5 Metode Penyusutan Aktiva Tetap dan Contohnya

by | Sep 1, 2020 | Akuntansi, Keuangan | 0 comments

Metode penyusutan aktiva tetap adalah metode untuk menghitung biaya aset atau aktiva selama masa penggunaannya. Penyututan aktiva atau aset dapat diartikan dengan nilai aset bisnis selama masa manfaatnya, atau disebut dengan depresiasi aset. Nilai aset bisnis ini semakin lama akan semakin berkurang (menyusut), misalnya bangunan dan mesin, semakin lama digunakan bangunan dan mesin akan semakin rusak dan berkurang nilainya. Sedangkan yang dimaksud dengan aktiva atau aset tetap adalah kekayaan perusahaan dengan usia pemakaian lebih dari satu tahun yang digunakan untuk operasional perusahaan dan bukan untuk dijual.

Penyusutan aktiva tetap perlu dihitung dan dicatat agar laporan laba rugi perusahaan semakin akurat. Sebagai gambaran jika perusahaan membeli perangkat komputer seharga Rp10.000.000.-, tanpa menghitung penyusutan maka pengeluaran perusahaan tersebut sama dengan harga komputer tersebut. Dengan menghitung penyusutan beban atau nilai pengeluarannya ‘dipecah’ setiap bulan selama masa manfaat atau pemakaian komputer tersebut.

Mengenal istilah-istilah dalam penyusutan aktiva tetap:

  1. Penyusutan adalah nilai yang mengurangi nilai aset, nilai ini didapat dari hasil perhitungan penyusutan
  2. Akumulasi Penyusutan adalah Seluruh akumulasi atau total penyusutan dalam periode tertentu
  3. Masa manfaat adalah berapa lama aktiva tetap dimanfaatkan atau dipakai untuk keperluan bisnis
  4. Nilai residu adalah nilai sisa aktiva tetap atau nilai jual yang masih dimiliki aktiva tetap setelah habis masa manfaatnya
  5. Nilai buku adalah nilai sebuah aktiva tetap yang dinyatakan dalam pembukuan, atau nilai aset setelah dikurangi penyusutan.

Ada 5 Metode penyusutan aktiva tetap sebagai berikut:

Metode Penyusutan Aktiva Tetap Garis Lurus (Straight Line Method)

Metode garis lurus adalah suatu metode penyusutan aktiva tetap di mana beban penyusutan aktiva tetap per tahunnya sama hingga akhir umum ekonomis aktiva tetap tersebut. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai. Untuk penerapan “Matching Cost Principle”, metode garis lurus dipergunakan untuk menyusutkan aktiva-aktiva yang fungsionalnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume produk atau jasa yang dihasilkan seperti bangunan dan peralatan kantor.

CONTOH PERHITUNGAN PENYUSUTAN DENGAN METODE GARIS LURUS 

Pada tanggal 1 jan 2019 dibeli mesin dengan harga Rp.50.000.000 nilai residu Rp.5.000.000 dengan masa manfaat 4 tahun  maka jika di hitung menggunakan metode penyusutan garis lurus akan diperoleh hasil sbb :

Nilai Penyusutan = 50.000.000 – 5.000.000 = 45.000.000 : 4
didapat hasil     = 11.250.000 per tahun

TahunB. PenyusutanAk.penyusutanNilai Buku
2019
2020
2021
2022
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
22.500.000
33.750.000
45.000.000
38.750.000
27.500.000
16.250.000  
5.000.000

Maka penyusutan pada tahun 2019 dicatat sebagai berikut

Dr. biaya penyusutan mesin 11.250.000
Cr. Akumulasi Penyusutan mesin   11.250.000

sementara jurnal penyesuaian pada akhir tahun 2019 sbb :

Dr. Akumulasi penyusutan mesin    11.250.000
Cr. Mesin 11.250.000


Metode Penyusutan Aktiva Tetap Saldo Menurun (Double Declining Balance Method)

Metode saldo menurun adalah metode penyusutan aktiva tetap yang ditentukan berdasarkan persentase tertentu dihitung dari harga buku pada tahun yang bersangkutan. Persentase penyusutan besarnya dua kali persentase atau tarif penyusutan metode garis lurus.

CONTOH PERHITUNGAN PENYUSUTAN DENGAN METODE SALDO MENURUN 

Pada tanggal 1 jan 2019 dibeli mesin dengan harga Rp.50.000.000 nilai residu Rp.5.000.000 dengan masa manfaat 4 tahun, maka jika di hitung menggunakan metode penyusutan saldo menurun akan diperoleh hasil sbb :

Nilai Penyusutan = 50.000.000 – 5.000.000 = 45.000.000 : 4
didapat hasil     = 11.250.000  x 2 = 22.500.000 

TahunB. PenyusutanAk.penyusutanNilai Buku
2019
2020
2021
2022
22.500.000
13.750.000  
6.875.000  
1.875.000
22.500.000
36.250.000
43.125.000
45.000.000
27.500.000
13.750.000  
6.875.000  
5.000.000

Maka penyusutan pada tahun 2019 dicatat sebagai berikut

Dr. biaya penyusutan mesin 22.500.000
Cr. Akumulasi Penyusutan mesin   22.500.000

sementara jurnal penyesuaian pada akhir tahun 2019 sbb :

Dr. Akumulasi penyusutan mesin    22.500.000
Cr. Mesin 22.500.000


Metode Penyusutan Aktiva Tetap Jumlah Angka Tahun (Sum of The Year Digit Method)

Berdasarkan metode jumlah angka tahun, besarnya penyusutan aktiva tetap tiap tahun jumlahnya semakin menurun.

CONTOH  PENYUSUTAN DENGAN METODE SUM OF THE YEAR DIGIT 

Pada tanggal 1 jan 2019 dibeli mesin dengan harga Rp.50.000.000 nilai residu Rp.5.000.000 dengan masa manfaat 4 tahun maka jika di hitung menggunakan metode sum of the year digit akan diperoleh hasil sbb :

Nilai Penyusutan = 50.000.000 – 5.000.000 = 45.000.000 

jumlahkan umur ekonomis 4 thn dgn cara = 1+2+3+4 = 10 sebagai nilai penyebut dan urutan tahun penyusutan sebagai pembilang dalam menentukan nilai penyusutannya.

jika di hitung sbb :

TahunB. PenyusutanAk.penyusutanNilai Buku
2019 (4/10)
2020 (3/10)
2021 (2/10)
2022 (1/10)
18.000.000
13.500.000  
9.000.000  
4.500.000
18.000.000
31.500.000
40.500.000
45.000.000
32.000.000
18.500.000  
9.500.000  
5.000.000

Maka penyusutan pada tahun 2019 dicatat sebagai berikut

Dr. biaya penyusutan mesin 18.000.000
Cr. Akumulasi Penyusutan mesin   18.000.000


Metode Penyusutan Satuan Jam Kerja (Service Hours Method)

Menurut metode ini, beban penyusutan aktiva tetap ditetapkan berdasarkan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang bersangkutan.

CONTOH  PENYUSUTAN DENGAN METODE SATUAN JAM KERJA

Pada tanggal 1 jan 2019 dibeli mesin dengan harga Rp.50.000.000 nilai residu Rp.5.000.000 dengan masa manfaat 4 tahun dan kemampuan kapasitas produksi mesin selama 10.000 jam dgn rata2x jam produksi pertahun sekitar 2500 jam

maka jika di hitung menggunakan metode satuan jam kerja akan diperoleh hasil sbb :

Nilai Penyusutan = 50.000.000 – 5.000.000 = 45.000.000 : 10.000 = 4500/jam
jadi nilai penyusutan pertahunnya sebesar 4500 x 2500 jam = 11.250.000/tahun

TahunB. PenyusutanAk.penyusutanNilai Buku
2019
2020
2021
2022
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
22.500.000
33.750.000
45.000.000
38.750.000
27.500.000
16.250.000 
5.000.000

Maka penyusutan pada tahun 2019 dicatat sebagai berikut

Dr. biaya penyusutan mesin 11..250.000
Cr. Akumulasi Penyusutan mesin   11.250.000


Metode Penyusutan Satuan Hasil Produksi (Productive Output Method)

Menurut metode ini, beban penyusutan aktiva tetap ditetapkan berdasarkan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang bersangkutan. Beban depresiasi dihitung dengan dasar satuan hasil produksi, sehingga depresiasi tiap periode akan berfluktuasi sesuai dengan fluktuasi hasil produksi.

CONTOH  PENYUSUTAN DENGAN METODE SATUAN HASIL PRODUKSI

Pada tanggal 1 jan 2019 dibeli mesin dengan harga Rp.50.000.000 nilai residu Rp.5.000.000 dengan masa manfaat 4 tahun dan kemampuan kapasitas produksi mesin selama 10.000 unit dgn rata2x hasil produksi produksi pertahun sekitar 2500 unit

maka jika di hitung menggunakan metode satuan jam kerja akan diperoleh hasil sbb :

Nilai Penyusutan = 50.000.000 – 5.000.000 = 45.000.000 : 10.000 = 4500/unit
jadi nilai penyusutan pertahunnya sebesar 4500 x 2500 unit = 11.250.000/tahun

TahunB. PenyusutanAk.penyusutanNilai Buku
2019
2020
2021
2022
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
11.250.000
22.500.000
33.750.000
45.000.000
38.750.000
27.500.000
16.250.000  
5.000.000

Maka penyusutan pada tahun 2019 dicatat sebagai berikut

Dr. biaya penyusutan mesin 11..250.000
Cr. Akumulasi Penyusutan mesin   11.250.000

Benefit dan Resiko jika tidak menghitung penyusutan aktiva tetap

Benefit utama dari menghitung dan mencatat penyusutan aktiva tetap adalah menjadikan laporan keuangan perusahaan lebih akurat, karena beban atau pengeluaran dihitung secara aktual dan proposional selama masa manfaat aktiva tetap tersebut. Sehingga nilai kekayaan perusahaan terukur dengan baik dan memudahkan kita mengambil keputusan yang tetap. Sedangkan jika tidak menghitung penyusutan aktiva tetap mengakibatkan kita salah menilai atau mengukur kekayaan perusahaan.

Follow us:

finata software akuntansi dan keuangan bisnis

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

done for you finata
finata software akuntansi dan keuangan bisnis

E-Book Gratis

7 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

ebook gratis finata software akuntansi dan keuangan bisnis

Download