Cara Membuat Dan Contoh Pembukuan Sederhana

by | Sep 2, 2020 | Laporan Keuangan, Akuntansi | 0 comments

Mengetahui cara membuat dan contoh pembukuan sederhana sangat diperlukan dalam dunia usaha, mulai dari skala kecil hingga skala besar, karena sangat berpengaruh pada perkembangan usaha yang dijalankan. Bentuk dari pembukuan ini beragam, mulai dari pembukuan yang sederhana hingga pembukuan yang rumit. Meskipun demikian, dengan contoh pembukuan sederhana, Anda tetap dapat memantau kondisi keuangan usaha yang dijalankan.

Pengertian Dan Metode Pembukuan

Menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 Pasal 28, pembukuan memiliki arti suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugi untuk periode tahun pajak tersebut.

Di dalam pembukuan, ada 2 metode yang digunakan. Pertama, sistem pembukuan masukan tunggal yang lebih cocok digunakan pada perusahaan berskala kecil yang memiliki tingkat transaksi rendah dengan mencatat pembukuan primer, seperti buku kas.

Kedua, sistem pembukuan berpasangan yang lebih cocok digunakan pada perusahaan berskala besar dengan tingkat transaksi yang tinggi dan kompleks. Jika menggunakan metode ini, Anda harus membuat 2 entri transaksi, yaitu debit yang dibuat ke dalam satu akun dan kredit yang dibuat ke dalam akun lainnya.

Pentingnya Dan Manfaat Membuat Pembukuan

contoh pembukuan sederhana dan manfaatnya - Finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Untuk memantau keuangan perusahaan, Anda membutuhkan pembukuan. Jika usaha yang dijalankan masih tergolong skala kecil, Anda dapat membuat pembukuan yang sederhana. Adapun manfaat dari pembukuan adalah sebagai berikut.

  1. Untuk Acuan Membuat Keputusan

Pembukuan yang teratur, lengkap, rapi, dan terperinci akan menjadi bahan analisis kinerja usaha yang Anda jalankan sehingga hasilnya dapat digunakan untuk acuan dalam mengembangkan usaha dan membuat keputusan yang baik.

Baca juga: Manfaat dan Tujuan Manajemen Keuangan yang Perlu Diketahui

  • Untuk Acuan Menghitung Dan Melaporkan Pajak

Setiap perusahaan wajib melaporkan pajak yang besarnya berdasarkan pembukuan keuangan selama setahun. Agar proses perhitungan dan pelaporan pajak berjalan lancar, Anda harus mencatat setiap transaksi yang terjadi selama setahun secara lengkap dan terperinci.

  • Untuk Bahan Laporan Pada Pihak Eksternal

Dalam dunia usaha, pasti ada yang namanya kerja sama dengan pihak eksternal, seperti kerja sama dengan perusahaan lain, kreditur, atau investor. Pihak-pihak eksternal ini tentu tidak akan bekerja sama dengan perusahaan yang tidak memiliki prospek cerah. Saat ingin menjalin kerja sama dengan pihak eksternal, Anda harus memiliki pembukuan keuangan yang terperinci dan lengkap karena dapat menjadi acuan untuk mencapai kesepakatan.

  • Untuk Bahan Pertimbangan Mendapatkan Pinjaman Dari Bank

Untuk menambah modal usaha, tidak jarang para pengusaha mengajukan pinjaman ke bank, tetapi pihak bank tidak akan langsung menyetujui pinjaman yang diajukan. Jika suatu perusahaan memiliki pembukuan yang lengkap dan terperinci, pihak bank akan lebih mudah memberikan penilaian tentang kinerja perusahaan sehingga layak mendapatkan pinjaman.

  • Untuk Menghindari Kesalahan Saat Melaporkan Pajak

Saat membuat laporan pajak, tidak jarang ditemukan kesalahan. Hal ini kemungkinan besar terjadi karena perusahaan tidak membuat pembukuan yang akurat sejak awal merintis. Untuk menghindari kesalahan ini, Anda harus membuat pembukuan yang lengkap dan terperinci.

  • Untuk Memisahkan Aset Pribadi Dan Aset Perusahaan

Saat memutuskan untuk menjalankan suatu usaha, Anda dituntut untuk bersikap profesional, termasuk masalah keuangan. Jangan pernah mencampuradukkan aset pribadi dengan aset perusahaan karena akan menjadi bom waktu yang sangat merugikan Anda. Dengan pembukuan keuangan yang teratur dan rapi, Anda akan lebih mudah untuk memisahkan aset pribadi dan aset perusahaan.

  • Untuk Perencanaan

Dengan pembukuan, Anda dapat mengetahui dan mengontrol seluruh biaya operasional dan biaya produksi. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah membuat rencana dalam menjalankan usaha.

  • Untuk Mengetahui Jumlah Aset, Modal, Dan Utang

Selain untuk mengetahui jumlah laba atau rugi yang didapat, pembukuan juga dapat digunakan untuk mengetahui serta memantau jumlah aset, modal, dan utang perusahaan.

  • Untuk Mengetahui Jumlah Laba Atau Rugi Yang Didapat

Dengan pembukuan, Anda dapat mengetahui setiap transaksi yang terjadi dan menghitung sumber laba dan rugi yang dialami.

