Apa Arti COD? Berikut Pengertian dan Manfaatnya

by | May 6, 2021 | Bisnis, Blog | 0 comments

arti-COD

Bagi Anda penggemar belanja secara daring pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah COD. Tapi sebenarnya apa sih COD itu? Lalu apa manfaat dan kerugian COD bagi pihak penjual dan pihak pembeli? Yuk kita bahas disini.

Pengertian COD

COD adalah singkatan dari Cash On Delivery. COD artinya pembayaran secara tunai oleh pembeli kepada penjual pada saat menerima barang. Berbeda dengan pembayaran via daring melalui transfer bank, dan lainnya, cara pembayaran dari COD adalah secara tunai ketika pesanan tiba. Pada beberapa kondisi COD bisa dilakukan oleh kurir yang mengantarkan barang kepada pembeli. Biasanya COD dilakukan dengan membayar uang tunai kepada pembeli namun tidak menutup kemungkinan pembayaran dilakukan menggunakan metode lain disesuai pada persetujuan antara penjual dan pembeli.

Manfaat COD

Metode pembayaran COD ini memiliki manfaat sendiri bagi pembeli antara lain :

  1. Pembeli membayar pada saat barang diterima, jadi tidak perlu khawatir barang tidak akan dikirim oleh pihak penjual.
  2. Pembeli yang tidak memiliki ATM untuk melakukan transfer bank dapat bernafas lega, karena tetap dapat membeli barang secara daring.

Selain bagi pembeli, sebagai penjualpun akan mendapatkan keuntungan dari COD, yaitu :

  1. Meningkatkan kepercayaan kepada penjual.
  2. Meningkatkan penjualan, karena banyak pembeli menyukai metode COD.

Kekurangan COD

Walaupun memiliki banyak manfaat, transaksi COD pun memiliki kekurangan. Adapun kekuarangnnya adalah sebagai berikut :

  1. Banyak kasus pesanan ditolak oleh pembeli pada saat pesanan sampai. Berbagai alasan diberikan oleh pembeli untuk melakukan penolakan.
  2. Pembayaran COD menggunakan uang tunai, sehingga memiliki resiko menerima uang palsu.
  3. Jangkauan wilayah COD lebih sempit hanya mencakup wilayah tertentu yang bisa dijangkau oleh penjual saja.
  4. Transaksi COD memiliki resiko terjadinya kejahatan baik kepada pihak penjual ataupun pembeli. Maka dari itu sangat disarankan untuk melakukan transaksi di tempat yang ramai.

Contoh Transaksi COD

 Ada 2 jenis transaksi COD yang perlu ada pahami :

Pertama, COD langsung bertemu dengan penjual.

Dalam metode ini, biasanya transaksi dilakukan dengan wilayah cakupan yang terbatas tergantung dari penjual dan pembeli itu sendiri. Saat transaksi ini penjual dan pembeli akan melakukan kesepakatan terhadap suatu barang dan melakukan transaksi di suatu tempat. Pada waktu yang telah ditentukan, penjual dan pembeli melakukan transaksi di tempat tersebut.

Pembeli diharuskan teliti dalam melihat kondisi barang yang akan dibeli. Penjualpun harus teliti saat nanti mendapatkan pembayaran dari pembeli karena rentan terhadat penipuan uang palsu.

Setelah pembeli merasa yakin, maka pembeli bisa membayar barang yang dia beli sesuai dengan harga yang telah disepakati. Jika kondisi barang tersebut tidak sesuai dengan iklan yang penjual tawarkan, pembeli dapat membatalkan transaksinya saat ini juga.

Sampai disini maka proses transaksi COD telah selesai.

Yang kedua adalah transaksi COD via toko online yang dilakukan oleh pihak ekspedisi.

Metode ini adalah adalah metode baru dalam melakukan COD. COD ini biasanya ditawarkan di marketplace seperti tokopedia, shopee, lazada, dan lainnya dengan menggunakan ekspedisi tertentu yang mempunyai jasa pembayaran COD juga. Metode ini pun sangat fleksibel karena cakupan wilayahnya dapat meliputi seluruh Indonesia.

Transaksinya sangat simple. Pembeli mencari produk apa yang ingin dia beli di marketplace tersebut, bila dirasa sudah cocok dengan produk yang ingin dibeli maka pembeli tinggal melakukan transaksi seperti biasanya. Hanya saja pada saat memilih metode pembayaran, pembeli memilih pembayaran via COD.

Setelah barang dikirim, beberapa hari kemudian kurir akan datang untuk memberikan barang yang pembeli itu pesan, dan meminta pembayarannya juga sesuai harga yang tertera termasuk ongkos kirimnya.

Namun, biasanya pembeli tidak boleh membongkar paket yang ia terima sebelum dibayar. Jadi pihak pembeli harus membayar terlebih dahulu kepada pihak ekspedisi sebelum bisa melihat isi dari paket yang dia beli. Bilamana nanti ada resiko kerusakan barang, kesalahan barang, atau lainnya itu sudah diluar tanggung jawab dari pihak ekspedisi dan pembeli harus langsung komplain ke pihak penjualnya sendiri.

Software akuntansi dapat dengan mudah membantu Anda dalam menghitung laporan keuangan sebuah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Hanya dengan melakukan penginputan data saja, maka dengan otomatis perhitungan untuk semua laporannya akan dibuat.

Selain itu dengan menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur diagnosis bisnis, secara mudah juga Anda dapat melihat kesehatan keuangan perusahaan Anda. Dengan begitu, Anda dapat mengambil keputusan bisnis dengan tepat.

Jangan lupa follow instagram dan subscribe youtube kita untuk mendapatkan berbagai info menarik mengenai akuntansi, keuangan, bisnis, dan lainnya.

Share:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Konten Premium Finata Gratis!

Subscribe blog Finata untuk mendapatkan konten seputar keuangan bisnis, akuntansi, hingga pajak yang dirangkum untuk Anda.

Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan.
Melek Finansial Bersama Finata: Akuntansi & Penerapannya Menggunakan Software
Video Training Untuk Mengasah Pengetahuan dan Keterampilan Akuntansi dalam Mengolah Data Laporan Keuangan
× Butuh Bantuan? Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday