Kenali Posisi Keuangan Perusahaan dan Tindakan yang Harus Dilakukan

by | Aug 29, 2019 | Blog, Keuangan | 0 comments

Posisi keuangan perusahaan (business financial position) merupakan gambaran keadaan keuangan suatu perusahaan. Gambaran ini ditunjukkan oleh nilai kekayaan atau harta dan utang yang dimiliki oleh perusahaan. Bagaimana mengetahui jumlah yang pasti dari kedua aspek tersebut.

Caranya adalah dengan memanfaatkan neraca yang merupakan bagian dari laporan keuangan. Ada beberapa unsur yang wajib terdapat dalam sebuah neraca, yaitu aset (aktiva), liabilitas (utang), dan ekuitas. Aset adalah sumber yang dianggap akan bermanfaat bagi bisnis di kemudian hari.

Di neraca, aset masuk dalam saldo normal debit. Liabilitas adalah utang yang dimiliki pada pihak lain dan harus dilunasi pada masa yang akan datang. Sementara itu, ekuitas adalah tuntutan pemilk terhadap modal di sebuah perusahaan.

1. Mengetahui Posisi Keuangan Perusahaan

Berdasarkan likuiditasnya, neraca dapat dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu aktiva lancar dan aktiva tidak lancar. Aktiva lancar dapat berupa kas (tabungan di bank maupun kas kecil), investasi jangka pendek, piutang usaha, persediaan, dan beban dibayar di muka.

Aktiva lancar diharapkan dapat terjual atau digunakan pada siklus nomal. Sementara itu, aktiva tidak lancar adalah aktiva tetap (tanah dan properti serta mesin dan peralatan), investasi jangka panjang, aktiva tak berwujud (paten, hak cipta, goodwill), dan sebagainya.

Adapun kewajiban yang harus tercantum dalam neraca berupa utang lancar dan utang jangka panjang. Contoh utang lancar antara lain utang gaji, utang bunga, utang usaha, pendapatan diterima di muka, dan sebagainya. Kewajiban ini diharapkan dapat selesai dalam siklus yang normal. Utang jangka panjang dapat berupa wesel bayar, utang hipotek, dan utang obligasi.

2. Tindakan yang Harus Dilakukan

Melalui informasi mengenai aktiva dan utang dalam neraca/laporan posisi keuangan perusahaan, Anda dapat menganalisis kesehatan keuangan perusahaan. Apabila jumlah utang ternyata lebih besar daripada aktiva, berarti perusahaan sedang dalam masa krisis. Oleh karena itu, sangat diperlukan tindakan keuangan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Mengubah aktiva tetap untuk menambah jumlah aktiva lancar. Untuk melakukan ini, terlebih dahulu lakukan analisis mengenai jenis aktiva tetap yang bukan merupakan kebutuhan utama dalam sebuah proses produksi.
  • Menunda pembayaran utang jangka panjang. Ini adalah solusi sementara untuk menambal krisis yang sedang dihadapi. Sebelumnya, ketahui jenis utang jangka panjang yang masih belum jatuh tempo.
  • Melakukan evaluasi dan perubahan strategi guna memperbaiki kondisi secara jangka panjang. Hal ini perlu dilakukan setelah posisi keuangan perusahaan sudah agak stabil.

Nah, supaya laporan keuangan perusahaan yang digunakan lebih akurat, Anda perlu memiliki sistem akuntansi yang efektif. Dalam hal ini, Anda bisa mengandalkan Finata, sebuah software bisnis berbasis web yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Melalui fitur-fitur yang tersedia, Finata akan memberikan dukungan maksimal dalam menentukan posisi keuangan perusahaan saat ini.

Trainings

Saatnya memahami cara membaca dan mengevaluasi laporan keuangan bisnis sesuai dengan standar akuntansi & pajak untuk mendukung kinerja usaha agar terus bertumbuh

scale up bisnis melalui manajemen keuangan

Follow us:

0 Comments

Ikuti Kuliah Intensif Keuangan Bisnis Finata

scale up bisnis melalui manajemen keuangan

DAFTAR SEKARANG