Bank Syariah: Pengertian dan Ciri-Cirinya

by | Apr 7, 2021 | Keuangan, Bisnis | 0 comments

bank-syariah

Bank Syariah – Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan sistem ekonomi syariah. Ekonomi syariah sendiri seperti yang dijelaskan pada artikel ini, merupakan sistem ekonomi yang menerapkan nilai-nilai Islam yang berlandaskan pada Al-Quran dan Hadist.

Beberapa bagian bisnis syariah pada ekonomi syariah adalah perbankan. Bank konvensional adalah salah satu sistem perbankan yang saat ini berjalan di Indonesia. Dengan segala kontroversinya terutama dalam segi agama, bank konvensional sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat dan beralih ke bank syariah.

Apa itu Bank Syariah?

Bank syariah merupakan salah satu bisnis syariah di dalam sistem ekonomi syariah. Bank syariah sendiri sebetulnya tidak berbeda jauh dengan bank konvensional yaitu sebagai tempat untuk menyimpan dan menyalurkan dana bagi masyarakat.

Selain itu fungsi lain dari bank syariah adalah menghimpun dana sosial berupa wakaf uang dan menyalurkannya kepada pengelola wakaf untuk diberikan kepada penerima wakaf tergantung dari pemberinya.

Dan tentu saja, pengelolaan bank syariah selalu mengedepankan aturan Agama yang didasarkan pada hukum Islam yang berlandaskan pada Al-Quran dan Hadist sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ciri-Ciri Bank Syariah

Untuk membedakan mana bank syariah atau konvensional sangatlah mudah. Salah satu yang paling mudah adalah dari namanya, biasanya diberi nama “Syariah” pada akhir nama produk mereka. Namun tentu saja tidak semua bank syariah memakai nama “Syariah” di akhir nama produk mereka, maka kita bisa lihat dari sistem kegiatan ekonomi yang dilakukan di dalamnya.

Beberapa karakteristik dari bank syariah adalah sebagai berikut :

1. Bebas bunga atau riba

Salah satu penyebab sebagian masyarakat memilih bank syariah dikarenakan tidak adanya riba, karena riba sangat dilarang di dalam agama Islam.

 

2. Menerapkan prinsip keadilan pada setiap transaksinya

Operasional bank syariah selalu berprinsip pada keadilan diantaranya:

  • Penerapan pembagian hasil usaha antara pemilik modal dan pengelola.
  • Dalam bertransaksi, bank syariah melakukan transparansi laporan keuangan secara terbuka kepada nasabah.
  • Bank syariah menjunjung tinggi prinsip rahmatan lil alamin, artinya pihak bank tidak membeda-bedakan nasabah, baik dari segi suku, agama, ras, dan golongan.

 

3. Bebas dari Investasi yang haram seperti minuman keras dan perjudian atau maysir

Bank syariah menghimpun dana dari masyarakat untuk berinvestasi. Namun bank syariah menghindari beraktifitas yang melibatkan barang haram seperti alkohol atau perjudian.

 

4. Menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangan

Kegiatan spekulatif adalah kegiatan yang mengandung ketidakjelasan, contohnya kegiatan yang mengandung unsur maisir atau gharar.

Maisir dapat diartikan sebagai hal yang mendapatkan keuntungan tanpa bekerja keras, misalnya perjudian.

Sedangkan gharar adalah pertaruhan, artinya tidak ada kejelasan dalam transaksi tersebut, misalnya kegiatan jual beli yang tidak jelas kepemilikannya.

 

5. Mengutamakan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan

Dalam bank syariah, hubungan antara bank dan nasabah adalah kemitraan. Artinya, semuanya berada dalam posisi sejajar dan saling bekerja sama untuk mendapatkan keuntungan yang halal.

Fungsi Bank Syariah

Bank syariah memiliki beberapa fungsi, yaitu :

  • Wajib menjalankan fungsi sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat.
  • Harus menjalankan fungsi sosial dalam bentuk lembaga baitul mal, yaitu menerima dana amal berupa zakat, infak, sedekah, hibah, atau dana sosial lainnya dan kemudian menyalurkannya kepada organisasi pengelola zakat.
  • Sebagai penghimpun dana sosial dari wakaf uang dan menyalurkannya kepada pengelola wakaf (nazhir) sesuai dengan kehendak pemberi wakaf (wakif).
  • Sebagai pelaksanaan fungsi sosial sebagaimana dimaksud ayat (2) dan (3) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Nah itulah pengertian bank syariah berdasarkan pengetahuan yang refita punya. Sebagai salah satu penggerak ekonomi syariah, bank syariah adalah bagian penting yang dapat membantu kegiatan bisnis syariah dan tentu saja dengan berlandaskan pada Al-Quran dan Hadist sesuai dengan perintah Allah SWT.

Tentu saja pengelolaan bank syariah harus dilakukan dengan baik sebagaimana mestinya. Strategi bisnis, dan pelaporan keuangan harus jelas agar bank syariah ini dapat terus bekerja dan membantu masyarakat. Dengan bantuan dari aplikasi Finata, pengelolaan laporan keuangan dapat dipermudah.

Pengambilan keputusan yang tepat sesuai dengan laporan keuangan sangatlah penting dikarenakan masa depan perusahaan akan dipengaruhi oleh pengambilan keputusan tersebut. Dengan sistem diagnosis kesehatan bisnis yang dimiliki oleh finata, perusahaan akan mendapatkan acuan dalam pengambilan keputusan dari suatu perusahaan.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 31 Juli 2021
Hanya Rp 199.000,-
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
Hanya Rp 199.000,-
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Diskon 60%+60% Khusus Selama PPKM
DISKON TERBATAS !! Sampai dengan 20 Juli 2021
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday