Alasan Pencatatan dan Pembukuan selalu Up to Date

May 29, 2019 | Akuntansi, Blog | 0 comments

9 alasan pencatatan up to date

Dalam mengelola sebuah bisnis, diperlukan catatan keuangan, baik berupa pencatatan dan pembukuan yang jelas dan benar. Dari catatan tersebut, perusahaan dapat mengetahui sejumlah informasi penting. Sejalan dengan kegunaannya yang krusial, pembukuan keuangan juga harus selalu up to date.

Memangnya, sepenting apa? Nah, berikut 4 alasan pencatatan dan pembukuan harus selalu up to date, di antaranya:

1. Berguna sebagai Data untuk Pelaporan Pajak 

Di Indonesia, sebuah perusahaan atau pelaku usaha secara otomatis menjadi Wajib Pajak Badan. Oleh karena itu, salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha adalah membayar pajak.

Dalam UU No. 36 Tahun 2008, salah satu jenis pajak yang harus dibayarkan adalah Pajak Penghasilan (PPh).

Penghasilan antara lain mencakup laba usaha, bunga, keuntungan dari penjualan, dan penerimaan lainnya. Untuk menghitung Penghasilan Kena Pajak tersebut, perusahaan tentu perlu memiliki laporan keuangan yang jelas, rinci, dan up to date.

2. Berguna sebagai Pertimbangan dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Alasan selanjutnya mengapa pencatatan dan pembukuan harus selalu up to date adalah sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan berbisnis.

Bagaimana pelaku usaha dapat mengambil keputusan bisnis jika tidak mengetahui kondisi keuangan dalam perusahaannya? Itulah sebabnya catatan keuangan yang up to date memiliki fungsi yang sangat penting.

Sebagai contoh, untuk memproduksi barang, perusahaan membutuhkan biaya operasional. Jumlah produksi tentu harus disesuaikan dengan dana yang tersedia.

Perlu diingat bahwa keputusan bisnis yang keliru dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan.

3. Untuk Mengetahui Perkembangan Bisnis dalam Gambaran Besar

Melalui catatan akuntansi yang up to date, Anda akan memiliki gambaran tepat mengenai perkembangan bisnis yang dijalani. Cash flow perusahaan, baik masuk maupun keluar, dapat dengan mudah diketahui.

Omzet maupun keuntungan bisnis bisa dideteksi dengan jelas dan detail lewat catatan akuntansi.

Mengetahui perkembangan bisnis dari segi ini berdampak pada banyak hal lain, salah satunya dalam eksplorasi dan inovasi yang sebaiknya dilakukan.

Jika arah bisnis menunjukkan kecenderungan positif, langkah ke tahap selanjutnya dapat dengan mudah dieksekusi.

4. Mencegah Terjadinya Kerugian

Alasan pencatatan dan pembukuan harus selalu update yang terakhir adalah untuk mencegah terjadinya kerugian. Berbekal informasi keuangan yang up to date, Anda dapat mencegah kerugian besar.

Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan dalam mengambil keputusan pada masa lalu. Laporan keuangan terbaru akan membuat Anda lebih waspada sehingga dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan.

Nah, untuk memiliki pembukuan dan pencatatan keuangan yang up to date, tak ada salahnya jika Anda mempelajari 7 kesalahan fatal pebisnis dalam mengelola keuangan usaha.

Dengan begitu, Anda akan memiliki pondasi yang kuat dalam membangun sistem laporan keuangan yang lebih stabil bahkan bertumbuh secara eksponensial.

Untuk mempermudah penyusunan pencatatan dan pembukuan keuangan bisnis Anda, Anda bisa menggunakan fitur lengkap Finata untuk pencatatan, pembukuan, hingga analisa keuangan bisnis.