14 Cara Meningkatkan Skill Karyawan yang Paling Efektif
Cara Meningkatkan Skill Karyawan
Cara Meningkatkan Skill Karyawan
Cara Meningkatkan Skill Karyawan

Cara Meningkatkan Skill Karyawan harus dipelajari dan dikuasai oleh para pemimpin atau leader agar kinerja karyawan dapat maksimal. Tenaga kerja yang dimiliki akan terus berjuang untuk mempertahankan posisinya. Oleh karena itu, agar perusahaan tidak melakukan rekrutmen berulang-ulang yang hanya mengeluarkan biaya, maka wajib menguasai cara meningkatkan skill karyawan.

Beberapa Cara Meningkatkan Skill Karyawan

Memotivasi SDM

Perubahan dan perkembangan tidak akan terjadi tanpa adanya kesadaran dari masing-masing pihak. Oleh karena itu, hal pertama yang harus dilakukan yaitu memberikan motivasi pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Motivasi yang jelas harus diberikan yaitu perusahaan harus tetap eksis mengikuti perkembangan zaman.

Selain motivasi didapat dari kemampuan baru, motivasi juga dapat timbul dari pengetahuan bahwa di pasar SDM. Ada banyak SDM baru yang memiliki kualitas tinggi atau bahkan lebih bagus. Karyawan yang mengetahui bahwa dirinya bisa saja terancam tentu mau tidak mau akan melakukan pengembangan diri. Meskipun hal tersebut bukan merupakan sebuah ancaman, namun pada kenyataannya karyawan harus memahami sebagai dorongan motivasi.

Menyesuaikan Pekerjaan Sesuai Kemampuan dan Minat

Karyawan akan bekerja kurang produktif ketika dirinya menerima tugas untuk mengerjakan hal yang tidak sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Oleh karena itu, perusahaan harus pintar dalam memilih dan menentukan posisi karyawan sesuai dengan kemampuan dan ketertarikannya. Ketika karyawan mendapatkan tugas sesuai minat dan kemampuan, maka pekerjaannya pun akan lebih efektif.

Tujuan dan Target Perusahaan yang Jelas

Suatu perusahaan maupun usaha harus memiliki target yang jelas untuk dituju dalam operasional pada periode tertentu. Target ditetapkan atas perhitungan dan pertimbangan berdasarkan kondisi pasar maupun kemampuan SDM yang dimiliki. Untuk memenuhi target yang ditetapkan, maka karyawan harus lembur dalam jumlah tertentu.

Agar karyawan nyaman dan merasa lebih ringan mengenai pekerjaannya, maka perusahaan harus dapat menerjemah target untuk dicerna oleh setiap karyawan. Ketidakjelasan target pada bagian level karyawan menjadi salah satu faktor utama produktivitas karyawan menurun.

Program Pelatihan

Memberikan  program pelatihan untuk para karyawan akan membantu meningkatkan skill karyawan. Program pelatihan akan disusun oleh bagian HR dan harus tepat sasaran serta sesuai dengan data yang valid. Perpedoman pada data yang valid akan mampu menghasilkan output yang optimal.

Baca juga : Peran Project Manager Yang Perlu Anda Ketahui

Bagian HR menganalisa pengembangan sektor apa saja yang diperlukan. Analisa akan merujuk pada rekaman kinerja seluruh karyawan. Program pelatihan yang diberikan akan dapat meningkatkan skill karyawan sesuai apa yang dibutuhkan perusahaan.

Cross-training

Selain dapat perusahaan melakukan program pelatihan atau training, perusahaan juga bisa mengadakan cross-training. Dengan melakukan cross-training ini perusahaan tidak membutuhkan biaya sama sekali. Mereka perlu mengizinkan karyawan untuk bertukar pikiran dan mengajari satu dengan yang lain. Sehingga ketika ada karyawan pada bagian tersebut sedang berhalangan hadir, pekerjaan bisa di handle oleh karyawan lainnya.

Menyediakan Fasilitas yang Mendukung

Memberikan training dan cross training tetapi fasilitas minim tetap tidak efektif. Perusahaan harus mengimbangi pekerjaan karyawannya dengan memberikan fasilitas yang mendukung. Dengan fasilitas yang mendukung maka produktivitas karyawan pun akan meningkat. Koneksi internet yang lambat atau komputer yang sering error tentu akan mempersulit karyawan untuk bekerja lebih produktif.

