Jenis Jenis Badan Usaha
Jenis Jenis Badan Usaha

Ada banyak Jenis Badan Usaha yang sering kita temui, misalnya CV, PT, Perum atau yang lainnya. Meskipun sudah mengetahui, namun banyak orang yang belum terlalu paham mengenai definisi detail pada masing-masing jenis usaha tersebut. Berikut ini ulasan lengkap mengenai jenis badan usaha yang akan membantu Anda dalam menentukan jenis badan usaha seperti apa yang akan Anda jalankan.  

Jenis Badan Usaha di Indonesia

Badan Usaha Milik Negara (BUMN )

Salah satu Jenis Badan Usaha yang ada di Indonesia yaitu Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Berdasarkan UU RI No. 18 tahun 2003, BUMN merupakan badan usaha yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.

BUMN menjadi jenis badan usaha paling terkenal di masyarakat karena BUMN sering muncul di berita. Modal dari BUMN memang berasal pemerintah, namun karyawan yang bekerja disana disebut karyawan BUMN bukan pegawai negeri. BUMN terbagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  • Perusahaan Jawatan (Perjan)

Perusahaan Jawatan atau lebih sering disebut perjan merupakan bentuk badan usaha yang seluruh modal berasal dari pemerintah. Bentuk BUMN ini fokus untuk memberi pelayanan kepada masyarakat misalnya PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api).

Namun perjan tidak mendapat pemasukan untuk menanggulangi kebutuhan operasional. Sehingga PJKA kini berubah menjadi PT. KAI. Kini tidak ada lagi perusahaan BUMN yang menggunakan model Perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan itu sendiri. Tidak adanya model perjan sendiri sudah diatur dalam UU No. 19 tahun 2003 tentang BUMN.

  • Perusahaan umum (Perum)

Perusahaan umum atau Perum tidak jauh beda dengan Perjan hanya perbedaannya pada orientasi mencari keuntungan. Meskipun orientasi untuk mencari keuntungan, tetap saja Perum selalu rugi, sehingga negara memutuskan untuk menjualnya ke publik dan mengubah menjadi Persero.

  • Perusahaan milik perseorangan (Persero)

Perusahaan Milik Perseorangan atau Persero adalah bentuk badan usaha milik negara yang bertujuan melayani masyarakat sekaligus mencari keuntungan. Modal dari Persero terbagi dalam bentuk saham yang seluruh atau paling sedikit 52% saham dimiliki oleh negara. Selain memperoleh keuntungan, tujuan dari Persero yaitu untuk menyediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya sangat kuat.

Baca juga : Faktor Penyebab Inflasi yang Perlu Dipahami

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Jenis Badan Usaha yang kedua yaitu BUMS yang merupakan singkatan dari Badan Usaha Milik Swasta. BUMS merupakan badan usaha yang seluruh modal berasal dari entitas pribadi atau swasta, baik nasional maupun asing. Usaha-usaha yang diberikan kepada pihak swasta bertugas mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategi. BUMS juga dibagi menjadi beberapa bentuk :

  • Perusahaan perseorangan

Perusahaan perseorangan yaitu badan usaha yang kegiatan usaha, modal dan manajemen ditangani oleh satu orang saja. Satu orang tersebut sebagai direktur atau manajer dari perusahaannya yang ia dirikan. Sehingga ia mempunyai tanggung jawab tidak terbatas dimana keuntungan dan kerugian ditanggung sendiri.

Beberapa kekurangan dari perusahaan perseorangan yaitu kemampuan perusahaan terbatas karena ia mendirikannya sendiri sehingga modal relatif kecil. Memilih perusahaan perseorangan juga membuat tenaga kerja dan manajemen perusahaan terbatas.

Sedangkan kelebihan dari perusahaan perseorangan yaitu usaha mudah dimulai dan biaya yang dikeluarkan pun relatif kecil. Selain itu, memilih jenis badan usaha ini akan memudahkan pemilik dalam mengelola perusahaan lebih bebas dan leluasa.  

