kebutuhan modal bisnis seadanya. Untuk selanjutnya, Anda bisa mempercayakan pengelolaan keuangan tersebut pada Finata.

Finata merupakan sebuah platform yang dapat memberikan informasi terkait kegiatan keuangan, membantu Anda mengambil keputusan yang tepat, serta menyediakan informasi untuk pihak luar.

Bahkan Finata juga menyediakan jasa pembuatan laporan keuangan secara lengkap hingga analisisnya. Hal ini membuat Anda lebih fokus lagi dalam mengembangkan bisnis Anda, biar kami yang kelola keuangan bisnis Anda sampe beres dan FULL SUPPORT. Anda juga tak perlu membayar jasa akuntan dan konsultan keuangan bisnis, dan lebih hemat pengeluaran.