Pengertian dan Jenis-jenis Dividen

by | Oct 9, 2020 | Bisnis, Keuangan | 0 comments

Secara garis besar dividen adalah keuntungan yang dibagikan perusahaan kepada pemilik saham atau investor. Sederhananya, bila suatu perusahaan tempat Anda menanam saham untung, maka Anda turut kebagian jatah untungnya. Sebaliknya, bila perusahaan merugi, maka Anda pun terkena imbasnya.

Berinvestasi dalam bentuk saham tampaknya menjadi salah satu pilihan masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke atas. Walau risikonya besar, namun tak dapat ditepis bahwa potensi keuntungan yang dihasilkan oleh saham lebih menggiurkan daripada produk investasi lain seperti deposito, obligasi, reksadana, properti (tanah/rumah), emas, dan forex. High return sudah pasti high risk pula. Karena itu sebelum Anda terjun ke dunia saham, pahami dulu aturan main yang berlaku di dalamnya. Semisal, apa itu dividen, apa saja jenis-jenisnya, dan sebagainya.

Pemilik saham bisa terdiri lebih dari satu orang dengan nilai besaran saham yang berbeda-beda. Atas alasan tersebut, pembagian nilai dividen juga tidak bisa seragam. Semakin banyak saham yang dipunyai investor, semakin banyak dividen yang diperolehnya. Secara terperinci dividen terbagi atas beberapa jenis, yakni:

Dividen Tunai

artikel dividen adalah - finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Dividen adalah keuntungan yang dibagikan kepada pemilik saham, namun khusus untuk jenis dividen yang satu ini keuntungan diberikan dalam bentuk uang tunai. Biasanya perusahaan membayarkan dividen sebanyak 2 hingga 4 kali dalam setahun. Setiap dividen yang diterima investor pastinya bakal dipotong sekian persen sebagai beban pajak dari pemerintah.  

Baca juga: 5 Klasifikasi, Pengertian, dan Contoh Analisis Rasio Likuiditas

Dividen Properti

Ada juga dividen yang dinamakan dividen properti. Dividen properti merupakan keuntungan yang dibayarkan perusahaan kepada pemilik saham dalam bentuk aset atau kebendaan. Bisa berupa sebidang tanah, rumah, ruko, dan sebagainya. Pembagian dividen dalam bentuk kebendaan biasanya dilakukan perusahaan manakala perusahaan mengalami kekurangan kas. Bagaimanapun dividen adalah cara perusahaan memuaskan investor yang telah bersedia berinvestasi.

Jadi selama masih ada aset yang dapat diberikan sebagai bentuk balasan, maka perusahaan akan menjadikan aset tersebut sebagai hak pemilik saham atau investor. Cara ini dibenarkan, namun kerap mendapat penolakan dari pemilik saham dikarenakan hitungannya cukup rumit. Boleh jadi menguntungkan pemilik saham, bisa pula sebaliknya.

Dividen Saham

Lain lagi dari dua jenis dividen sebelumnya. Khusus dividen saham, bentuk keuntungan yang dibagikan perusahaan kepada investor ialah berupa saham. Dengan begitu saham investor bertambah. Model pembagian saham seperti ini mirip seperti stock split. Pembagian dividen, seperti yang di bahas di sini, baik dividen tunai atupun dividen saham akan mengurangi jumlah laba ditahan perusahaan.

Dividen Interim

Dividen adalah perolehan laba atau keuntungan yang diterima konsumen dari perusahaan tempat mereka menanamkan saham. Jadwal pembagian keuntungan ini sangat beragam. Ada perusahaan yang membagikannya secara utuh setiap satu tahun sekali, bertepatan setelah perusahaan menyelesaikan laporan keungan tahunan. Ada juga yang membagikannya dengan cara bertahap atau sebelum laporan keungan perusahaan dilakukan. Inilah yang disebut dengan dividen interim. Walaupun bertahap, pada akhirnya investor akan tetap menerima haknya secara keseluruhan.

Dividen Script

Dividen script seringkali dianggap sebagai tanda-tanda awal kemunduran dari suatu perusahaan. Sebab, dalam pemberian dividen oleh perusahaan bukan lagi dalam bentuk uang tunai, properti, atau penambahan saham, melainkan surat utang. Surat utang dapat diartikan sebagai penangguhan pembayaran namun tetap disertai bunga. Perusahaan mungkin saja masih mendapatkan laba, hanya saja laba yang tersedia tidak bisa langsung dibagikan karena akan digunakan untuk membayar utang-utang lain atau dalam rangka pengembangan. Selain sebagai cara memuaskan investor, di samping itu juga dividen adalah bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada seluruh investor-investornya.

Baca juga: 3 Tahapan Siklus Akuntansi Pencatatan Keuangan Perusahaan

Dividen Likuidasi

Nah, inilah hal yang pastinya ditakutkan oleh pemilik saham. Investasi dalam bentuk saham memang menggiurkan, namun tidak menutup kemungkinan investor akan gigit jari ketika perusahaan mengalami pailit. Saat perusahaan pailit atau bangkrut, akan sulit bagi perusahaan membagikan dividen kepada investor-investornya. Solusi pertama adalah dengan cara membagikan modal perusahaan. Tapi tentu saja jumlahnya jauh dari harapan karena kas perusahaan dalam kondisi sangat tidak memungkinkan untuk membayar sepenuhnya. Biasanya, ketentuan seperti ini sudah tertuang dalam perjanjian tertulis yang telah disepakati kedua belah pihak. Jadi pihak investor tidak bisa menuntut lebih.

Begitulah gambaran mengenai dividen. Walau dividen adalah keuntungan, akan tetapi dalam berbisnis risiko merugi akan tetap selalu ada. Pelajari dahulu seluk beluk berinvestasi saham sembari menguatkan mental sebelum mengikuti investasi seperti ini. Good luck!

Laporan keuangan dengan dividen dapat dibuat di aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download