  • Firma

Firma merupakan badan usaha milik swasta yang didirikan oleh dua orang atau lebih dimana setiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaannya. Modal firma berasal dari anggota pendiri firma itu  sendiri. Keuntungan dari Firma pun akan dibagikan kepada anggota dengan sesuai dengan perjanjian ketika mendirikannya.

Kekurangan dari firma yaitu mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas jika ada resiko. Firma dapat mengancam kelangsungan hidup perusahaan jika salah satu pendiri mengundurkan diri atau meninggal dunia. Kekurangan lain memilih Firma yaitu peralihan pemimpin sulit karena setiap anggota tentu memiliki pandangannya masing-masing.  

Meskipun memiliki beberapa kekurangan, Firma juga memiliki banyak kelebihan seperti perusahaan yang mudah berkembang dan. Mendirikan Firma pun tidak terlalu sulit karena hanya memerlukan kesepakatan seluruh pihak yang akan mendirikannya saja. Selain itu, Firma juga tidak membutuhkan akta formal dan hanya membutuhkan akta dibawah tanda tangan saja.

Baca juga : Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan yang Wajib Diketahui

  • Persekutuan Terbatas

Persekutuan Terbatas atau lebih sering dikenal PT menjadi jenis badan usaha swasta yang paling banyak diminati oleh pengusaha. Salah satu kelebihan memilih badan usaha PT yaitu pergerakannya bebas dan mudah untuk dimiliki. Tanggung jawab PT pun sangat terbatas terbatas yaitu hanya pada modal yang disetorkan saja. Kemudahan berkembang dari PT membuat banyak pengusaha yang memilih jenis badan usaha yang satu ini.

  • Persekutuan komanditer (CV)

Persekutuan Komanditer sebenarnya berasal dari kata Commanditaire Vennootschap (CV). Kata CV tersebut berasal dari Belanda dimana badan usaha swasta ini berdiri atas rasa saling percaya. Selain PT, CV juga banyak dipilih oleh pengusaha yang memiliki usaha namun modalnya minim

Berdasarkan tanggung jawab, CV dibagi menjadi dua yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif adalah anggota CV yang menjalankan perusahaan sehingga bertanggung jawab penuh atas utang-utang perusahaan. Sedangkan sekutu pasif adalah anggota yang hanya menanamkan modal saja dimana ia tidak ikut campur  dalam urusan operasionalnya. Kelebihan dari CV yaitu risiko terbagi-bagi pada setiap anggota dan proses pendirian badan usaha tergolong mudah. Sedangkan kelemahan dari CV yaitu terjadinya sengketa atau konflik antar anggota cukup besar dan modal yang sudah masuk akan  sulit untuk ditarik kembali.

Koperasi

Jenis Badan Usaha  yang terakhir yaitu koperasi dimana badan usaha yang memiliki ketentuan berbeda. Koperasi adalah badan usaha yang beranggota beberapa orang atau badan hukum koperasi yang menjunjung tinggi asas kekeluargaan. Kegiatan usaha dari koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan yang sesuai dengan prinsip koperasi.

Tujuan berdirinya koperasi yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Ciri-ciri dari koperasi yaitu terdiri dari perkumpulan orang-orang dimana mereka tergabung secara sukarela dan terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai. Ciri lain yaitu terdapat kontribusi yang adil dan setiap anggota koperasi menerima manfaat dan resiko secara seimbang.

Kelola Keuangan Usaha dengan Finata

Software Bisnis yang dapat Anda andalkan yaitu Finata yang merupakan software keuangan yang akan membantu menstabilkan keuangan usaha Anda. Ada banyak fitur menarik dari Finata yang akan membantu Anda menyelesaikan berbagai hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan. Seperti master data, transaksi bisnis, berbagai macam laporang keuangan dan masih banyak lagi. Jenis Badan Usaha yang Anda jalankan akan lebih mudah mencapai tujuan dengan bantuan Finata. Berbagai laporan berhubungan dengan keuangan dapat dilihat dan dicetak secara langsung tanpa perlu membuat secara manual. Disana juga terdapat fitur reminder sebagai pengingat hutang piutang yang akan memastikan bahwa arus kas bisnis sehat dan teratur.