Dasar Akuntansi Yang Wajib Diketahui

by | Sep 14, 2020 | Laporan Keuangan, Akuntansi, Featured | 0 comments

Dasar akuntansi wajib untuk dipahami bagi Anda yang belum paham mengenai akuntansi. Akuntansi merupakan suatu ilmu yang dapat digunakan dalam segala bidang pekerjaan.

Secara umum, ilmu akuntansi berkaitan dengan pengukuran, memberi penjelasan, dan memberi kepastian mengenai segala informasi keuangan yang nantinya akan diberikan ke pihak terkait. Pihak yang menerima selanjutnya dapat berupa pribadi, investor dan pemilik usaha. Dengan memahami dasar akuntansi, sebuah perusahaan akan mengetahui kondisi keuangan dan dapat menentukan tujuan maupun langkah perusahaan ke depannya. Sehingga, perusahaan akan lebih cermat dalam mengatur keuangannya.

Apa Itu Akuntansi?

Akuntansi adalah ilmu yang melalui proses mencatat data, mengklarifikasi data, meringkas data, mengolah data dan menyajikan data tersebut. Atau dapat diartikan sebagai segala transaksi yang berhubungan dengan uang. Tujuannya, agar mempermudah orang maupun pihak perusahaan, mengambil keputusan dan menentukan langkah selanjutnya, untuk kepentingan pekerjaanya.

Sebelum mengenal lebih jauh, sebaiknya Anda paham mengenai akun. Karena akun merupakan komponen yang paling penting dalam akuntansi. Pengertian akun adalah sebuah format untuk menulis atau mencatat suatu transaksi keuangan. Transaksi yang dimaksud dapat merubah nominal komposisi harta, modal perusahaan maupun kewajiban perusahaan. Hal tersebut telah masuk dalam dasar akuntansi yang harus dipelajari karena dasar akuntansi adalah paham mengenai apa itu akun.

Fungsi Akuntansi

Akuntansi, lebih mudahnya supaya dipahami oleh orang banyak, berarti media yang digunakan perusahaan untuk menyampaikan informasi berupa data keuangan yang bertujuan untuk mengambil keputusan. Selain itu, akuntansi dapat dijadikan dasar untuk menghitung pajak perusahaan dan mengatur kebijakan mengenai manajemen perusahaan. Dengan akuntansi, perusahaan dapat mengetahui informasi mengenai laba atau rugi yang dialami perusahaan, dalam satu periode akuntansi. Untuk itu sangat penting memahami dasar akuntansi ini agar memperoleh manfaat yang maksimal dari akuntansi.

Baca juga: 3 Tahapan Siklus Akuntansi Pencatatan Keuangan Perusahaan

Aktivitas Wajib Yang Dilakukan Pada Akuntansi

Dalam belajar akuntansi, seseorang harus belajar terlebih dulu mengenai dasar akuntansi. Jika anak judul sebelumnya sudah membahas mengenai pengertian dan fungsi, maka anak judul kali ini akan membahas aktivitas wajib yang harus dilakukan dalam akuntansi. Di dalam akuntansi, ada tiga aktivitas yang wajib dilakukan, untuk membuat laporan akuntansi sebuah perusahaan.

Aktivitas pertama yaitu identifikasi. Segala transaksi dan arus keuangan yang dilakukan, harus diidentifikasi terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk menghasilkan data yang komprehensif, atau dapat mengukur tingkat kinerja dan keberhasilan suatu perusahaan dalam periode akuntansi. Identifikasi ini sangat penting, agar tidak salah memasukkan data, yang berakhir pada pengambilan keputusan yang salah.

Aktivitas wajib berikutnya adalah pencatatan. Setelah mengidentifikasi transaksi dan arus keuangan,  maka dilakukan pencatatan ke dalam sebuah format. Format yang dimaksud adalah laporan keuangan. Sehingga transaksi yang sudah diidentifikasi selanjutnya dicatat ke dalam laporan keuangan. Aktivitas wajib yang terakhir adalah komunikasi. Setelah transaksi tercatat dalam laporan keuangan, maka komunikasikan hasil laporan tersebut kepada pihak yang membutuhkan. Seperti pihak yang berasal dari perusahaan itu sendiri, maupun dari luar perusahaan.

Dasar Akuntansi Yang Harus Diketahui

Apakah Anda ingin sebagai seorang akuntan yang profesional? Jika jawabannya iya, maka Anda harus memahami akuntansi, dimulai dari dasar, hingga sudah tidak perlu membuka catatan pribadi. Dasar yang merupakan pedoman untuk mempelajari akuntansi adalah mengenai persamaan akuntansi, pembuatan jurnal, posting ke buku besar, membuat neraca, dan seluruhnya harus disajikan.

