Select Page

Sudahkah Anda mengetahui cerita viral tentang Kisah Layangan Putus? Kisah yang saat ini menjadi bahan perbincangan di jejaring media sosial tersebut ternyata menuai simpati dari banyak nitizen.

Kisah Layangan Putus yang viral tersebut pertama kali diunggah melalui sebuah akun Facebook bernama Mommi ASF yang menuliskan pengalaman hidupnya dalam satu karya sastra yang sangat singkat, layaknya cerita novel. Ia menceritakan kisah hidupnya ibarat layangan putus karena bercerai dengan suaminya. Setelah memutuskan untuk bercerai, perempuan tersebut harus mengasuh empat orang anak kandungnya.

Bermula dari Facebook, akhirnya cerita tersebut merambah ke berbagai media sosial lainnya, dan sekarang mungkin sudah banyak sekali versi cerita yang diunggah oleh warganet.

Tak jauh dari hobi istrinya yang suka menulis sejak kecil, rupanya sang suami cukup dikenal dengan sosok yang religius dan memiliki beberapa channel YouTube dakwah. Namun belakangan ini, sang suami diketahui menikah dengan seorang selebgram yang baru saja hijrah.

Keluarga yang pada mulanya romantis dan terkesan harmonis di mata tetangganya, ternyata terdapat masalah yang merusak hubungan sepasang suami istri tersebut. Hadirnya orang ketiga, membuat sang istri harus memaksa dirinya untuk merasakan poligami selama setahun setengah.

Di dalam tulisan Kisah Layangan Putus, Mommi ASF mengibaratkan layaknya sepasang kaki yang cacat sebelah karena telah terluka dan membusuk, maka dari sisi medis saran terbaiknya harus mengamputasi salah satu kaki yang sakit tersebut sebelum menjalar ke organ lainnya. Karena sudah tidak kuasa menahan sakit karena terpoligami, akhirnya Mommi ASF pun memutuskan untuk bercerai dengan suaminya.

Itulah sepenggal Kisah Layangan Putus yang baru-baru ini viral di media sosial. Jika Anda ingin mengetahui kisah lengkapnya, Anda bisa menemukannya di beberapa media memuat kisah tersebut secara lengkap, seperti di Liputan6.

Kehilangan Keluarga Tercinta karena Kesuksesan dan Kebangkrutan Bisnis

Dari Kisah Layangan Putus tersebut, tak hanya kesuksesan seorang laki-laki saja yang bisa menghancurkan pernikahan karena adanya perempuan pihak ketiga. Namun kebangkrutan pun ternyata bisa membuat laki-laki kehilangan istri dan anak-anaknya.

Tentunya sebagai pebisnis, Anda tidak ingin mengalami kebangkrutan sehingga Anda harus kehilangan keluarga tercinta, bukan? Oleh karenanya, Anda bisa gunakan tips tentang belajar berbisnis berikut ini agar terhindar dari kebangkrutan:

1. Mengevaluasi keberjalanan bisnis Anda

Jika Anda merasa bisnis Anda mengalami kemunduran, maka cobalah untuk mencari jalan dengan mengevaluasi keberjalanan bisnis Anda. Mulai dari SDM, produk, pelayanan terhadap pelanggan, hingga pengelolaan keuangan bisnis Anda. Dengan begitu, hal ini akan membuat kondisi finansial bisnis Anda menjadi stabil kembali, bahkan bisa saja mengalami pertumbuhan secara eksponensial.

2. Saling bertukar ide

Momen meeting adalah waktu terpenting untuk bertukar ide antara bos dengan karyawannya. Sebagai atasan, sebaiknya Anda mengurangi sifat egois terhadap ide yang harus dijalankan oleh perusahaan. Anda juga perlu sesekali mendengarkan ide dari karyawan, selagi ide tersebut bisa membuat perusahaan Anda lebih maju sesuai dengan tujuan yang telah ditargetkan.

3. Belajar dari seseorang yang profesional

Setelah Anda bertukar ide dengan karyawan Anda, tak ada salahnya juga jika Anda mendiskusikan ide tersebut dengan seseorang yang profesional dalam dunia bisnis. Anda juga bisa mengambil ilmu yang mereka miliki untuk membangun bisnis yang lebih baik. Karena mereka juga pernah merasakan kegagalan sebelum akhirnya bangkit dan sukses dalam berbisnis.

4. Meningkatkan Brand Awareness melalui Medsos

Seiring berkembangnya teknologi yang sangat pesat membuat media sosial (medsos) menjadi alat utama dalam memburu target pasar. Pasalnya, mulai dari remaja hingga kalangan pengusaha, sebagian besar aktif di media sosial hanya untuk menyebarkan atau mencari informasi seputar kebutuhan hidupnya.

Jadi tak ayal jika media sosial menjadi alat utama untuk meningkatkan penjualan bisnis karena Anda bisa menemukan target market yang tepat di beberapa medsos yang ada saat ini. Mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, Linkedin, dan masih banyak yang lainnya.

5. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas

Efisiensi dan efektivitas sering dikaitkan dengan sumber daya manusia yang bekerja di perusahaan tersebut. Semakin cepat dan semakin singkat suatu pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik, maka pekerjaan tersebut diniliai selesai lebih efektif dan efisien.

Hal lainnya yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sebuah pekerjaan adalah mengelola laporan keuangan bisnis. Sekarang ini, rasanya sudah tidak jamannya lagi menggunakan cara manual dalam mengelola laporan keuangan. Karena Anda bisa dengan mudah dan cepat mengelola laporan keuangan menggunakan sistem secara otomatis. Dengan begitu maka semua pekerjaan Anda akan lebih efektif dan efisien.

Finata hadir untuk menjawab kesulitan Anda dalam mengelola keuangan bisnis, dengan cara menyediakan software akuntansi dan pajak yang mampu mengelola keuangan bisnis Anda dari mulai pencatatan hingga pembukuan.

Keuntungan lainnya yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan Finata adalah mendiagnosis kesehatan bisnis secara realtime. Sehingga Anda bisa mengetahui bagaimana kondisi keuangan bisnis Anda sewaktu-waktu untuk mencegah kebangkrutan menimpa bisnis Anda.

Fitur Diagnosis Bisnis ini merupakan fitur unggulan Finata yang tidak dimiliki oleh software lainnya, yang membantu Anda membaca dan menganalisis angka-angka di dalam laporan keuangan, tanpa harus mengerti ilmu akuntansi terlebih dahulu. Bahkan Anda akan diberi langkah-langkah untuk perbaikan bisnis Anda ke depannya.