Job Enrichment

Meningkatkan skill karyawan juga dapat dilakukan dengan memberikan job enrichment. Job Enrichment merupakan penambahan tugas dan tanggung jawab di posisi yang sama. Misalnya dengan mengisi jabatan baru yang sebelumnya tidak ada, mendapatkan tprojek khusus, menggantikan atasan yang sedang cuti dan lain-lain.

Studi Banding

Studi Banding atau Benchmark menjadi salah satu langkah untuk mengevaluasi dan membandingkan sesuatu dengan standar. Langkah ini akan membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan skill karyawannya. Studi banding pun tidak selalu berkaitan dengan peralatan dari perusahaan lain, tetapi juga apapun yang menyangkut kepentingan perusahaan. Misalnya prosedur kerja baku, keselamatan kerja, situasi kerja, perjanjian kerja antara perusahaan dengan karyawan dan lain-lain.

Memberikan Apresiasi

Siapapun yang diberikan apresiasi dari seseorang atau lembaga tentu akan merasa senang, termasuk juga para karyawan yang telah bekerja keras.  Karyawan yang senang diberikan effort atau apresiasi tentu akan bekerja menjadi lebih baik lagi. Apresiasi salah satu langkah sebuah perusahaan mengucapkan terimakasih pada karyawannya.

Apresiasi yang diberikan pun beraneka ragam, tidak selalu dalam bentuk uang. Misalnya hadiah kecil yang ikonik, tiket liburang, promosi jabatan, insentif tambahan dan lain-lain. Apresiasi sengaja dilakukan agar kondisi psikis karyawan tetap dalam keadaan baik.

Baca juga : Manfaat Program Manajemen Kinerja Bersama Finata

 Insentif

Memberikan insentif menjadi salah satu langkah ampuh untuk mendorong karyawan agar lebih bekerja secara efektif dan produktif. Pemberian insentif tidak selalu berupa kenaikan gaji karena dan jenis insentif lain yang tidak kalah menarik. Misalnya perusahaan dapat memberikan hari libur tambahan, kupon makan gratis, kupon taksi gratis, mengurangi jumlah hari sakit, biaya asuransi dan lain-lain.

Merayakan Keberhasilan Karyawan

Tidak peduli seberapa besar pencapaian yang diraih oleh karyawan, Anda harus bisa memberikan apresiasi yaitu dengan merayakan keberhasilannya. Merayakan keberhasilan mampu membantu meningkatkan kepercayaan diri dan semangat karyawan untuk bekerja. Karyawan yang belum meraih target sesuai yang diinginkan perusahaan pun juga akan terdorong dan lebih semangat dalam bekerja.

Uji Kompetensi

Uji kompetensi juga bisa menjadi langkah untuk mengembangkan dan meningkatkan kinerja karyawan. Perusahaan dapat melakukan uji dengan pihak perusahaan sendiri maupun menggunakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah di akreditasi. Uji kompetensi internal seperti program tahunan yang dijalankan.

Melakukan Pengawasan

Perusahaan atau pimpinan perlu melakukan pengawasan guna meningkatkan produktivitas karyawan. Pengawasan berupa pengawasan langsung dan sistem pengendalian manajemen. Langkah ini dilakukan agar karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya segera diketahui dan dipantau. Sehingga ketika ada kesalahan dan penyimpangan dari tujuan yang ditentukan akan segera dapat diperbaiki.

Melakukan Evaluasi Kinerja Secara Berkala

Perusahaan juga perlu mengontrol kinerja karyawan dalam periode yang ditentukan. Selain mengontrol, pemimpin juga harus melakukan evaluasi secara berkala sehingga semangat karyawan akan terus ada. Mereka akan berusaha memperbaiki dan meningkatkan pekerjaannya untuk mempertahankan posisi yang mereka dapatkan.

Beberapa Cara Meningkatkan Skill Karyawan tersebut sebaiknya diterapkan pada perusahaan yang sedang Anda jalankan. Dengan memperoleh skill karyawan yang maksimal, maka produktivitas kinerja pun akan meningkat juga. Namun Anda tidak boleh melewatkan mengontrol dan memantau keuangan perusahaan yang dikelola. Pengontrolan dan pemantauan keuangan kini jauh lebih mudah dengan hadirnya Software Bisnis Finata.

Finata hadir menawarkan berbagai fitur menarik didalamnya seperti master data, laporan lengkap, transaksi bisnis, diagnosis bisnis, administrasi dan reminder. Diagnosis bisnis sebagai langkah dasar perbaikan sehingga profit atau keuntungan dari bisnis yang dijalankan pun akan terus berkembang. Fitur yang satu ini memudahkan perusahaan dalam memantau kinerja karyawannya.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

software analisa keuangan bisnis