Cara Memahami Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

by | Sep 11, 2020 | Akuntansi, Laporan Keuangan | 0 comments

Sebelum kita memahami apa itu laporan keuangan perusahaan dagang, ada baiknya ada memahami pengertiannya terlebih dahulu. Nah, untuk menjawab rasa penasaran anda? Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Penjelasan Singkat Perusahaan Dagang

Yah, seperti istilah yang anda lihat, definisi perusahaan dagang adalah perusahaan yang memang bergerak di bidang perdagangan. Biasanya, barang dagang yang dimiliki perusahaan  dijual lagi pada mereka tanpa mengubah nilai barang sama sekali.

Yang dimaksud mengubah bentuk nilai barang ini adalah mengubah atau mengolah bentuk dan nilai barang itu sendiri. Jadi, laporan keuangan perusahaan dagang hanya mencatat barang yang dibeli dimana barang itu juga akan dijual dengan biaya harga yang lebih tinggi dari harga beli itu sendiri. Biasanya, keuntungan yang mereka dapatkan  berasal dari selisih harga yang dijual oleh mereka.

Anda bisa mengambil contoh perusahaan dagang, seperti halnya perusahaan retail, fashion, sepatu, alat-alat dapur, peralatan gudang dan juga perusahaan lain yang melibatkan barang dagang. Klasifikasi perusahaan dagang pun juga terbagi menjadi beberapa seperti barang mentah atau perusahaan barang jadi.

Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Menurut SAK, Perbedaannya Dengan Laporan Keuangan Jasa

Berdasarkan makna laporan keuangan perusahaan dagang menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK), catatan laporan keuangan ini dibagi menjadi beberapa macam yang meliputi, antara lain:

  1. Neraca.
  2. Laporan laba rugi.
  3. Laporan perubahan ekuitas.
  4. Dan laporan perubahan keuangan. Laporan ini diaplikasikan dengan berbagai macam cara, seperti laporan arus dana, laporan dan catatan lain dengan materi penjelasan . Materi ini merupakan bagian kecil dari integral laporan keuangan.  
  5. Catatan laporan keuangan.
  6. Statement of cash flow atau  Laporan arus Kas.
  7. Informasi lain yang komparatif.

Sedangkan pembagian laporan keuangan perusahaan jasa memiliki pembagian yang berbeda lagi sesuai dengan komponen perusahaan dagang seperti berikut ini.

Komponen Utama Yang Harus Ada Pada Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Ini adalah hal terpenting yang anda ketahui. Ada beberapa komponen yang harus ada dalam catatan perusahaan dagang, tiga jenis utama yang harus dicantumkan dalam catatan, antara lain:

  1. Income statement atau laporan laba rugi yang terbagi menjadi dua bentuk  yaitu single step dan multiple step (bertahap). Terakhir, laporan laba rugi bisa dicek melalui selisih antara beban dan pendapatan.
  2. Capital statement atau yang biasa disebut laporan perubahan modal. Unsur-unsur yang ada di dalam laporan ini antara lain: Modal awal dari pemilik, Laba/rugi bersih, penarikan bagi pemilik atau yang biasa disebut dengan setoran serta ekuitas akhir.  
  3. Neraca atau laporan posisi keuangan. Sedangkan  komponen laporan posisi keuangan di antara lain adalah ekuitas, aset dan kewajiban.

Selain itu, bentuk laporan keuangan yang biasa digunakan terdiri dari dua bentuk antara lain bentuk stafel dan berbentuk skontro.

Berikut ini, anda juga perlu memahami  langkah-langkah dalam menyusun laporan perusahaan dagang, di antaranya:

Yang pertama, anda bisa membuat judul laporannya terlebih dahulu.  Ada beberapa keterangan yang bisa anda catat dalam laporan antara lain:

  • periode laporan yang bisa anda catat di tengah dan atas bagian halaman,
  • nama perusahaan,
  • dan nama laporan.

Bagian yang kedua adalah bagian isi laporan yang terdiri dari: ekuitas yang disajikan secara berurutan menurut sifat kekekalannya. Kemudian catatan aset seharusnya juga bisa disusun secara berurutan sesuai dengan likuiditasnya. Selain itu, ekuitas juga perlu disusun berdasarkan sifat kekelannya juga.

Baca juga: Komponen Laporan Neraca Untuk Menyusun Laporan Keuangan yang Sistematis

Laporan arus kas atau yang biasa disebut dengan statement of cash flow

Dalam penyusunan laporan arus kas, ada beberapa informasi yang perlu anda sajikan seperti halnya arus keluar dan masuk kas. Unsur-unsur dalam laporan arus kas, antara lain:

1. Bagian Kas Itu Sendiri

Bagian catatan kas ini meliputi rekening giro, saldo kas dan uang tunai.

2. Bagian Lain Yang Setara Dengan Kas

Bagian yang setara kas ini antara lain investasi yang memiliki jangka pendek sehingga dapat dicairkan menjadi kas dengan mudah. Dengan begitu, laporan arus kas sendiri dapat digolongkan menjadi beberapa klasifikasi, antara lain:

  • Catatan arus kas dari kegiatan pendanaan.
  • Catatan arus dari kegiatan operasional.
  • Serta arus kas dari kegiatan investasi.

Cara Membaca Atau Mengambil Kesimpulan Dari Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Agar anda lebih mudah mempraktikkannya, anda bisa mencari kesimpulan dari laporan keuangan dagang antara lain:

Anda bisa membuat pembukuan yang sederhana terlebih dahulu seperti membuat laporan keuangan perusahaan dagang dari UMKM, langkah-langkahnya sebagai berikut.

  • Pertama, Anda Bisa Membuat Buku Catatan Pengeluaran

Ada baiknya jika anda membuat buku pengeluaran secara terpisah. Catatan pengeluaran yang bisa anda tulis seperti halnya pembelian barang mentah, pengeluaran biaya sewa, gaji karyawan serta biaya modal usaha yang harus dibayar.

  • Kedua, Anda Bisa Lakukan Langkah Selanjutnya Dengan Menyusun Buku Catatan Pemasukan

Ternyata, tidak hanya pengeluaran saja yang perlu dicatat, buku pemasukan pun juga perlu disusun. Buku yang dimasukkan dalam pendapatan di antaranya hasil penjualan barang dagang, piutang yang sudah dibayar dan pemasukan lain seperti pemasukan operasional, dan lainnya.

  • Menyusun Buku Kas Utama

Buku kas utama ini memang disusun untuk menggabungkan buku catatan pengeluaran dan pemasukan. Hal ini untuk mengidentifikasi besarnya kerugian dan keuntungan perusahaan. Kas utama juga bisa digunakan untuk mendukung pencapaian strategi perusahaan di masa depan.

  • Catatan Stok Barang

Karena konteks informas ini adalah laporan keuangan perusahaan dagang, jumlah stok barang dagang juga perlu dicatat, misalnya catatan arus keluar masuk barang dagang. Selain itu, buku stok barang ini juga dapat digunakan untuk memantau persediaan barang yang ada di dalam perusahaan anda.

  • Catatan Inventaris

Tidak hanya buku stok barang saja, catatan inventaris juga perlu anda susun upaya aset yang dimiliki oleh perusahaan tetap terkendali.

Dengan catatan-catatan di atas, anda bisa menyusun laporan dan menarik kesimpulan seperti contoh berikut ini.

Contoh Kasus Laporan Keuangan Dagang Dan Kesimpulannya

Sumber: https://pakar.co.id/akuntansi-keuangan/laporan-keuangan-untuk-perusahaan-dagang/

Contoh laporan laba/rugi

  MOTOR-MOTOR NETWORK      
  Jl. Raya Kemiri 46 Surabaya      
  Telp 031- 1234567890      
             
             
        Laba/Rugi    
        31 Agustus 2020    
             
  Penjualan        
  Penjualan  motor    Rp  158.265.000    
  Potongan penjualan      
  Retur penjualan        
  Total penjualan        Rp  158.265.000
             
  Pembelian    Rp  127.355.000    
  Potongan Pembelian      
  Retur Pembelian    Rp       6.951.000    
  Pembelian bersih      Rp     120.404.000  
  Persediaan motor (awal)    Rp     189.501.000  
           Rp     309.905.000  
  Persediaan motor (akhir)    Rp     200.884.000  
  Harga pokok penjualan      Rp  109.021.000
  Laba/Rugi Kotor        Rp    49.244.000
  Beban-beban        
  Gaji Karyawan      Rp         8.500.000  
  Beban administrasi      Rp                           –  
  Beban listrik, air dan telepon    Rp             534.000  
  Beban sewa      Rp         1.750.000  
  Beban iklan      Rp             500.000  
  Beban perlengkapan kantor    Rp             250.000  
  Beban penyusutan peralatan kantor  Rp             300.000  
  Beban penyusutan kendaraan    Rp             477.500  
  Beban service      Rp             322.000  
  Beban operasional lainnya    Rp             140.000  
  Total Beban       Rp12.773.500
  Laba/Rugi       Rp36.470.500
  pendapatan lain-lain      
  Bunga Bank      Rp         1.955.438  
  Beban lain-lain        
  Beban bunga      Rp                           –  
  Administrasi bank      Rp             623.000  
            Rp1.332.438
             
        Laba/Rugi periode Agustus 2020 Rp37.802.938

Ini adalah salah satu contoh laporan laba rugi salah satu perusahaan per Agustus 2020.

Demikian semua informasi tentang laporan keuangan perusahaan dagang, semoga bermanfaat.

Laporan keuangan perusahaan dagang dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan aplikasi Finata.id dan berbagai fitur yang ada didalamnya. Selain berfungsi untuk menyusun laporan, aplikasi ini juga bisa membantu anda untuk mengelola bisnis atau usaha yang sedang anda jalani. Dijaman yang serba cepat dan modern ini, sudah saatnya bagi anda untuk mengganti cara-cara manual dengan menggunakan teknologi yang mempermudah kegiatan kita.

Baca juga: Cara Memahami Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

software analisa keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis - 7 kesalahan fatal pebisnis

Download