  1. Untuk Mengetahui Setiap Transaksi Yang Terjadi

Dengan pembukuan, Anda dapat mengetahui setiap transaksi, baik uang maupun barang, yang terjadi. Karenanya, Anda harus mencatat seluruh transaksi dengan teliti, terperinci, lengkap, dan rapi. Jangan sampai ada transaksi yang terlewat.

Baca juga: Tips dalam Mengelola Keuangan Bisnis

Contoh Pembukuan Sederhana

Ada beberapa akun dasar yang harus Anda ketahui sebelum membuat pembukuan sederhana, yaitu mencatat pemasukan, mencatat pengeluaran, membuat buku kas utama, membuat buku stok barang, membuat buku inventaris, dan membuat buku laba rugi.

Berikut adalah contoh pembukuan sederhana pemasukan.

KetTglNo. NotaTotalJatuh TempoBayarTanggalSaldo
Cita        
Tas Tipe 43 Februari 2020012112750.000750.00015 Feb 2020250.0007 Feb 2020500.000
      150.00019 Mar350.000
Santi        
Tas Tipe 58 Februari 2020012118250.00025 Maret 2020   250.000
Amel        
Tas Tipe 73 Februari 2020017579700.0001.700.00020 Februari 2020100.0007 April 2020100.000
Tas Tipe 1  250.000     
Tas Tipe 4  750.000     

Isi tabel: https://accurate.id/akuntansi/cara-dan-contoh-pembukuana-sederhana/

Berikut adalah contoh pembukuan sederhana pengeluaran.

TglNo.Bukti Pengeluaran KasNo. CekKetRefDebetKredit
Serba SerbiUtang DagangPot PembelianKas
200 A        
2 Mar3126962Pembelian4202.750.000  2.750.000
33131786Peralatan133450.000  450.000
53141751Toko SuryaV 600.00060.000540.000
63159836Upah dan Gaji5102.000.000  2.000.000
   Total 5.200.000600.00060.0005.740.000

Isi tabel: https://accurate.id/akuntansi/cara-dan-contoh-pembukuana-sederhana/

Berikut adalah contoh pembukuan sederhana buku kas utama.

No.TanggalKeteranganMasukKeluarSaldo
11 Maret 2020Saldo Awal2.350.000 2.350.000
23 Maret 2020Membeli Bahan Baku 350.0002.000.000
314 Maret 2020Membayar Retribusi 5.0001.995.000
418 Maret 2020Penjualan A125.000 2.120.000
520 Maret 2020Penjualan B250.000 2.370.000
621 Maret 2020Biaya Parkir 7.5002.362.500
727 Maret 2020Membeli Bahan Baku 235.0002.362.500
830 Maret 2020Membayar Tukang 750.0001.337.500
 Jumlah2.725.0001.347.5001.377.500

Isi tabel: https://accurate.id/akuntansi/cara-dan-contoh-pembukuana-sederhana/

Berikut adalah contoh pembukuan sederhana buku stok barang.

TanggalTransaksiNo.DeskripsiMutasiJumlah Stok
31/3/2020Stock Adjusment10001 +4 
 Saldo Awal  +2020
 Invoice10001 -11
 Sales Return10002 +11
Total Barang yang Tersedia24

Isi tabel: https://accurate.id/akuntansi/cara-dan-contoh-pembukuana-sederhana/

Berikut adalah contoh pembukuan sederhana buku inventaris.

No.Jenis BarangJumlahTanggal BeliKodeKet
1Pompa air3 unit PAPelimpahan dari PT BA
2Laptop1 unit LTPelimpahan dari PT BA
3Genset1 unit GS 
4Pompa air1 unit SANYO 
5Selang spiral1 unit SP 3 

Isi tabel: https://accurate.id/akuntansi/cara-dan-contoh-pembukuana-sederhana/

Berikut adalah contoh pembukuan sederhana buku laba rugi.

Akun
4.0.00Pendapatan  
4.1.00Pendapatan Usaha  
4.1.01Pendapatan 756.674.007.67
Total Pendapatan756.674.007.67
5.0.00Harga Pokok Penjualan  
 Harga Pokok Penjualan 218.183.154.46
 Harga Pokok Barang Dagang  
 Pembelian 10.050.900.00
Total Harga Pokok Penjualan228.234.054.46
Total Laba Kotor528.439.953.21

Isi tabel: https://accurate.id/akuntansi/cara-dan-contoh-pembukuana-sederhana/

Risiko jika Tidak Membuat Pembukuan

Jika perusahaan tidak membuat pembukuan, ada beberapa risiko yang akan dialami, di antaranya:

  1. Adanya kesalahan pada laporan keuangan yang akan berpengaruh pada aliran dana, audit, denda, dan pajak.
  2. Citra perusahaan menjadi buruk.
  3. Dapat membuat perusahaan mengalami kerugian hingga kebangkrutan.
  4. Kehilangan data-data atau transaksi-transaksi penting yang dilakukan perusahaan.
  5. Kemungkinan adanya pengambilan keputusan yang tidak tepat.
  6. Kemungkinan keuangan perusahaan disalahgunakan oleh karyawan sangat besar.
  7. Tidak dapat mengetahui secara pasti besarnya biaya produksi, laba, omzet, bahkan rugi.

Seperti yang sudah disebutkan bahwa pembukuan memiliki peranan dan manfaat yang sangat penting dalam menjalankan suatu usaha. Jika mengalami kesulitan, Anda dapat mengikuti contoh pembukuan sederhana di atas.

Pembukuan keuangan dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download