Ekonomi Syariah: Pengertian, Prinsip, dan Tujuannya

by | Apr 6, 2021 | Bisnis | 0 comments

ekonomi-syariah

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbanyak di dunia, saat ini Indonesia sedang giat-giatnya menegakkan keberadaan ekonomi syariah. Hal ini sudah terlihat sangat jelas dengan munculnya keberadaan perusahaan-perusahaan swasta dan juga BUMN yang menerapkan sistem syariah seperti bank BRI syariah, BNI syariah, Mandiri Syariah dan lain sebagainya.

Namun beberapa orang pasti masih belum mengetahui dengan jelas, sebenarnya apa itu ekonomi syariah?

Nah akan refita bahas disini ya….

Apa itu Ekonomi Syariah?

Ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang menerapkan nilai-nilai Islam yang berlandaskan pada Al-Quran dan Hadist.

Ada beberapa pendapat dari para ahli mengenai ekonomi syariah, contohnya :

1. Ilmu Ekonomi Islam (2019)

Dilansir dari buku pengantar ilmu Ekonomi Islam (2019) karya Jaharuddin dan Bambang Strisno, ekonomi syariah adalah kegiatan ekonomi yang menerapkan nilai-nilai Al-Quran dan hadist, baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Monzer Kahf

Menurut Monzer Kahf, ekonomi syariah adalah bagian dari ilmu ekonomi yang bersifat interdisipliner atau tidak dapat berdiri sendiri dan perlu penguasaan baik terhadap ilmu pendukungnya.

3. M.A Mannan

Sedangkan menurut M.A Mannan, ekonomi syariah adalah ilmu yang mempelajari masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai Islam.

 

baca juga : Bisnis Syariah: Pengertian dan ciri-cirinya

Prinsip Ekonomi Syariah

Prinsip dari ekonomi syariah agak berbeda dari prinsip ekonomi yang lainnya, dikarenakan sistem ekonomi syariah menjunjung tinggi nilai-nilai Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadist. Beberapa jenis prinsipnya adalah berikut :

  • Sumber daya dipandang sebagai amanah yang diberikan Allah kepada manusia. Artinya manusia harus bertanggung jawab atas sumber daya yang diberikan agar bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Pemanfaatan sumber daya ini akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
  • Menjamin kepemilikan masyarakat dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan orang banyak.
  • Ekonomi syariah menolak suatu akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang. Dimana setiap orang harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produk nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Menjamin kebebasan setiap individu namun tetap tidak boleh melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
  • Kekayaan yang telah memenuhi batas atau nisab wajib dibayarkan zakatnya. Zakat merupakan cara mendistribusi kekayaan seseorang yang akan ditujukan kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan.
  • Ekonomi syariah melarang keras segala macam bentuk riba.

Tujuan Ekonomi Syariah

  • Kebebasan bagi setiap individu.
  • Kesejahteraan ekonomi dalam kerangka norma moral islam.
  • Persaudaraan dan keadilan universal.
  • Distribusi pendapatan dan kekayaan yang merata.

Karakteristik Ekonomi Syariah

Jika dibandingkan dengan ekonomi konvensional, ekonomi syariah memiliki karakteristiknya sendiri. Diantaranya yaitu menegakan prinsip ekonomi berdasarkan Al-Quran dan Hadist dimana prinsip ekonomi ini menekankan bahwa segala bentuk materi bersumber dari Allah SWT.

Ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang dijalankan dengan menyeimbangkan dua aspek baik dunia dan juga akhirat.

Selain itu ekonomi syariah merupakan ekonomi yang adil karena memperlihatkan nilai keadilan bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Segala macam jenis ekonomi baik itu konvensional maupun syariah tetap membutuhkan sistem akuntansi yang baik. Laporan keuangan juga merupakan hal yang sangat penting untuk membuat ekonomi tetap berjalan dengan baik. Dengan adanya sistem akuntansi dan laporan keuangan yang baik diharapkan segala bisnis dalam ekonomi tersebut tetap sehat dan terus berguna bagi kepentingan banyak orang.

Membuat laporan keuangan merupakan hal yang sulit bagi kebanyakan orang. Kesalahan dalam membuat dan membaca laporan keuangan dapat berakibat fatal bagi bisnis yang sedang dijalani. Karena itu Finata hadir untuk mempermudah kita dalam membuat dan membaca laporan keuangan tersebut.

Dengan fitur diagnosis bisnis yang dimiliki oleh Finata, pemilik usaha akan mendapatkan notifikasi mengenai kesehatan usaha. Notifikasi inilah yang akan menjadi patokan yang akan membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan untuk usahanya.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan.
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday