Arus Kas Operasional Positif sebagai Indikator Tingkat Kesehatan Bisnis

by | Feb 18, 2021 | Akuntansi, Bisnis | 0 comments

Arus-kas-operasional

Seiring berjalannya suatu bisnis pasti tidak pernah terlepas dengan arus kas, baik kas keluar maupun kas masuk. Jika keduanya berhenti, maka sudah dapat dipastikan bisnis sudah mati atau tidak beroperasi lagi. Salah satu jenis arus kas yang perlu Anda perhatikan dalam mengukur indikator tingkat kesehatan bisnis adalah arus kas operasional.

Arus kas operasional ini adalah arus kas yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan pada masa periode tertentu. Contoh dari arus kas operasional ini di antaranya, pembayaran utang, pembayaran biaya pegawai yang berupa gaji dan perlidungan, pembayaran pajak, penerimaan kas dari konsumen maupun pendapatan piutang, dan penerimaan bunga.

Dengan mengukur arus kas ini sebagai indikator tingkat kesehatan bisnis, maka Anda bisa mendapatkan nilai jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas operasi. Tentu nilainya bisa positif dan bisa negatif, tergantung bagaimana aktivitas operasi bisnis Anda.

Nah, kali ini kita akan membahas bagaimana arus kas dari hasil operasi bisnis ini bisa bernilai positif. Bisnis yang sehat sudah tentu memiliki ketersediaan kas bersih positif yang dihasilkan dari  kegiatan utama perusahaan atau aktivitas operasionalnya.

Apa yang Dimaksud Arus Kas Operasional Bersih Positif?

Arus kas operasional bersih positif merupakan selisih arus kas masuk dan arus kas keluar yang terkait dengan operasional perusahaan pada periode tertentu.

Besaran arus kas bersih dari aktivitas operasional ini merupakan indikator yang akan  menentukan apakah dari operasi bisnis yang dijalankan menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, membayar dividen, dapat melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendapatan dari luar, dan bisa digunakan untuk memelihara kemampuan operasi organisasi.

Jika besaran arus kas operasional (OCF) positif, akan tetapi kondisi perusahaan tidak mengalami profit, maka hal ini akan menjadi bom waktu bagi sebuah perusahaan.

Contoh Transaksi yang Masuk dalam OCF

Arus kas sangat berhubungan dengan transaksi yang terjadi di dalam sebuah bisnis. Semakin banyak transaksi yang terjadi, maka makin kompleks pula data arus kas yang perlu Anda catat.

Namun, Anda tak perlu khawatir dengan kesulitan penginputan atau penyusunan laporan arus kas. Karena sekarang sudah ada software akuntansi dan diagnosis keuangan bisnis yang bisa membantu Anda menyelesaikan pengelolaan keuangan bisnis yang rumit dan kompleks menjadi lebih mudah, efektif, dan efisien.

Berikut ini beberapa contoh dari transaksi keuangan bisnis yang termasuk ke dalam arus kas hasil operasi bisnis, antara lain:

  1. Penerimaan kas dari penjualan barang maupun jasa.
  2. Penerimaan kas dari royalti, fees, komisi, dan pendapatan lain.
  3. Pembayaran kas kepada pemasok barang maupun jasa.
  4. Pembayaran kas kepada karyawan.
  5. Penerimaan dan pembayaran kas oleh perusahaan asuransi yang berhubungan dengan premi, klaim, anuitas, dan manfaat  asuransi lainnya.
  6. Pembayaran kas atau penerimaan kembali (restitusi) pajak penghasilan kecuali jika dapat diidentifikasikan secara khusus sebagai bagian dari aktivitas pendanaan dan investasi.
  7. Penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan.
  8. Pembayaran kas untuk pabrikasi atau memperoleh aset yang dimiliki untuk disewakan kepada pihak lain dan selanjutnya dimiliki untuk dijual.
  9. Penerimaan kas dari sewa dan penjualan atas aset setelah periode sewa.

Untuk dapat menilai besaran arus kas bersih operasional ini, diperlukan skill dalam membuat dan membaca laporan arus kas. Anda bisa mempelajarinya dengan bergabung sebagai peserta pelatihan Melek Keuangan Bisnis bersama Finata.

Dengan join ke e-course ini, maka Anda akan mengerti bagaimana teori akuntansi mulai dari dasar, prinsip-prinsip, hingga formulanya. Kemudian Anda akan mempelajari tentang siklus keuangan bisnis dan siklus akuntansi, jurnal dan buku besar, cara menyusun laporan keuangan, hingga cara menganalisa atau membaca data-data di dalam laporan keuangan bisnis.

Anda juga akan mendapatkan bonus spesial berupa gratis penggunaan software Finata Paket Startup selama 1 bulan, online course sebanyak 21 video tentang akuntansi dasar dan keuangan bisnis, serta gratis konsultasi keuangan dan akuntansi dengan tim Finata melalui grup privat WhatsApp.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan.
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday