Laba Kotor & Laba Bersih: Berikut Pengertian, Cara Menghitung dan Contohnya

by | Apr 27, 2021 | Akuntansi, Laporan Keuangan | 0 comments

laba-kotor-laba-bersih

Laba Kotor

Apa Itu Laba Kotor?

Secara singkat, laba kotor adalah pendapatan yang dihasilkan oleh suatu bisnis setelah dikurangi harga pokok penjualan atau hpp. Artinya pada jenis laba ini, pendapatan tersebut masih belum dikurangi biaya operasional seperti gaji karyawan, pajak, dan lainnya.

Cara dan Contoh Menghitung Laba Kotor

Menghitung laba kotor sangatlah sederhana, kita hanya perlu melakukan mengurangi harga jual produk dengan harga pokok penjualan (HPP) saja. Maka dari itu, dengan memiliki perhitungan HPP yang benar, kita akan dengan mudah menghitung labar kotor ini.

Untuk contoh perhitungan laba kotor akan coba refita ilustrasikan sebagai berikut :

PT. Untung Terus melakukan penjualan dalam satu bulan dengan laporan laba rugi sebagai berikut.

Penjualan Bersih : Rp50.000.000

HPP : Rp20.000.000

Biaya Gaji Karyawan : Rp5.000.000

Biaya Administrasi : Rp5.000.000

Pajak : Rp2.500.000

Cara menghitung laba kotor PT. Untung Terus sesuai dengan kasus diatas adalah

Pendapatan : Rp50.000.000

HPP : Rp20.000.000

Laba Kotor = Pendapatan – HPP

= Rp50.000.000 – Rp20.000.000

= Rp30.000.000

Dengan menggunakan kalkulasi diatas, akan sangat mudah dalam menghitung laba kotornya. Jangan lupa untuk menghitung HPP ya, agar perhitungan laba kotornya bisa dilakukan. Kalau masih belum paham cara membuat HPP bisa dicek disini ya.

Mengapa Harus Menghitung Laba Kotor?

Laba kotor merupakan patokan seberapa efisien suatu perusahaan dalam menggunakan tenaga kerja dan pasokan untuk memproduksi atau menawarkan jasa kepada customer. Laba kotor merupakan hal penting ketika memeriksa profitabilitas kinerja keuangan dalam suatu bisnis.

Selain itu, dengan penghitungan tersebut Anda bisa melihat secara jelas apakah perusahaan Anda telah memberikan keuntungan atau kerugian. Maka dari itu, perlu dilakukan penghitungan untuk mengetahuinya. Jika yang nyata adalah profit, apalagi sudah terpotong dengan pajak, gaji dan biaya suku bunga, berarti itu sudah menjadi laba perusahaan.

Nah sekarang kita masuk ke laba bersih ya..

Laba Bersih

Apa itu Laba Bersih?

Laba bersih adalah pendapatan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan setelah dikurangi biaya gaji karyawan, pajak, dan lainnya. Laba bersih merupakan laba yang dihasilkan secara murni setelah semua biaya yang dibutuhkan terbayarkan.

Cara dan Contoh Menghitung Laba Bersih

Menghitung laba bersih sebetulnya tidak jauh berbeda dengan cara menghitung laba kotor, hanya saja pendapatan laba kotor sebelumnya dikurangi lagi dengan semua beban biaya lain yang tidak dihitung di laba kotor.

Untuk contoh perhitungan laba bersih akan coba refita ilustrasikan menggunakan ilustrasi sebelumnya.

PT. Untung Terus melakukan penjualan dalam satu bulan dengan laporan laba rugi sebagai berikut.

Penjualan Bersih : Rp50.000.000

HPP : Rp20.000.000

Biaya Gaji Karyawan : Rp5.000.000

Biaya Administrasi : Rp5.000.000

Pajak : Rp2.500.000

Cara menghitung laba bersih PT. Untung Terus sesuai dengan kasus diatas adalah

Kategori

Jumlah

Penjualan Bersih

Rp50.000.000

Cell
Cell

HPP

Rp20.000.000

Laba Kotor

Rp30.000.000

Cell
Cell

Biaya Operasional

Cell

Gaji Karyawan

Rp5.000.000

Biaya Administrasi

Rp5.000.000

Pajak

Rp2.500.000

Total Biaya Operasional

Rp12.500.000

Cell
Cell

Laba Bersih

Rp17.500.000

Cell
Cell

Begitulah cara menghitung laba bersih ya.. Mudah bukan?

Untuk mempermudahnya lagi berikut adalah Rumus dari perhitungan laba kotor:

Laba Kotor = Pendapatan – HPP

dan untuk laba bersih:

Laba Bersih = Laba Kotor – Beban

Mengapa Harus Menghitung Laba Bersih?

Laba bersih adalah parameter penting lainnya yang menentukan kesehatan keuangan bisnis Anda. Laba ini akan menunjukkan apakah bisnis dapat menghasilkan lebih dari apa yang dihabiskannya. Anda dapat menggunakan laba bersih Anda untuk membantu Anda memutuskan kapan dan bagaimana cara mengembangkan bisnis Anda dan kapan harus mengurangi pengeluaran Anda.

Menghitung laba kotor dan laba bersih dengan cara lebih mudah

Untuk menghitung laba kotor dan laba bersih sebetulnya sangatlah mudah, tetapi masih ada cara lebih mudah lagi dalam melakukan perhitungan tersebut. Contohnya adalah dengan menggunakan software akuntansi.

Software akuntansi dapat dengan mudah membantu Anda dalam menghitung laporan keuangan sebuah perusahaan. Hanya dengan melakukan penginputan data saja, maka dengan otomatis perhitungan untuk semua laporannya akan dibuat.

Selain itu dengan menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur diagnosis bisnis, secara mudah juga Anda dapat melihat kesehatan keuangan perusahaan Anda. Dengan begitu, Anda dapat mengambil keputusan bisnis dengan tepat.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.