Persamaan dasar akuntansi adalah suatu hubungan yang melibatkan harta perusahaan, utang perusahaan dan modal yang dimiliki. Mengapa harus mengerti tentang persamaan dasar? Karena persamaan ini merupakan pedoman dalam pembuatan laporan keuangan. Setiap transaksi yang dilakukan, harus dicatat dalam dua aspek, yaitu kiri dan kanan. Aspek kiri berarti aspek aktiva dan aspek kanan berarti pasiva. Persamaan dasar dapat dilihat pada bagan dibawah ini.

Dalam persamaan tersebut, masing-masing memiliki akun yang digunakan untuk menentukan apakah akun tersebut masuk dalam aset, kewajiban atau modal. Untuk menandakan sebuah akun, maka ada aturan mengenai penomoran dan penamaan pada akun. Biasanya, setelah nama akun akan diikuti nomor akun dan saldo normalnya. Pengertian saldo normal adalah saldo yang menentukan akun berada pada kredit atau debit.

Nama Akun Aset Utang Modal Pendapatan Biaya atau beban
Nomor Awalan Akun 1 2 3 4 5
Saldo Normal Debit Kredit Kredit Kredit Debit

Aturan penomoran pada akun yaitu dimulai dari aset, memiliki nomor 100 sampai 199. Utang memiliki aturan nomor dimulai dari 200 sampai 299. Modal memulai penomoran akunya pada 300 sampai 399. Akun pendapatan memiliki nomor yang dimulai dari 400 sampai 499. Sedangkan akun biaya atau beban, memiliki nomor akun yang dimulai dari 500 sampai 599.

Dalam pembuatan laporan akuntansi, harus memahami siklus akuntansi terlebih dahulu. Siklus akuntansi adalah langkah-langkah yang harus dilewati untuk menghasilkan data akuntansi yang akurat dan sistematis. Siklus akuntansi terdiri dari 3 langkah yang wajib Anda pahami. Karena hal tersebut merupakan hal yang penting untuk mengetahui dasar akuntansi.

Pada tahapan pertama, yaitu melakukan pencatatan dan penggolongan akun. Seperti yang sudah dijelaskan pada anak judul sebelumnya, karena hal ini sebagai dasar untuk menyusun laporan. Tahapan kedua meliputi pembuatan ikhtisar laporan keuangan. Pada proses ini, akuntan mulai menyusun laporan berdasarkan akun yang sudah dicatat dan dikelompokkan. Tahapan terakhir yaitu penyajian laporan keuangan kepada pihak yang membutuhkan.

Baca juga: Aset dalam Akuntansi : Pengertian, Jenis dan Siklus Hidup

Risiko Jika Perusahaan Tidak Menerapkan Akuntansi Dengan Baik

Secara umum, akuntansi dapat menggambarkan kondisi keuangan perusahaan dalam suatu periode akuntansi. Namun apa yang memungkinkan, jika sebuah perusahaan tidak menerapkan akuntansi dengan baik atau tidak memahami dasar akuntansi? Simak penjelasan mengenai risiko perusahaan tidak menerapkan akuntansi dengan baik.

Risiko pertama adalah perusahaan tidak mengetahui untung atau rugi selama periode tertentu. Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya perusahaan harus membuat catatan keuangan yang baik dan sistematis serta akurat. Risiko selanjutnya adalah usaha atau bisnis Anda sulit untuk berkembang. Tanpa mengetahui kondisi keuangan dan segala transaksi dari perusahaan, tentu tidak akan ada evaluasi untuk memajukan usaha.

Terjadinya penyelewengan laporan keuangan, adalah risiko yang paling besar. Padahal, sebuah perusahaan membutuhkan catatan keuangan yang lengkap untuk dapat memajukan bisnis yang dijalankan. Hal tersebut memungkinkan penyelewengan catatan keuangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang akan menyebabkan kerugian pada perusahaan Anda.

Selain itu, bagi perusahaan yang tidak memiliki catatan keuangan yang baik, maka tidak akan mengetahui aset yang dimiliki perusahaan. Untuk mengetahui aset perusahaan, maka perusahaan sendiri yang harus membuat catatan laporan dengan jelas. Dengan mengetahui aset yang dimiliki, perusahaan akan terbantu dalam hal investasi dan pengoptimalan aset. Akibatnya akan berujung pada kerugian oleh perusahaan.

Itulah beberapa dasar akuntansi yang wajib Anda pahami, sebelum belajar lebih jauh. Untuk mempelajari ilmu akuntansi tidaklah susah. Semua akan terlewati jika Anda memiliki tekad untuk bisa memajukan usaha Anda. Apalagi sekarang sudah banyak bermunculan aplikasi yang dapat membantu Anda dalam membuat laporan keuangan usaha Anda. Semoga penjelasan tersebut dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Pembuatan laporan sesuai standar dan dasar akuntansi dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Baca juga: Perbedaan Keuangan dan Akuntansi yang Wajib Diketahui

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download